9 Cara Mencegah Batu Ginjal

Dipublish tanggal: Mei 27, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
9 Cara Mencegah Batu Ginjal

Pencegahan batu ginjal

Batu ginjal adalah deposit mineral keras yang terbentuk di dalam ginjal, dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa ketika mereka melewati saluran kemih Anda. Tidak ada cara pasti untuk mencegah batu ginjal, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tersebut. Kombinasi perubahan pola makan dan gaya hidup, serta beberapa obat, dapat membantu mengurangi risiko Anda.

Cara mencegah batu ginjal secara alami

Membuat sedikit penyesuaian terhadap rencana diet dan nutrisi Anda saat ini mungkin dapat membantu mencegah batu ginjal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Asam Urat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 43

Tetap terhidrasi
Minum lebih banyak air adalah cara terbaik untuk mencegah batu ginjal. Jika Anda tidak minum cukup, output urin akan menjadi rendah. Output urin yang rendah berarti urin menjadi lebih pekat dan kecil kemungkinannya untuk melarutkan garam urin yang menyebabkan batu.

Limun dan jus jeruk juga merupakan pilihan yang baik. Keduanya mengandung sitrat, yang dapat mencegah batu terbentuk. Cobalah minum sekitar delapan gelas cairan setiap hari. 

Jika Anda banyak berolahraga atau berkeringat, atau memiliki riwayat batu sistin, Anda akan membutuhkan cairan tambahan. Anda dapat mengetahui apakah Anda terhidrasi dengan melihat warna urin, yang seharusnya bening atau kuning pucat. Jika gelap, Anda perlu minum lebih banyak cairan.

Makan lebih banyak makanan kaya kalsium
Jenis batu ginjal yang paling umum adalah batu kalsium oksalat, membuat banyak orang percaya bahwa mereka harus menghindari makan kalsium. Padahal itu adalah pendapat yang salah. Diet rendah kalsium dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan risiko osteoporosis.

Mengkonsumsi suplemen kalsium dengan makan dapat membantu mengurangi risiko terjangkinya batu ginjal. Susu rendah lemak, keju rendah lemak, dan yogurt rendah lemak adalah pilihan makanan yang kaya akan kalsium.

Makan lebih sedikit natrium
Diet tinggi garam meningkatkan risiko batu ginjal kalsium. Menurut Yayasan Perawatan Urologi, terlalu banyak garam dalam urin mencegah kalsium diserap kembali dari urin ke darah, menyebabkan kalsium urin tinggi, yang dapat menyebabkan batu ginjal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Asam Urat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 43

Mengonsumsi lebih sedikit garam membantu menjaga kadar kalsium urin lebih rendah. Semakin rendah kalsium urin, semakin rendah risiko terkena batu ginjal. Makanan yang terkenal mengandung banyak natrium meliputi:

  • makanan olahan, seperti keripik dan kerupuk
  • sup kalengan
  • sayuran kaleng
  • daging proses
  • bumbu-bumbu
  • makanan yang mengandung monosodium glutamat
  • makanan yang mengandung natrium nitrat
  • makanan yang mengandung sodium bicarbonate (baking soda)

Untuk membumbui makanan tanpa menggunakan garam, cobalah bumbu segar atau campuran bumbu herbal bebas garam.

Makan lebih sedikit makanan kaya oksalat
Beberapa batu ginjal terbuat dari oksalat, senyawa alami yang ditemukan dalam makanan yang berikatan dengan kalsium dalam urin untuk membentuk batu ginjal. Membatasi makanan kaya oksalat dapat membantu mencegah batu terbentuk. Contoh makanan yang mengandung oksalat tinggi adalah:

  • bayam
  • cokelat
  • ubi jalar
  • kopi
  • bit
  • kacang kacangan
  • produk kedelai
  • dedak gandum

Makan lebih sedikit protein hewani
Makanan tinggi protein hewani bersifat asam dan dapat meningkatkan asam urin. Asam urin yang tinggi dapat menyebabkan asam urat dan batu ginjal kalsium oksalat. Anda harus mencoba membatasi atau menghindari:

  • daging sapi
  • unggas
  • ikan
  • babi

Hindari suplemen vitamin C
Suplemen vitamin C (asam askorbat) dapat menyebabkan batu ginjal, terutama pada pria. Menurut sebuah penelitian tahun 2013, pria yang mengonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi menggandakan risiko pembentukan batu ginjal. Para peneliti tidak percaya bahwa vitamin C yang terkandung dari makanan mengandung risiko yang sama.

Jelajahi obat herbal
Chanca Piedra, juga dikenal sebagai "pemecah batu," adalah obat tradisional herbal yang sangat populer untuk mengatasi batu ginjal. Ramuan ini dianggap membantu mencegah batu kalsium-oksalat terbentuk. Itu juga diyakini mengurangi ukuran batu yang ada.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Asam Urat via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 43

Bagaimana mencegah batu ginjal dengan obat-obatan?

Dalam beberapa kasus, mengganti pilihan makanan Anda mungkin tidak cukup untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Jika Anda memiliki batu berulang, bicarakan dengan dokter mengenai solusi pengobatan untuk mencegah terjadinya batu ginjal.

Bicarakan dengan dokter tentang obat yang sedang Anda pakai
Mengkonsumsi obat resep atau obat bebas tertentu dapat menyebabkan batu ginjal. Beberapa obat ini adalah:

Semakin lama Anda mengonsumsi obat ini, semakin tinggi risiko batu ginjal. Jika Anda menggunakan salah satu obat ini, bicarakan dengan dokter mengenai pilihan obat lain. Anda tidak boleh berhenti minum obat apa pun yang diresepkan tanpa persetujuan dari dokter.

Bicarakan dengan dokter mengenai obat pencegahan
Jika Anda rentan terhadap jenis batu ginjal tertentu, obat-obatan tertentu dapat membantu mengendalikan jumlah bahan yang terdapat dalam urine. Jenis obat yang diresepkan akan tergantung pada jenis batu. Sebagai contoh:

  • Jika Anda mendapatkan batu kalsium, diuretik tiazid atau fosfat mungkin bermanfaat.
  • Jika Anda mendapatkan batu asam urat, allopurinol (Zyloprim) dapat membantu mengurangi asam urat dalam darah atau urin.
  • Jika Anda mendapatkan batu struvite, antibiotik jangka panjang dapat digunakan untuk membantu mengurangi jumlah bakteri yang ada dalam urin.
  • Jika Anda mendapatkan batu sistin, capoten (Captopril) dapat membantu mengurangi tingkat sistin dalam urin.

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Thomas, L. D. K., Elinder, C.-G., Tiselius, H.-G., Wolk, A., Akesson, A. (2013, March 11). Ascorbic acid supplementation and kidney stone incidence among men: A prospective study. JAMA Internal Medicine, 173(5), 386-388 (http://jamanetwork.com/journals/jamainternalmedicine/fullarticle/1568519)
Pendick, D. (2013, October 4). 5 Steps for preventing kidney stones (http://www.health.harvard.edu/blog/5-steps-for-preventing-kidney-stones-201310046721)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app