Kenali Alergi Susu Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Mar 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 401.065 orang

Mungkin sebagian dari kamu akan heran ternyata banyak sekali berbagai jenis dan ragamgt;alergi yang ada di dunia ini dan ditemukan di tubuh manusia. Begitu kamu membaca judul artikel ini, tentunya kamu akan langsung mengetahui bahasan apa yang akan kita bahas sekarang ini. 

Ya, alergi susu, sama seperti namanya, alergi ini merupakan respon dan reaksi tubuh yang menolak dan menganggap susu sebagai ‘musuh’ yang harus diserang sehingga tubuh memproteksi dirinya sebegitu rupa dengan mengeluarkan berbagai reaksi dan gejala alergi begitu si penderita meminum susu atau mungkin produk produk olahan yang berasal dari susu seperti kue, keju, cookies dan lainnya. Khusus untuk kamu, kita akan membahas lebih lengkap lagi mengenai alergi susu dan segala serba serbinya.

Alergi Susu dan Serba Serbinya

Alergi susu merupakan alergi yang muncul sebagai respon dan reaksi tubuh ketika tubuh seseorang menolak dan mengganggap susu sebagai bahan berbahaya yang akan menyerang tubuh sehingga tubuh akan menolaknya dan mengeluarkan tanda tanda seperti bengkak, kulit gatal, rasa sakit nyeri dan sebagainya.

Umumnya alergi susu jarang diidap oleh orang dewasa, kebanyakan para bayi yang sering terserang alergi satu ini. Bayi yang awalnya mengkonsumsi ASI atau Air Susu Ibu, lama kelamaan tentunya akan melalui prose sapih atau proses dimana mereka diberhentikan meminum ASI umumnya mulai dari umur 6 bulan, para ibu akan mulai mulai mengurangin konsumsi ASI dengan menambahkan MPASI atau makanan pendamping ASI lalu secara perlaha ibu akan ‘menyapih’ para bayi mereka agar tidak meminum ASI lagi.

Setelah melewati proses ini, para bayi atau anak akan mulai diberikan untuk mengkonsumsi susu formula yang mana susu formula ini ialah susu yang berasal dari susu sapi. Disinilah biasanya banyak muncul kasus para bayi yang ternyata alergi meminum susu sapi. Selain susu sapi, alergi susu juga bisa muncul bila seseorang mengkonsumsi susu kambing dan susu hewan lainnya. 

Alergi susu juga tidaklah sama dengan intoleransi protein susu dan intolerantsi laktosa dimana dalam kasus intolerensi biasanya tubuh tidak mampu menerima susu sama sekali. Dalam kasus alergi susu, umumnya penderita atau pasien yang mengidap alergi susu sebenarnya bukanlah alergi terhadap susunya melainkan pada jenis protein yang terdapat di dalam susu tersebut. 

Tubuh akan menganggap protein dalam susu sebagai zat berbahaya. Saat tubuh menganggap susu sebaga zat berbahaya, maka ketika si penderita meminum susu, otomatis tubuh akan memproduksi antibodi immunoglobin E untuk menetralkan kandungan protein tersebut sehingga tubuh juga akan secara lagsung memproduksi dan melepaskan hormon histamin yang mengakibatkan munculnya berbagai reaksi alergi pada tubuh si penderita.

Dalam kasus alergi susu, umumnya tubuh si anak akan alergi terhadap 2 macam protein susu yaitu protein kasein dan protein whey. Protein kasein banyak ditemukan dalam bagian susu yang padat, yang di Indonesia sendiri dikenal dengan nama dadih susu. Sedangkan protein whey banyak ditemukan di bagian susu yang tetap cair walaupun susu tersebut sudah mengental. Selain pada susu murni dan cair, ternyata 2 macam protein ini juga dapat ditemukan pada berbagai produk olahan susu seperti keju.

Gejala yang ditimbulkan dari para penderita alergi susu ketika meminum susu biasanya akan disertai gejala seperti sakit perut, kram perut, diare, hasil buang air besar yang lebih cair atau mencret, gatal pada area sekitar mulut dan bibir serta adanya kholik pada bayi yang membuat bayi akan sering menangis dan rewel.

Terdapat satu fakta unik mengenai alergi susu yaitu alergi susu ialah alergi yang sangat berbahaya bila dibiarkan karena bisa memicu munculnya reaksi anafilaksis dan menyebabkan kematian pada seseorang. Reaksi anafilaksis ini juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami gangguan pernafasan dan turunya tekanan darah secara tiba tiba. 

Sehingga penting sekali buat para orang tua yang anaknya terlihat menderita alergi susu untuk segera memeriksakan diri si bayi ke dokter anak terdekat.  Bila anakmu juga menderita alergi susu, kamu bisa mencoba untuk mengganti susu sapi anakmu dengan susu kacang yang nutrisinya tentunya tak kalah baik dari susu sapi, tapi sebaiknya tetap mengkonsultasikan keadaanmu ke dokter anak kepercayaanmu untuk mendapatka solusi terbaik. 

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit