LSIL pada Hasil Pemeriksaan Pap Smear, Apa Maksudnya?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Jan 5, 2022 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
LSIL pada Hasil Pemeriksaan Pap Smear, Apa Maksudnya?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • LSIL pada pemeriksaan pap smear menunjukkan bahwa sel-sel pada mulut rahim yang diperiksa mengalami perubahan ke arah yang sedikit abnormal (displasia ringan);
  • LSIL biasanya disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV) yang merupakan faktor risiko utama penyebab kanker serviks;
  • Jika LSIL ditemukan melalui pap smear yang baru pertama kali dilakukan, diperlukan tes Pap smear ulang dalam setahun dengan atau tanpa tes HPV;
  • Displasia derajat rendah biasanya akan sembuh sendiri sehingga tidak perlu perawatan medis khusus;
  • Berbagai cara mengobati LSIL adalah LEEP, krioterapi, konisasi, dan terapi laser;
  • Dapatkan paket pap smear dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

LSIL adalah singkatan dari low-grade squamous intraepithelial lesion, atau bisa disingkat juga dengan LGSIL. LSIL pada pemeriksaan pap smear menunjukkan bahwa sel-sel pada mulut rahim yang diperiksa mengalami perubahan ke arah yang sedikit abnormal (displasia ringan).

Sel-sel yang mengalami perubahan abnormal minimal tersebut berpotensi menjadi kanker serviks seiring berjalannya waktu. Istilah 'low-grade' menunjukkan bahwa proses perubahan ke arah kanker berjalan lebih lambat jika dibandingkan dengan 'high-grade' (HSIL).

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Bagaimana LSIL bisa terjadi?

LSIL biasanya disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV) yang merupakan faktor risiko utama penyebab kanker serviks. Layaknya virus lainnya, HPV dapat menyebar dari satu orang ke orang lain.

HPV umumnya ditularkan melalui hubungan seks (vagina, anal, atau oral) dengan orang lain yang di dalam tubuhnya terdapat virus tersebut. Namun, kabar baiknya, sebagian besar orang yang terpapar HPV dapat mengusir virus ini tanpa menimbulkan masalah. Akan tetapi, wanita dengan sistem kekebalan tubuhnya lemah tidak mampu menyingkirkan virus sehingga terjadilah kanker serviks.

Baca juga:

Bagaimana LSIL terdeteksi dalam pap smear?

Seperti disinggung sebelumnya, LSIL terdeteksi melalui pemeriksaan Pap smear atau tes pap. Pap smear adalah prosedur pengambilan sel-sel di permukaan mulut rahim dengan menggunakan sikat khusus untuk memeriksa ada-tidaknya perubahan sel abnormal atau kanker serviks.

Dalam prosedur pap smear, pasien akan diminta berbaring terlentang dengan mengangkat lutut 'mengangkang' di bed khusus. Dokter kemudian memasukkan alat medis yang disebut spekulum (yang dilumasi) ke dalam vagina untuk membuka 'jalan' guna pemeriksaan.

Selanjutnya, sel-sel permukaan serviks diambil menggunakan sonde khusus yang disertai sikat halus di ujungnya. Sel-sel yang berhasil diambil kemudian dikirim ke laboratorium untuk dianalisis di bawah mikroskop.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Baca selengkapnya: Bagaimana Proses Tes Pap Smear, Benarkah Terasa Sakit?

Apa yang harus dilakukan setelah LSIL terdeteksi?

Jika hasil pap smear menunjukkan diagnosis LSIL, maka penting untuk menindaklanjuti kondisi tersebut. Penanganannya pun bisa berbeda-beda di setiap pasien, tergantung dari usia, riwayat pap smear sebelumnya, dan hasil tes HPV. 

Misalnya, jika LSIL ditemukan melalui pap smear yang baru pertama kali dilakukan, diperlukan tes Pap smear ulang dalam setahun dengan atau tanpa tes HPV. Tes HPV bertujuan untuk mencari keberadaan strain HPV tertentu yang terkait dengan kanker serviks.

Beberapa wanita yang didiagnosis LSIL mungkin memerlukan pemeriksaan kolposkopi. Hal ini dilakukan jika tes HPV dinyatakan positif atau bagi wanita yang berusia antara 25-29 tahun.

Kolposkopi adalah prosedur untuk memeriksa serviks menggunakan alat kolposkop guna melihat langsung kondisi serviks dengan skala pembesaran tertentu. Selama kolposkopi, dokter juga dapat melakukan biopsi serviks untuk mengambil potongan kecil jaringan serviks. 

Sama seperti pap smear, Anda mungkin akan mengalami kram ringan selama biopsi serviks. Namun, itu relatif tidak menyakitkan.

Cara mengobati LSIL

Salah satu cara paling umum untuk mengobati LSIL adalah dengan mengambil pendekatan "wait and see". Karena displasia derajat rendah biasanya akan sembuh sendiri, maka tidak ada perawatan medis yang diperlukan. Akan tetapi, pap smear dan / atau kolposkopi dilakukan secara berkala untuk memantau displasia tersebut.

Jika displasia terus berlangsung, dokter akan melakukan penanganan untuk mengangkat jaringan abnormal. Cara mengobati LSIL yang dpat dilakukan adalah:

  • Loop Electrosurgical Excision Procedure (LEEP). Selama prosedur LEEP, arus listrik dikirim melalui loop kawat. Loop kawat berfungsi sebagai pisau, mengangkat sel-sel leher rahim yang abnormal;
  • Cryotherapy. Cryotherapy adalah teknik yang digunakan untuk menghancurkan jaringan abnormal dengan cara membekukannya. Kadang disebut juga dengan cryosurgery;
  • Conization. Juga disebut biopsi kerucut, konisasi menghilangkan sampel jaringan abnormal yang lebih besar dengan bentuk kerucut;
  • Terapi laser. Selama terapi laser, seberkas sinar kecil digunakan untuk menghancurkan sel-sel abnormal.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Low-Grade Squamous Intraepithelial Lesion (LSIL): What It Means. Healthline. (https://www.healthline.com/health/low-grade-squamous-intraepithelial-lesion)
Cervical cancer screening: What is it, who should do it, and how often?. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/254577.php)
Abnormal Pap Smear Results? Here's What To Do Next. WebMD. (https://www.webmd.com/women/guide/abnormal-pap-test-results)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app