​Glimepiride: Obat Untuk Mengobati Nyeri Kronis

Update terakhir: Mar 19, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 880.283 orang

Glimepiride adalah termasuk obat diabetes yang termasuk kedalam golongan sulfonilurea. Glimepiride adalah obat yang digunakan untuk menangani gejala gejala diabetes mellitus tipe 2 seperti sering haus, sering BAK, sering makan, serta lemas dan kesemutan.

Mengenai Glimepiride

Golongan:

Obat resep

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Kemasan:

Tablet

Kandungan: 

Antidiabetes sulfonylurea

Manfaat Glimepiride

Glimepiride biasa digunakan dalam keadaan penyakit diabetes mellitus atau penyakit gula darah dan merupakan obat yang dibeli hanya melalui resep dokter, sehingga kita pun sebagai konsumen harus bijak dalam menggunakan obat ini.  

Glimepiride bekerja dengan cara meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas sehingga dapat mengontrol kadar gula darah yang tadinya tinggi dan dapat menurunkan gejala gejala. Obat ini bisa digunakan baik oleh dewasa atau lanjut usia. 

Selain digunakan untuk mengontrol gula darah, Glimepirid juga digunakan untuk mencegah terjadinya komplikasi pada diabetes mellitus.

Dosis Glimepiride

Berbagai sediaan Glimepiride sendiri terdiri dari tablet dan kaplet dan dikonsumsi tergantung dari keperluan serta usia pemakainya. Glimepiride tersedia dalam bentuk tablet 0,5mg, 1mg, 2mg, 3mg, 4mg.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Dewasa : 1 – 2 mg perhari diberikan dalam satu kali pemberian, bisa ditingkatkan sampai 4 mg perhari dengan maksimal 6 mg perharinya.
  • Lansia : 1 mg perhari dalam satu kali pemberian.

Cara penggunaan obat ini harus dikonsumsi saat perut kosong, hal ini berarti obat ini diminum 15 – 30 menit sebelum kita makan. Penggunaan obat ini harus menggunakan resep dari dokter, konsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang telah memeriksa anda secara langsung sehingga mengetahui kondisi medis Anda. Saran kami, bila memang memiliki keluhan keluhan medis seperti diatas ataupun hal lainnya, segera periksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bacalah petunjuk pada kemasan obat dan ikuti anjuran dokter dalam mengkonsumsi obat ini.

Efek Samping Glimepiride

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Glimepiride sendiri adalah

Tentunya tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut diatas, bila Anda merasa khawatir dalam penggunaan obat ini ataupun mengalami salah satu keluhan yang telah disebutkan diatas, konsultasikan keadaan medis Anda kepada tenaga medis atau dokter terdekat.

Ibu hamil dan menyusui

Perlu diketahui bahwa penggunaan Glimepiride untuk ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kagetori C, yaitu studi pada binatang mengindikasikan adanya efek pada janin ataupun belum dilakukannya studi pada manusia, sehingga obat ini dapat digunakan hanya jika dirasakan bahwa manfaatnya akan lebih besar dibandingkan dengan efeknya kepada janin

Hubungi dan konsultasikan kembali kepada dokter bila Anda ingin mengkonsumsi Glimepiride dalam keadaan hamil atau menyusui.

Interaksi Glimepiride

  • Kombinasi glimepiride dengan insulin pada penderita gagal jantung dapat meningkatkan risiko efek samping.

Peringatan

Dalam menggunakan Glimepiride ada beberapa hal yang perlu di waspadai, seperti:

  • Berhati hati dalam memberikan glimepiride karena dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah yang drastis. Hal ini biasanya tergantung dari dosis dan lama pemakaian, bila dalam pemberiannya terdapat keluhan dan gejala hipoglikemi, hal ini perlu dikonsultasikan kepada dokter secara lebih lanjut. Pemeriksaan kadar gula darah secara berkala dianjurkan untuk pasien yang mengonsumsi Glimepirid.
  • Berhati – hati dalam pemberian Glimepiride pada pasien dengan gangguan ginjal serta menggunakan obat antidiabetik oral lainnya.
  • Perhatikan bila terdapat gejala gejala anemia seperti pusing, muka serta bagian tubuh lain pucat dan terdapat konjungtiva pucat pada mata.

Overdosis

Gejala overdosis penggunaan Glimepiride merupakan komplikasi atau keadaan lebih lanjut dari gejala hipoglikemi yang tidak segera ditangani. Gejala bisa berupa kejang, koma, serta gangguan neurologis lainnya yang harus segera mendapat penanganan selanjutnya. Segera cari bantuan medis bila anda atau kerabat anda mengalami keluhan seperti ini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp