Testis Bengkak - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 18, 2019 Waktu baca: 7 menit
Telah dibaca 544.719 orang

Benjolan testis adalah massa abnormal yang dapat terbentuk di testis Anda. Testis adalah organ reproduksi pria yang berbentuk seperti telur yang menggantung di bawah penis dalam kantong yang disebut skrotum. Fungsi utama testis adalah menghasilkan sperma dan hormon yang disebut testosteron.

Benjolan testis adalah kondisi yang cukup sering terjadi yang memiliki banyak penyebab yang berbeda-beda. Benjolan testis dapat terjadi pada orang dewasa, remaja pria, atau anak-anak. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Benjolan tersebut biasanya terletak di salah satu atau kedua testis Anda. Benjolan testis merupakan suatu pertanda masalah pada testis Anda. Benjolan testis mungkin dapat disebabkan karena cedera, tetapi juga dapat menunjukkan suatu masalah medis yang serius.

Tidak semua benjolan menunjukkan adanya kanker testis. Sebagian besar benjolan testis disebabkan oleh suatu kondisi yang jinak, atau bukan kanker. Kondisi ini biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. 

Namun, dokter Anda harus memeriksa setiap perubahan di testis Anda, terutama jika terdapat benjolan atau pembengkakan. Belum ada penelitian yang menunjukkan manfaat atau bahaya pada pemeriksaan testis baik secara medis maupun secara pribadi. Masih menjadi masalah yang kontroversial apakah pria harus melakukan pemeriksaan testis setiap bulannya. 

Namun, jika Anda melihat sesuatu yang tidak biasa pada testis Anda, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan testis Anda. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih awal untuk masalah tersebut.

Gejala benjolan testis

Hampir semua benjolan testis menyebabkan pembengkakan yang tampak dan perubahan tekstur pada testis Anda. Gejala lain dari benjolan testis sangat bervariasi, tergantung pada penyebab dasar dari benjolan testis tersebut:

  • Varikokel jarang menyebabkan munculnya gejala. Namun bila kondisi tersebut memang menyebabkan suatu gejala, testis yang terkena mungkin akan terasa lebih berat dari testis lainnya atau benjolan tersebut mungkin akan terasa seperti kantung yang berisi cacing kecil.
  • Hidrokel umumnya tidak akan menimbulkan rasa nyeri pada bayi, namun pada orang dewasa kondisi ini dapat menimbulkan tekanan pada perut. Kondisi ini juga dapat menyebabkan pembengkakan pada testis.
  • Kista epididimis juga umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Pada beberapa pria, kondisi ini mungkin akan menyebabkan salah satu testis terasa lebih berat dari biasanya.
  • Infeksi dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, atau nyeri pada salah satu atau kedua testis Anda. Kondisi ini juga dapat menyebabkan demam, mual, dan muntah.

Meskipun dapat terjadi secara spontan, torsio testis adalah suatu kondisi yang biasanya disebabkan oleh cedera skrotum. Torsio testis merupakan suatu kegawatdaruratan medis. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan mungkin dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Demam
  • Sering buang air kecil
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Pembengkakan pada skrotum Anda
  • Perubahan posisi pada testis, yang mungkin testis Anda akan terlihat lebih tinggi dari posisi normal

Benjolan yang disebabkan oleh kanker testis juga dapat menimbulkan beberapa gejala-gejala sebagai berikut:

  • Nyeri tumpul di perut atau pangkal paha
  • Pembengkakan atau nyeri di payudara
  • Skrotum Anda terasa berat
  • Penumpukan cairan secara tiba-tiba di skrotum
  • Nyeri pada testis

Jenis dan penyebab benjolan testis

Ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya benjolan testis seperti cedera, cacat lahir, infeksi, dan faktor lainnya.

