Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA ENWA SIWI

Analgetik dan Antipiretik : Manfaat,Efek Samping,dan Dosis

Update terakhir: SEP 17, 2019 Tinjau pada SEP 17, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 804.103 orang

Analgetik dan Antipiretik merupakan dua komponen yang sering ditemukan dalam obat-obatan. Selain memiliki peran yang penting, dua komponen tersebut sangat aman dikonsumsi oleh anak-anak dan dewasa

Tidak sedikit orang yang menggunakan obat-obatan berbahan analgetik dan antipiretik namun tidak mengetahui dengan jelas apa kegunaan dan fungsinya. 

Berikut penjelasan mengenai analgetik dan antipiretik yang sering digunakan sebagai obat sehari-hari agar Anda dapat memaksimalkan manfaatnya!

Apa itu Analgetik dan Antipiretik?

Dua komponen ini sangat penting dalam obat-obatan. Sederhananya, analgetik digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dengan cara menekan sistem saraf pusat dan membuat penderita tidak merasa sakit (cara kerja seperti narkotika) dan antipiretik yang pada umumnya untuk menurunkan suhu tubuh badan yang tinggi atau demam

Analgetik dan antipiretik digunakan untuk mengurangi rasa sakit sehingga memberikan rasa nyaman pada tubuh sehingga tubuh dapat beraktifitas kembali.

Apa saja manfaat analgetik dan antipiretik?

Seperti yang dijelaskan di atas, analgesik berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit dan antipiretik untuk mengembalikan suhu badan normal dari demam atau panas badan. 

Analgetik dan antipiretik sering ditemukan pada obat-obatan yang mengandung paracetamol. Rasa nyeri sendi juga dapat dihilangkan dengan mengonsumsi obat paracetamol ini. 

Selain paracetamol dan aspirin, terdapat juga jenis obat yang tergolong dalam obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, ketoprofen, dan naproxen sodium .

Apa efek samping dan dosis yang tepat untuk mengonsumsi analgetik dan antipiretik?

Walaupun tergolong aman, tetap penggunaan analgetik dan antipiretik ini memiliki efek samping jika tidak dikonsumsi sesuai dosisnya. Berikut beberapa efek samping yang bisa terjadi:

Efek samping paracetamol

Efek samping yang umum dirasakan adalah mual, berkeringat, dan muntah. Konsumsi paracetamol yang berlebihan dapat beresiko penurunan sel darah merah, sel darah putih, dan juga trombosit. Selain itu beberapa kasus yang cukup ekstrim dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati.

Dosis yang dianjurkan:

  • Dewasa           : Maksimal 4000mg/ hari. Konsumsi 3-4 kali dengan dosis 500-1000mg setiap kalinya.
  • Anak-anak      : dianjurkan untuk mengikuti sesuai aturan dokter atau petunjuk pemakaian obat, dengan dosis 10-15mg/kgBB/setiap kali pemberian dengan interval 6-8jam

Paracetamol memiliki merek dagang: Tempra, Biogesic, Panadol, Etervix, Naprex, Farmadol.

Efek samping Ibuprofen

Ibuprofen tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui karena dapat berpengaruh pada janin dan juga kandungan ASI. Selain itu, penggunaan ibuprofen dilarang untuk pasien yang memiliki riwayat ulkus peptikum,asma rhinitis, jantung, stroke, hipertensi, gangguan hati dan ginjal.

Dosis yang dianjurkan:

Untuk Demam dan menghilangkan rasa nyeri

  • Dewasa: Dosis maksimal 1200mg/hari. Konsumsi 3-4 kali dengan dosis 200-400mg atau sesuai anjuran dokter.
  • Anak-anak (4-10 mg/kgBB/kali pemberian dengan interval 6-8jam

Ibuprofen memiliki merek dagang: Arfen, Brufen, Proris, Farsifen

Efek samping aspirin

Aspirin tidak dianjurkan untuk anak-anak dan remaja dikarenakan dapat berakibat fatal yang dapat merusak  hati dan otak. Sama halnya dengan ibuprofen, aspirin tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui

Bagi penderita asma, sariawan usus( ulkus eptikum), ginjal, dan hipertensi juga harus berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu.

Dosis yang dianjurkan:

Menghilangkan nyeri pada sendi dan otot

Sebagai antinyeri dan demam: Dewasa: 2325-650mgsetiap 4-6jam dengan maksimal dosis 4gram/hari  

Sebagai antinyeri sendi dosis awal : 2,4-3,6gram/hari . Dosis dipertahankan 3,6-5,4mg/hari

Aspirin memiliki merek dagang: Aspilets, Thrombo, Aspilets.

Hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat-obatan Analgetik dan Antipiretik:

Pada pertolongan pertama menghilangkan rasa nyeri dan demam, paracetamol dan ibuprofen dianggap paling aman. Namun, ibu hamil dan anak-anak sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter

  • Setiap jenis merek dagang, memiliki aturan pakai yang berbeda. Selalu baca penggunaan untuk mendapatkan hasil yang optimal
  • Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung, hati, ginjal, maag, dan hipertensi disarankan untuk bertanya kepada dokter dosis yang tepat. Dosis yang tertera pada aturan pakai bisa berbeda dengan pemakaian untuk orang dewasa pada umumnya
  • Jika Anda akan menjalankan prosedur operasi, beritahukan kepada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut
  • Selalu memperhatikan reaksi yang timbul jika Anda menggunakan obat-obatan analgetik dan antipiretik dalam jangka panjang
  • Obat analgetik memilki efek samping reaksi alergi yang besar sehingga Anda harus mengingat jenis obat yang membuat alergi sebelum Anda mendapat peresepan dokter

 


Referensi

Familydoctor.org (2017). Pain Relievers: Understanding Your OTC Options

MIMS Indonesia (2017). Aspirin.

MIMS Indonesia (2017). Ibuprofen.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp