Stroke: Pengertian, Jenis, Gejala Stroke

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mei 6, 2019 Waktu baca: 2 menit
Stroke: Pengertian, Jenis, Gejala Stroke

Pengertian Stroke

Stroke merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak yang mendadak. Sehingga akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah tersebut, bagian otak tertentu berkurang bahkan terhenti suplai oksigennya sehingga menjadi rusak bahkan mati. Akibatnya timbullah berbagai macam gejala sesuai dengan daerah otak yang terlibat, seperti wajah lumpuh sebelah, bicara pelo (cedal), lumpuh anggota gerak, bahkan sampai koma dan dapat mengancam jiwa.

Jenis-Jenis Stroke 

  1. Stroke Iskemik Jenis Stroke yang paling banyak, yakni sekitar 85%  adalah stroke iskemik, di mana aliran darah ke otak tersumbat oleh gumpalan darah atau timbunan lemak yang disebut thrombus di lapisan pembuluh darah. Stroke iskemik terjadi akibatthrombus atau bekuan darah menyumbat pembuluh darah di otak

  2. Stroke Hemoragik  Stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Karena pecah maka darah akan menumpuk dan menekan jaringan otak di sekitarnya. Stroke hemoragik atau perdarahan terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di otak.

    Ada dua jenis stroke hemoragik:
    Perdarahan intraserebral adalah jenis yang paling umum dari stroke hemoragik. Ini terjadi ketika arteri di otak pecah, membanjiri jaringan otak dengan darah.
    Perdarahan subarachnoid adalah pendarahan di ruang subarachnoid (daerah ini berbatasan antara jaringan otak dengan lapisan diatasnya)
  3. Transient ischemic attack (TIA) adalah "peringatan stroke" atau "mini-stroke" atau stroke ringan yang mengakibatkan tidak ada kerusakan permanen. TIA merupakan kejadian dimana suplai darah menurun secara mendadak dalam waktu kurang dari lima menit dan bersifat sementara. Mengenali dan mengobati TIA segera mungkin dapat mengurangi risiko stroke berat

Tanda dan Gejala stroke

Stroke dapat mempengaruhi organ indra, ucapan, perilaku, pikiran, memori, dan emosi. Salah satu sisi tubuh  mungkin menjadi lumpuh atau lemah akibat stroke.

Tanda-tanda dan gejala stroke yang paling sering, antara lain:

  • Tiba-tiba mati rasa atau lumpuh atau kelemahan pada lengan, wajah, atau kaki.
  • Kebingungan mendadak
  • Kesulitan berbicara, bicara pelo, cedal atau sulit memahami kata-kata orang lain.
  • Gangguan penglihatan secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata.
  • Pusing mendadak, kesulitan berjalan, atau kehilangan keseimbangan atau koordinasi.
  • Mendadak sakit kepala parah dengan tidak diketahui penyebabnya.

Gejala stroke tersebut dapat terjadi pada salah satu tubuh atau keduanya tergantung dari dibagian mana letak gangguannya diotak. Semakin baik stroke diketahui maka prognosisnya semakin baik.

Tanda-tanda dan gejala stroke selalu datang tiba-tiba. Jika gejala hilang setelah beberapa menit, Anda mungkin mengalami "mini-stroke" atau stroke ringan disebut juga transient ischemic attack (TIA). TIA tidak menimbulkan kerusakan permanen tetapi dapat menjadi tanda peringatan dari stroke yang sesungguhnya akan dan harus mendapatkan pertolongan segera.

Jika Anda atau orang lain mengalami satu atau lebih tanda-tanda atau gejala-gejala stroke, segera dapatkan penanganan medis yang memadai.

 


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Stroke Health Center. WebMD. (https://www.webmd.com/stroke/default.htm)
Stroke: Symptoms, Causes, Treatment, Types & More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/stroke)
Stroke: Causes, symptoms, diagnosis, and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/7624.php)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app