Doctor men
Ditulis oleh
ADELIA MARISTA SAFITRI
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. VINA SETIAWAN
Kesehatan Fisik

Selain Bikin Sesak, Ini 5 Tanda Polusi Makin Berbahaya Bagi Kesehatan

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Agu 3, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 730.977 orang

Selain Bikin Sesak, Ini 5 Tanda Polusi Makin Berbahaya Bagi Kesehatan

Semburan asap knalpot kendaraan bermotor menyumbang sebagian besar polusi udara di berbagai kota. Tak hanya bikin mata perih, zat-zat polutan yang terkumpul di udara juga bisa membuat kita langsung batuk-batuk, bahkan sesak napas.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tanda bahwa polusi udara semakin membahayakan kesehatan. Lantas, adakah cara lainnya untuk mengetahui bahwa polusi udara sudah semakin buruk? Berikut ulasan lengkapnya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Obat Batuk Pei Pa Koa dapat membantu meredakan batuk berdahak, sakit tenggorokan, melegakan sakit tenggorokan, dan memelihara kesehatan paru-paru. GRATIS ongkos kirim ke seluruh Indonesia minimal belanja Rp50.000!

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Tanda-tanda polusi udara semakin berbahaya bagi kesehatan

1. Langit tampak buram 

Coba tengok ke atas dan perhatikan kondisi udara atau langit-langit di sekitar Anda. Apakah udaranya tampak bersih dan jernih atau justru kotor dan pekat? Jika langit tampak berkabut dan keabu-abuan, maka hal ini jadi salah satu tanda polusi udara mulai meningkat.

Udara yang tampak lebih pekat dipengaruhi oleh Particulate Matter atau PM2.5. PM2.5 adalah partikel udara berukuran kecil yang turut memengaruhi kualitas udara. Batas aman tahunan PM2.5 adalah 10 µg/m3 dan batas aman hariannya 25 µg/m3.

Semakin besar angka PM2.5, maka partikelnya bisa membuat udara semakin pekat dan buram. Tentu saja, bahayanya bagi kesehatan juga akan semakin besar. 

2. Jarak pandang terbatas

Kualitas udara yang buruk bagi kesehatan juga bisa dilihat dari seberapa baik kemampuan Anda saat melihat ke sekitar.

Coba perhatikan kondisi udara di sekitar saat berangkat ke kantor atau lihat situasi langit-langit kota dari kaca gedung tinggi. Jika Anda merasa sulit melihat ke sekitar karena terhalang kabut asap, maka ini pertanda bahwa udara di sekitar Anda tak lagi sehat.

Angka PM2.5 yang tinggi merupakan salah satu faktor yang membuat jarak pandang manusia terbatas karena tertutup kabut asap. Partikel PM2.5 dapat berasal dari asap kendaraan bermotor, rokok, hingga cerobong asap pabrik. Kumpulan asap-asap inilah yang membuat udara semakin hitam pekat dan membatasi jarak pandang manusia.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. GRATIS ongkir untuk minimal pembelanjaan Rp50.000!

Baca Selengkapnya: 7 Akibat Menghirup Kabut Asap yang Penting Diketahui

3. Sering batuk dan meriang

Tak hanya dari kondisi fisik udara saja, tanda polusi udara yang berbahaya juga bisa dirasakan sendiri oleh tubuh. Biasanya, zat-zat polutan dapat menurunkan sistem imun tubuh dan membuat Anda gampang sakit. 

Ketika terpapar polusi, Anda mungkin akan reflek batuk-batuk dan segera menutup hidung dan mulut dengan masker. Hal ini justru menjadi pertanda baik, sebab artinya tubuh sedang memberi tahu Anda bahwa ada zat asing yang mulai 'menggelitik' dan mengiritasi saluran pernapasan Anda. Kemudian, tubuh akan memberikan respon alami berupa batuk untuk mengeluarkan zat-zat asing tadi.

Sakit kepala, nyeri otot, dan 'meriang' juga bisa terjadi ketika Anda keseringan menghirup polusi. Ketika ini terjadi, biasanya pertanda bahwa zat racun polusi sudah masuk lebih jauh dan memengaruhi aliran darah.

4. Muncul gejala sesak napas hingga asma

Kadar ozon yang tinggi dapat mengiritasi sistem pernapasan Anda secara lebih dalam. Bukan lagi sekadar menyebabkan batuk, partikel ozon dapat menurunkan fungsi paru-paru dan bahkan memicu sesak napas hingga serangan asma.

Tak butuh waktu lama, kondisi ini bisa terjadi beberapa jam setelah Anda terkena kabut asap. Semakin cepat gejalanya muncul, artinya semakin parah pula polusi udara di sekitar Anda. Hal ini bisa memicu infeksi saluran pernapasan serius, penyakit jantung, hingga kanker paru-paru.

Baca Juga: Dampak Polusi Bagi Kesehatan Anak Bisa Dirasakan Sejak Dalam Kandungan

5. Nilai AQI dan PM2.5 meningkat

Cara tercepat untuk mengetahui apakah udara di sekitar Anda berbahaya atau tidak, Anda bisa memantau nilai AQI dan PM2.5 setiap hari.

Air Quality Index atau AQI adalah indeks yang digunakan untuk mengukur tingkat keparahan polusi udara di sebuah kota. Semakin tinggi angka AQI, maka semakin parah pula tingkat polusi udara di sekitar Anda.

Menurut aplikasi AirVisual, suatu kota dinilai memiliki udara yang buruk jika angka AQI-nya mencapai 201-300. Kondisi ini perlu diwaspadai karena efek polusi tak lagi sekadar bikin batuk atau sesak napas, tapi bisa memicu penyakit paru-paru hingga kanker.

Baca Selengkapnya: Polusi Udara Jakarta Makin Parah, Berapa Angka AQI dan PM2.5 yang Aman?

Referensi

WHO. How Air Pollution is Destroying Our Health.

Healthline. (2016). The Dangers of Smog: What You Need to Know About Air Pollution.

Huffington Post. (2018). The Effects of Air Pollution on Human Health.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit