Alasan Kenapa Anda Harus Berkonsultasi Saat Sedang Mengandung

Embrio yang sudah terbentuk di dalam rahim akan mengalami perkembangan dan tumbuh semakin besar seiring berjalannya waktu kurang lebih 36-40 minggu. Selama rentan waktu tersebut, wajib bagi Anda calon ibu untuk selalu memeriksakan kandungan secara berkala.
Dipublish tanggal: Sep 28, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 28, 2019 Waktu baca: 3 menit

Prosedur pemeriksaan kehamilan harus dilakukan secara rutin. 

Nama lain dari prosedur tersebut adalah mengkonsultasikan kehamilan Anda kepada dokter kandungan, yaitu dokter spesialis obsitetri dan ginekologi (Sp.OG) andalan Anda. Hal ini perlu dilakukan untuk memantau perkembangan janin Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES PREGNANCY & BREAST FEEDING GOLD 60CAP 1 BOTOL via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy breast feeding gold 60 1

Saat pembuahan, bertemunya sel telur dan sperma menghasilkan embrio. Embrio yang sudah terbentuk di dalam rahim akan mengalami perkembangan dan tumbuh semakin besar seiring berjalannya waktu kurang lebih 36-40 minggu.

Selama rentan waktu tersebut, wajib bagi Anda calon ibu untuk selalu memeriksakan kandungan secara berkala.

Tujuan dilakukannya konsultasi saat sedang mengandung

Berkonsultasi kepada ahlinya ketika Anda sedang mengandung memiliki tujuan, yaitu:

  1. Perkembangan janin dipantau secara berkala
  2. Ibu hamil dan janin yang memiliki resiko komplikasi dapat dipantau untuk menurunkan resiko tersebut.
  3. Ketika ada kelainan dan masalah pada kehamilan terutama perkembangan janin, akan cepat terdeteksi dan segera dilakukan penanganan.
  4. Ketika Anda menjalani masa kehamilan, tentu saja banyak tekanan dan berbagai macam pikiran yang dapat membuat calon ibu terbebani. Maka dari itu, dilakukan konsultasi kehamilan untuk meringankan beban pikiran ibu hamil.
  5. Proses persalinan yang beresiko membahayakan ibu hamil dan janin dapat dikurangi.

Aturan yang disarankan pada ibu hamil untuk memeriksakan kandungannya

Berikut ini adalah aturan yang disarankan pada ibu hamil jika akan memeriksakan kandungannya:

  1. Dalam satu bulan, jika usia kandungan anda sudah mencapai usia 4-28 minggu, konsultasikanlah kehamilan Anda sebanyak satu kali.
  2. Dalam satu bulan, jika usia kandungan Anda sudah mencapai usia 28-36 minggu, konsultasikanlah kehamilan Anda sebanyak dua kali.
  3. Dalam satu bulan, jika usia kandungan Anda sudah mencapai usia 36 minggu, konsultasikanlah kehamilan Anda seminggu sekali atau 4 kali dalam sebulan hingga waktu melahirkan tiba.

Kondisi yang mengharuskan ibu hamil berkonsultasi secara intensif

Berikut ini adalah berbagai kondisi yang terjadi pada ibu hamil yang harus memeriksakan kandungannya secara intensif daripada ibu hamil lainnya, yaitu:

  1. Ibu hamil sudah berusia lebih dari 35 tahun
  2. Ibu hamil yang menderita diabetes dan hipertensi
  3. Ibu hamil yang mengandung bayi kembar
  4. Ibu hamil yang pernah melahirkan bayi prematur 

Hal yang harus Anda lakukan sebelum mengkonsultasikan kandungan

Sebelum anda mengkonsultasikan kandungan Anda, sebaiknya lakukan hal berikut terlebih dulu:

Tinjaulah riwayat kesehatan Anda secara detail dan lengkap. Hal ini meliputi poin-poin berikut:

  • Penyakit apa saja yang pernah Anda derita semasa hidup Anda
  • Riwayat kesehatan pasangan dan keluarga Anda
  1. Hasil pemeriksaan kesehatan harus dibawa ketika akan melakukan konsultasi kandungan
  2. Jika Anda pernah atau sedang mengonsumsi obat tertentu atau obat herbal, bawalah daftar obat-obatan sekaligus obat herbal anda ketika akan berkonsultasi
  3. Buatlah pertanyaan-pertanyaan penting yang menyangkut tentang kehamilan sehingga Anda tidak perlu kebingungan lagi saat akan bertanya pada dokter Anda ketika sedang menjalankan konsultasi kehamilan

Langkah-langkah saat melakukan konsultasi kandungan

1. Jika usia kandungan memasuki trimester 1:

  • Dokter akan mengajukan pertanyaan seputar riwayat kesehatan anda dan kehamilan Anda jika pernah hamil sebelumnya.
  • Pemeriksaan fisik akan dilakukan untuk memeriksa kondisi kesehatan Anda dan janin.
  • Dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi penyakit-penyakit berbahaya seperti HIV.
  • Tes pencitraan akan dilakukan dengan cara USG.

2. Jika usia kandungan Anda memasuki trimester 2:

  • Dokter akan melakukan pemeriksaan dasar seperti pengukuran tekanan darah dan berat badan.
  • Janin akan diperiksa secara menyeluruh untuk memantau perkembangannya.
  • Dilakukannya tes prenatal yang meliputi tes darah, tes urine dan tes diagnostik.

3. Jika usia kandungan Anda memasuki trimester 3:

  • Melakukan pengulangan pemeriksaan dasar.
  • Posisi janin akan diperiksa lebih lanjut demi menghindari kelahiran sungsang.
  • Pemeriksaan lanjutan untuk menangani infeksi bakteri GBS.
  • Serviks akan diperiksa untuk mengetahui perubahannya.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Rodrigues, Ivana & Rodrigues, Dafne & Ferreira, Márcia & Pereira, Maria & Barbosa, Eryjosy. (2016). Constituent elements of the nursing consultation in the pre-natal care in the view of the pregnant women. Revista da Rede de Enfermagem do Nordeste. 17. 774-781. 10.15253/2175-6783.2016000600007. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/311866073_Constituent_elements_of_the_nursing_consultation_in_the_pre-natal_care_in_the_view_of_the_pregnant_women)
Medical Care During Pregnancy (for Parents). Nemours KidsHealth. (https://kidshealth.org/en/parents/medical-care-pregnancy.html)
Effect of Consultation and Educating in Preparation Classes for Delivery on Pregnancy Consequences: A Randomized Controlled Clinical Trial. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5217809/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app