Varikokel

Varikokel merupakan jenis benjolan testis yang paling sering terjadi. Menurut Weill Cornell Medical College kondisi ini terjadi pada sekitar satu dari setiap tujuh pria di dunia. Pembesaran vena di testis yang menyebabkan benjolan varikokel. Varikokel menjadi lebih terlihat setelah masa pubertas, yaitu ketika aliran darah meningkat di testis Anda yang telah berkembang.

Hidrokel

Hidrokel disebabkan oleh penumpukan cairan di testis Anda . The Mayo Clinic memperkirakan bahwa jenis benjolan testis ini terjadi pada satu atau dua dari setiap 100 laki-laki yang baru lahir. Bayi prematur memiliki risiko lebih tinggi terkena hidrokel.

Kista epididimis

Kista epididimis terjadi ketika tabung panjang yang melingkar di belakang testis Anda yang disebut epididimis menjadi penuh dengan cairan dan tidak dapat mengalir. Jika mengandung sperma, kondisis tersebut dikenal sebagai spermatocele. Bentuk benjolan testis ini sangat umum terjadi. Benjolan testis jenis ini biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Torsio testis

Torsio testis terjadi ketika testis Anda terpelintir atau terbelit, kondisi ini biasanya terjadi karena cedera atau kecelakaan. Torsio testis paling sering terjadi pada anak laki-laki antara usia 13 dan 17 tahun, tetapi biasanya dapat dialami oleh semua pria dari segala usia. Torsio testis merupakan suatu kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan dan pengobatan sesegera mungkin.

Epididimitis dan orkitis

Epididimis adalah struktur di atas testis Anda yang dapat menyimpan sperma. Epididimitis merupakan peradangan pada epididimis Anda. Infeksi bakteri paling sering menyebabkan epididimitis. Infeksi yang sering menyebabkan epididimitis lainnya termasuk beberapa dari infeksi menular seksual (IMS), seperti gonore atau klamidia.

Infeksi juga dapat menyebabkan orkitis, yang merupakan peradangan pada testis Anda. Bakteri atau virus mumps juga dapat menyebabkan munculnya infeksi.

Hernia

Hernia terjadi ketika bagian usus Anda menonjol ke daerah selangkangan Anda. Kondisi ini juga dapat menyebabkan skrotum Anda membesar.

Kanker testis

Beberapa benjolan dapat menunjukkan pertumbuhan kanker testis. Hanya dokter yang dapat menentukan apakah benjolan tersebut kanker atau bukan. Kanker testis secara umum jarang terjadi, namun kanker testis merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada pria di Amerika yang berusia antara 15 dan 34 tahun.

Mendiagnosis benjolan testis

Dokter Anda dapat mendiagnosis penyebab benjolan testis dengan baik dan benar. Konsultasikan ke dokter Anda jika Anda melihat adanya benjolan testis saat pemeriksaan sendiri atau Anda mengalami gejala-gejala yang telah dijelaskan di atas. 

Jika Anda mengalami gejala torsio testis setelah terjadi cedera, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jika dibiarkan dan tidak diobati, torsio testis dapat menyebabkan kematian dan infertilitas testis.

Sebelum bertemu dokter, tuliskan semua gejala yang Anda alami dan berapa lama gejala tersebut Anda rasakan. Beri tahu dokter Anda jika Anda baru saja mengalami cedera. Anda juga harus siap untuk membicarakan aktivitas seksual Anda ke dokter Anda.

Dokter Anda akan mengenakan sarung tangan dan memeriksa testis Anda secara keseluruhan untuk mengetahui ukuran dan posisi serta memeriksa apakah ada pembengkakan dan nyeri tekan pada testis Anda. 

Kebanyakan benjolan testis dapat didiagnosis selama pemeriksaan fisik. Namun, dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan lain untuk mengkonfirmasi diagnosis tersebut.

