Kenali Alergi Makanan Penyebab,Gejala,dan Pengobatannya

Update terakhir: Mar 23, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 662.249 orang

Alergi Makanan

Pernahkah anda merasakan gatal-gatal atau sakit perut setelah makan? Kondisi ini perlu di cermati karena ini merupakan suatu bagian dari terjadinya alergi makanan pada tubuh kita. Terjadinya alergi makanan terjadi akibat aktivasi imun dari tubuh yang bereaksi pada makanan yang dikonsumsi. Penyaki alergi makanan tidak boleh dibiarkan karena beresiko menimbulkan gangguan yang berat pada sistem pencernaan dan lainnya.

Munculnya alergi makanan terjadi pada segala usia dan jenis kelamin. Insidensi alergi makanan terjadi pada beberaap negara berkembang di dunia akibat kurangnya kebersihan pada faktor kesediaan makanan yang dikonsumsi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Sistem imunitas bekerja untuk melawan segala infeksi virus, bakteri, dan jamur yang masuk melalui makanan dan udara. Alergi yang terjadi akibat makanan timbul akibat adanya reaksi yang disebut reaksi anafilaksis.

Syok anafilaksis adalah suatu reaksi berat dimana sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi untuk melindungi tubuh dari zat-zat asing. Sebenarnya serangan anafilaksis tidak hanya melewati makanan, obat-obatan juga memiliki reaksi anafilaksis seperti ada pemakaian obat antinyeri contohnya penisilin, ibuprofen, dan naproxen, juga pada sengatan serangga seperti lebah, tawon, dan semut.

Reaksi alergi akan mengeluarkan antibodi bernama imunoglobulin E atau IgE. Antibodi ini berikatan dengan protein dari sumber alergi sehingga menimbulkan gejala alergi. Respon ini terjadi dengan cepat dan sensitif, biasanya dalam satu hingga 2 jam setelah makan.

Beberapa makanan yang sering menimbulkan Alergi antara lain:

  • Makanan laut atau seafood (udang, kerang, kepiting, sushi ikan mentah)
  • Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang kedelai, kacang mete, dan sebagainya)
  • Telur ayam
  • Susu sapi (terutama pada anak-anak)

Gejala Alergi Makanan

Alergi makanan menimbulkan respon yang cepat dan akut pada awal timbulnya gejala. Gejala dapat ringan atau memberat sesuai reaksi yang terjadi di dalam tubuh kita. Gejala yang timbul meliputi:

  • Gejala pada Mata. Gejala yang ditemukan pada mata yaitu mata merah, gatal, aatu bengkak kelopak mata.
  • Gejala Pada Kulit. Gejala yang terjadi pada kulit paling sering ditemukan dan mudah sekalu terlihat. Gejalanya antara lan muncul bintik merah yang menyebar dengan cepat, gatal hebat, hingga muncul benjolan. Kondisi pada kulit akibat makanan biasanya timbul bintik tanpa disertai benjolan.
  • Gejala pada saluran napas. Gejala yang melibatkan gangguan sistem pernapasan antara lain sulit bernapas, sakit saat menelan, napas cepat, hinga suara mengi yang terdengar. Kondisi seperti ini biasanya muncul setelah gejala ringan tidak ditangani memadai.
  • Gejala pada SIstem pencernaan. Gejala yang timbul di saluran pencernaan juga menjadi keluhan utama pada alergi makanan karena asupan nutrisi yang terganggu oleh reaksi makanan yang menimbulkan alergi. Gejala yang dapat dirasakan antara lain mual muntah, diare, nyeri perut dan kram perut.
  • Gejala pada sistem saraf. Reaksi alergi pada makanan juga menimbulkan keluhan yang mengarah ke sistem saraf seperti pusing kepala, linglung, mata berkunang, cemas berlebihan, hingga pingsan.

Diagnosis Alergi Makanan

Munculnya alergi makanan terjadi tiba-tiba sehingga kebanyakan pasien dibawa ke IGD untuk diberi penanganan. Dokter yang bertugas akan menanyakan keluhan yang dirasakan serta apakah ada riwayat makanan atau obat-obatan yang dikonsumsi sesaat sebelum keluhan muncul. Riwayat lain seperti penyakit yang pernah diderita, adanya alergi dengan makanan atau obat tertentu, dan adanya riwayat keluarga dengan kondisi yang sama dapat membantu dokter mengarahkan diagnosis.

Pada gejala darurat yang muncul akibat alergi makanan, dokter akan menemukan adanya peningkatan nadi yang lebih cepat dari normal (lebih dari 100 kali permenit) ditambah penuruanangt;tekanan darah dengan pengukuran alat tensi darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Tes tusuk kulit dilakuan untuk melihat adanya reaksi kulit pada makanan yang mengandung alergen. Tes tersebut berbentuk sebuah jarum untuk menaruh ekstrak makanan di permukaan kulit dan dilihat adanya kemerahan atau pembengkakan yang disebabkan reaksi alergi.

Tes darah menjadi pilihan untuk mengukur antibodi IgE dalam darah untuk menilai kadar alergi di dalam  tubuh.

Penaganan pada Alergi Makanan

Dokter menangani alergi makanan dengan menghindari makanan yang bertindak sebagai alergen yang menimbulkan gejala. Kondisi ini dilakukan apabila hanya timbul gejala ringan yang hanya untuk memberikan terapi suportif.

Sedangkan pada kasus berat seperti penurunan tekanan darah yang drastis serta adanya perubahan pupil pada mata diberikan injeksi epinefrin sesuai standar kegawatdaruratan medis.

Orang yang pernah mengalami alergi makanan perlu memperhatikan dan mengingatkan makanan apa saja yang berpotensi menyebabkan alergi tersebut muncul. Apabila ditemukan anggota keluarga dengan gejala di atas sebaiknay segera meminta pertolongan lebih cepat oleh tim medis di rumah sakit terdekat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit