Bagaimana Proses Tes Pap Smear, Benarkah Terasa Sakit?

Dipublish tanggal: Mei 22, 2019 Update terakhir: Jan 5, 2022 Waktu baca: 2 menit
Bagaimana Proses Tes Pap Smear, Benarkah Terasa Sakit?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Tes pap smear adalah cara yang paling tepat untuk mendeteksi adanya sel kanker serviks yang dapat menyerang wanita;
  • Pemeriksaan pap smear sangat penting terutama pada wanita yang sudah berusia 21 tahun dan aktif secara seksual;
  • Proses pap smear dilakukan dengan cara memasukan alat spekulum ke dalam vagina dan mengambil sel-sel serviks menggunakan spatula khusus;
  • Pap smear tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi sedikit kurang nyaman karena dikarenakan organ kewanitaan dikelilingi otot yang bisa mengendur atau berkontraksi;
  • Semakin Anda merasa rileks dan tenang selama proses pemeriksaan pap smear, semakin cepat pap smear dilakukan tanpa meninggalkan rasa sakit;
  • Dapatkan paket pap smear dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Tes pap smear adalah cara yang paling tepat untuk mendeteksi adanya sel kanker serviks yang dapat menyerang wanita. Banyak wanita yang beranggapan bahwa proses pap smear cukuplah menyakitkan sehingga hal inilah yang menjadikan para wanita menunda keinginannya untuk melakukan pap smear. 

Padahal, pemeriksaan pap smear sangat penting terutama pada wanita yang sudah berusia 21 tahun dan aktif secara seksual. Agar lebih rileks, pahami dulu prosedur dan proses pap smear berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Prosedur pap smear

Cara yang dilakukan untuk melakukan tes pap smear cukuplah cepat, sederhana, dan sebetulnya tidak menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, Anda mungkin akan merasakan kurang nyaman karena adanya rasa kram pada bagian perut setelah melakukan pemeriksaan. 

Salah satu trik agar lebih nyaman selama proses pap smear adalah dengan memahami prosedurnya. Dengan begitu, Anda akan lebih rileks dan tenang selama prosesnya berlangsung.

Begini proses pap smear yang perlu Anda ketahui:

  • Proses pap smear dilakukan dengan cara memasukan alat spekulum ke dalam vagina. Spekulum ini mampu melebarkan vagina sehingga dokter dapat dengan mudah melihat bagian leher rahim;
  • Setelah vagina terbuka, dokter akan mengambil sampel dari sel-sel serviks dengan alat spatula. Proses inilah yang biasanya membuat wanita merasa kurang nyaman ketika sedang melakukan pap smear.

Baca juga: Pemeriksaan Pap Smear, Aman gak sih?

Benarkah pap smear terasa sakit?

Pap smear tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi sedikit kurang nyaman. Hal ini dikarenakan organ kewanitaan dikelilingi otot yang bisa mengendur atau berkontraksi. Namun, hal ini pun tergantung pada kondisi Anda sendiri. 

Rasa sakit akan Anda rasakan apabila Anda merasa takut atau gugup ketika pemeriksaan sedang berlangsung. ·Apabila Anda merasa gugup, maka otot bagian vagina akan kaku dan mengencang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Hal tersebut akan menyulitkan dokter ketika melihat leher rahim vagina. Semakin otot Anda tegang, maka akan semakin menimbulkan rasa sakit dan proses pemeriksaan pap smear akan berjalan lebih lama.

Sebaliknya, apabila Anda bersikap rileks, maka pemeriksaan akan lebih cepat dilakukan. Semakin Anda merasa rileks dan tenang selama proses pemeriksaan pap smear, maka akan mengalihkan perhatian Anda selama pemeriksaan, sehingga tanpa disadari tes pap smear cepat selesai tanpa meninggalkan rasa sakit.

Hasil pap smear

Hasil pap smear umumnya dapat diketahui 1-3 minggu setelah pemeriksaan. Apabila hasil pap smear menunjukkan negatif, artinya leher rahim atau serviks Anda sedang dalam kondisi normal atau sehat. 

Akan tetap, apabila hasil tes pap smear positif, maka hal ini menunjukkan bahwa terdapat sel-sel abnormal yang ada di bagian leher rahim. Namun, belum tentu kanker serviks. Dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang guna memastikan penyebab abnornalitas pada sel-sel serviks Anda.

Agar lebih memperjelas dalam diagnosis nya, Anda juga akan diminta melakukan pap smear ulang setiap 6-12 bulan. Hal ini bertujuan untuk memantau perubahan pada sel-sel serviks. Agar jaringan leher rahim dan vagina terlihat lebih jelas, maka dapat dilakukan biopsi atau kolposkopi. 

Rasa sakit atau tidaknya ketika melakukan tes pap smear tergantung bagaimana diri Anda dalam mengontrolnya. Dengan memahami prosedur pap smear, Anda bisa lebih rileks dan tenang sehingga proses pap smear bisa cepat selesai.

Baca selengkapnya: Lsil Pada Hasil Pemeriksaan Pap Smear, Apa Maksudnya?

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Committee on Practice Bulletins—Gynecology. Cervical cancer screening and prevention. Obstetrics & Gynecology. 2016;128:e111.
Massad LS, et al. 2012 updated consensus guidelines for the management of abnormal cervical cancer screening tests and cancer precursors. Journal of Lower Genital Tract Disease. 2013;17(suppl):S1.
Curry SJ, et al. Screening for cervical cancer: US Preventive Services Task Force recommendation statement. Journal of the American Medical Association. 2018;320:674.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app