Semua Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Tes Pap Smear

Dipublish tanggal: Jun 12, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Semua Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Tes Pap Smear

Bagi anda wanita, anda mungkin sering mendengar tentang tes pap smear. Bahkan banyak yang merekomendasikan setiap wanita melakukan pap smear sejak dini. 

Tes ini dilakukan untuk mencegah anda dari kanker serviks atau leher rahim. Untuk mengetahui tentang tes pa smear ini lebih lanjut, silahkan simak penjelasan berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Apa itu pap smear?

Pap smear ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks pada wanita. Kanker serviks ini sangat umum terjadi pada wanita, terutama jika kebersihan vagina tidak terjaga. Untuk itu, di samping melakukan pap smear untuk mencegah kanker serviks.

Anda juga harus menjaga kebersihan vagina terutama saat menstruasi dan keputihan. Menggunakan cairan antiseptic kewanitaan yang mengandung povodone iodine mungkin bisa anda lakukan untuk menjaga kebersihan vagina. 

Pap smear dilakukan dengan cara mengumpulkan sel-sel yang ada di leher rahim dan kemudian sel-sel tersebut di tes di laboratorium. Pap smear dapat menunjukkan perubahan sel atau tanda-tanda jika di tubuh anda sudah mengembangkan sel kanker di leher rahim. Sehingga semakin awal anda melakukan pap smear, semakin bisa anda mencegah kanker berkembang lebih parah.

Siapa saja yang butuh pap smear?

Semua wanita membutuhkan untuk melakukan pap smear agar perkembangan sek kanker leher rahim bisa dicegah sejak dini. Umumnya dokter merekomendasikan agar anda melakukan pap smear pertama kali pada usia 21 tahun. Setelah itu anda bisa mengulang pap smear setiap tiga tahun sekali sampai usia 65 tahun.

Wanita usia 30 tahun atau lebih bisa melakukan pap smear setiap 5 tahun sekali. Jika pap smear dibarengi dengan tes HPV. Jika anda mempunyai faktor resiko tertentu, anda mungkin akan direkomendasikan oleh dokter untuk melakukan pap smear lebih sering sesuai usia anda.

Faktor resiko tersebut adalah:

    Apa yang harus saya persiapkan sebelum menjalani pap smear ?

    Sebelum anda melakukan pap smear, sebaiknya anda pastikan dulu anda tidak sedang mengalami menstruasi saat pap smear dilakukan. Melakukan pap smear saat sedang menstruasi ini dapat menyebabkan hasil tes menjadi kurang akurat. Selain itu ada hal lain yang juga harus anda persiapkan sebelum melakukan pap smear yaitu :

    • Tidak berhubungan seksual dua hari sebelum pap smear
    • Tidak membersihkan vagina dengan douche dua hari sebelum pap smear. Cukup anda bersihkan vagina dengan air hangat
    • Hindari kontrasepsi vagina seperti busa, krim, atau jeli yang diletakkan di vagina dua hari sebelum pap smear
    • Hindari penggunaan obat untuk vagina dua hari sebelum pap smear
    • Kosongkan kandung kemih anda sebelum melakukan pap smear

    Anda juga harus memberi tahu dokter anda sebelum melakukan pap smear, apabila :

    • Sedang mengkonsumsi obat seperti pil KB yang mengandung estrogen atau progestin. Pasalnya obat ini dapat mempengaruhi hasil tesnya.
    • Pernah melakukan pap smear sebelumnya dan hasilnya tidak normal
    • Anda sedang hamil

    Hasil tes pap smear akan keluar setelah beberapa hari melakukan tes. Hasil negatif menunjukkan kalau tidak ditemukan sel abnormal di leher rahim. Namun anda harus tetap melakukan pap smear lagi pada beberapa tahun selanjutnya.

    18 Referensi
    Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
    Committee on Practice Bulletins—Gynecology. Cervical cancer screening and prevention. Obstetrics & Gynecology. 2016;128:e111.
    Massad LS, et al. 2012 updated consensus guidelines for the management of abnormal cervical cancer screening tests and cancer precursors. Journal of Lower Genital Tract Disease. 2013;17(suppl):S1.
    Curry SJ, et al. Screening for cervical cancer: US Preventive Services Task Force recommendation statement. Journal of the American Medical Association. 2018;320:674.

    Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Tanya Dokter

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

    Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

    Submit
    Artikel selanjutnya
    Tips Menjalani Pap Smear dengan Nyaman
    Tips Menjalani Pap Smear dengan Nyaman

    Banyak wanita yang kemudian enggan untuk melakukan pemeriksaan ini karena merasa takut akan rasa sakit yang ditimbulkannya. Padahal, pemeriksaan ini memiliki peran penting untuk mendeteksi adanya kanker serviks sehingga dibutuhkan trik khusus.

    Buka di app