Tidak Hanya di Luar Ruangan, Anda Juga Berisiko Terpapar Polusi di dalam Rumah!

Dipublish tanggal: Agu 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 19, 2020 Waktu baca: 3 menit
Tidak Hanya di Luar Ruangan, Anda Juga Berisiko Terpapar Polusi di dalam Rumah!

Pasti Anda berpikir bahwa polusi udara hanya berada di luar ruangan, tetapi udara di rumah atau kantor Anda juga dapat tercemar. 

Polusi udara dalam ruangan adalah salah satu penyebab utama masalah kesehatan pada anak-anak. 

Memburuknya kualitas udara di dalam rumah sebagian besar mempengaruhi perempuan dan anak-anak karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu mereka di dalam rumah. 

Pada rumah-rumah di daerah perkotaan masalahnya diperparah oleh polutan akibat emisi kendaraan bermotor dan emisi industri. 

Partikel-partikel berbahaya ini dapat tinggal di dalam ruangan untuk jangka waktu yang lama jika ventilasi tidak memadai. Namun, kualitas udara semakin memburuk karena sumber polusi di dalam rumah kita juga.

Sumber polusi di dalam Rumah Anda:

Bahan Karpet

Senyawa organik terdapat di dalam karpetyang mudah menguap dapat ditangkap dalam bahan karpet yang dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan bau busuk.

Produk Elektronik dan Plastik Tertentu

Produk yang menggunakan plastik yang terbuat dari polivinil klorida rentan terhadap emisi ftalat, yang diketahui menyebabkan disfungsi hormon. Oleh karena itu, disarankan untuk menyedot debu di area tempat produk tersebut disimpan.

Peralatan dapur

Peralatan memasak seperti kompor gas dapat menghasilkan karbon monoksida sebagai produk sampingan. Karbon monoksida adalah penyebab utama sakit kepala dan kelelahan yang berkelanjutan. 

Produk sampingan lain yang dihasilkan selama memasak adalah nitrogen dioksida, yang menyebabkan masalah pernapasan dan peradangan pada mata, hidung atau tenggorokan.

Dinding yang Baru Dicat

Cat mengeluarkan asap kimia saat pengeringan (bau yang ditemukan di rumah-rumah yang baru dicat), yang mengandung VOC yang merupakan penyebab utama sakit kepala dan mual.

Perekat yang Digunakan Dalam Perabotan

Formaldehyde dilepaskan oleh perekat tertentu yang digunakan untuk mengikat furnitur dan panel dinding. Formaldehyde adalah karsinogen yang dikenal dan dapat menyebabkan beberapa jenis reaksi alergi.

Lampu Neon

Lampu neon umum digunakan di hampir setiap rumah di mana saja. Lampu neon yang rusak secara tidak sengaja dapat memancarkan merkuri - sejenis neurotoksin - dalam jumlah yang sangat kecil.

Pestisida / Desinfektan / Agen Pembersih

Bahan kimia yang kita gunakan untuk membunuh serangga rumah tangga dan pertumbuhan jamur juga dapat menyebabkan polusi udara jika ruangan atau rumah tidak memiliki ventilasi yang baik.

 Zat kimia tersebut dapat tetap berada di udara dan menyebabkan sejumlah alergi, terutama yang menyerang mata, hidung, dan tenggorokan.

Asap Tembakau Lingkungan

Merokok cerutu dan rokok dapat melepaskan bahan kimia dan partikel asap ke udara untuk waktu yang lama. 

Asap yang dihasilkan oleh rokok dapat menghasilkan efek yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan penyakit jantung dan penyakit pernapasan.

Apa efek yang dapat ditimbulkan dari kualitas udara yang buruk?

Jika Anda menghirup udara yang tercemar selama berhari-hari atau berminggu-minggu, Anda mungkin mulai merasakan tenggorokan kering atau batuk. Anda mungkin juga merasa sesak napas, mengi atau hidung gatal atau beringus.

Polusi udara dalam ruangan dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami pneumonia, COPD dan kanker paru-paru. Polusi di rumah Anda juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Jika Anda mengalami alergi terhadap sesuatu di rumah Anda, biasanya Anda akan mengalami mata gatal dan berair, hidung berair dan peradangan pada sinus. 

Jika Anda menderita asma, gejala Anda mungkin memburuk jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap polutan di udara.

Beberapa jenis polusi udara dalam ruangan lebih berbahaya daripada yang lain. Jika Anda terpapar pada jenis polusi berbahaya, seperti asbes atau radon, untuk waktu yang lama, efeknya bisa sangat serius.

Bagaimana cara meningkatkan kualitas udara di dalam Rumah?

Anda dapat melakukan hal-hal sederhana untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda, seperti membuat ventilasi di rumah, mencegah kondensasi dan menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu lembab. 

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala gangguan pernafasan yang Anda curigai disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan, Anda perlu memeriksa perabotan atau peralatan apapun yang berpotensi menyebabkan terjadinya polusi. 

Selain itu Anda juga mungkin memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa kondisi yang Anda alami bukan merupakan suatu kondisi yang serius.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Air Pollution Linked to Psychiatric Illness. Medscape. (https://www.medscape.com/viewarticle/917128)
Health Tip: Avoiding Air Pollution MedNews. Drugs.com. (https://www.drugs.com/news/health-tip-avoiding-air-pollution-85911.html)
Air pollutants: How they affect our health. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327447.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app