Pemeriksaan yang mungkin dilakukan termasuk:

  • USG, alat yang menggunakan gelombang suara untuk menampilkan gambaran testis, skrotum, dan perut Anda
  • tes darah di mana sampel darah Anda diuji untuk mencari keberadaan sel tumor, infeksi, atau tanda-tanda masalah lainnya
  • skrining IMS di mana sampel cairan dikumpulkan dari penis Anda dengan kapas dan dianalisis di laboratorium untuk mendeteksi adanya infeksi gonore dan klamidia
  • biopsi, di mana sampel jaringan kecil dikeluarkan dari testis Anda dengan peralatan khusus dan dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan

Pengobatan untuk benjolan testis

Pengobatan benjolan testis Anda akan bervariasi, tergantung pada penyebab benjolan testis tersebut.

Varikokel

Nyeri dari varikokel biasanya dapat mereda tanpa pengobatan. Namun, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit atau menyarankan Anda untuk menggunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. 

Dalam kasus tertentu varikokel dapat muncul kembali, dan Anda mungkin perlu melakukan operasi untuk mengurangi penyumbatan di pembuluh darah Anda. Pembedahan dapat dilakukan dengan cara pengikatan pembuluh darah vena atau mengalihkan aliran darah ke vena tersebut melalui metode lain. 

Hal ini menyebabkan darah dapat melewati pembuluh darah tersebut, yang akan menghilangkan pembengkakan pada testis.

Hidrokel

Pengobatan untuk benjolan hidrokel juga dapat dilakukan dengan proses pembedahan, tetapi kondisi ini biasanya dapat sembuh sendiri pada usia 2 tahun. Pembedahan dilakukan dengan cara pembuatan sayatan kecil di skrotum untuk mengalirkan cairan yang berlebih.

Kista epididimis

Kista epididimis tidak membutuhkan pengobatan khusus kecuali kondisi ini menyebabkan rasa nyeri atau rasa tidak nyaman. Anda mungkin juga perlu dioperasi. Selama prosedur ini, dokter bedah Anda akan menghilangkan kista dan menutup skrotum Anda dengan jahitan yang biasanya akan hilang dalam waktu 10 hari.

Torsio testis

Kondisi seperti Torsio testis membutuhkan tindakan pembedahan segera untuk memperbaiki kondisi testis Anda dan mengembalikan aliran darah kembali. Testis Anda bisa mati jika Anda tidak mendapatkan penanganan yang cepat dalam waktu kurang dari enam jam. Jika testis Anda mati, dokter harus mengangkat testis Anda dengan cara operasi.

Epididimitis dan orkitis

Dokter Anda dapat mengobati infeksi pada epididimis atau testis dengan pemberian obat antibiotik jika penyebabnya adalah bakteri. Dalam kasus infeksi menular seksual, pasangan Anda mungkin juga perlu diberi pengobatan.

Hernia

Hernia sering ditangani dengan melakukan pembedahan. Dokter Anda mungkin akan merujuk Anda ke spesialis hernia untuk melakukan pengobatan.

Kanker testis

Kanker testis dapat ditangani dengan melakukan tindakan pembedahan, kemoterapi, radiasi, dan metode lainnya. Pengobatan khusus akan tergantung pada seberapa dini kanker Anda terdeteksi dan faktor-faktor lainnya. 

Pengangkatan testis secara pembedahan dapat membantu menghentikan penyebaran kanker ke bagian lain dari tubuh Anda.

Bagaimana prospeknya?

Pandangan Anda akan tergantung pada penyebab dasar benjolan testis. Sebagian besar kasus benjolan testis bukanlah suatu kondisi yang serius atau suatu kanker. Kanker testis umumnya jarang terjadi. Kondisi ini juga bisa diobati, dan dapat disembuhkan jika Anda melakukan pengobatan lebih awal.

Karena sulit untuk mengetahui penyebab benjolan testis hanya berdasarkan gejala, penting untuk pergi konsultasi ke dokter jika Anda melihat adanya perubahan pada testis Anda. 

Khususnya jika Anda melihat adanya benjolan, pembengkakan, atau rasa nyeri di testis Anda. Pemeriksaan mandiri testis secara rutin dapat membantu Anda mengatasi perubahan tersebut lebih awal.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit