Beragam Manfaat dan Informasi Penting Dari Schisandra

Dipublish tanggal: Jun 30, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Beragam Manfaat dan Informasi Penting Dari Schisandra

Golongan: jual bebas

Kemasan: teh, kapsul, tablet

Kandungan: glutation, schizandrin, deoxyschizandrin, gomisins, pregomisins

Manfaat Schisandra

Schisandra dapat meningkatkan konsentrasi, perhatian, dan kecepatan berpikir bila dikombinasikan dengan rhodiola atau Siberian ginseng. 

Schisandra juga bisa membantu mengatasi penyakit hepatitis. Ekstrak buah Schisandra dapat mengurangi kadar enzim SGPT (Glutamic-Pyruvic Transaminase) dalam darah pada penderita hepatitis. Semakin tinggi kadar SGPT menandakan kerusakan hati yang semakin besar. 

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES PREGNANCY & BREAST FEEDING GOLD 60CAP 1 BOTOL via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy breast feeding gold 60 1

Dengan berkurangnya kadar SGPT, menandakan kerusakan hati yang semakin kecil.

Selain itu, ekstrak buah Schisandra juga dapat meningkatkan ketahanan dan kekuatan saat berolahraga.  Kombinasi Schisandra dengan Siberian ginseng, andrographis, dan licorice dapat mengurangi frekuensi serangan demam Mediteranian.

Schisandra juga dapat mengatasi penyakit rabun jauh. Peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan Schisandra selama 20-24 hari dapat meningkatkan penglihatan pada anak-anak yang mengalami rabun jauh. 

Tetapi, Schisandra tidak dapat menginkgatkan penglihatan pada anak-anak yang mengalami rabun jauh progresif.

Schisandra juga dapat membantu mengatasi penyakit pneumonia. Kombinasi antara rhodiola, Schisandra, dan Chisan (Siberian ginseng) 2x sehari selama 10-15 hari terbukti dapat mengurangi kebutuhan antibiotik dan meningkatkan kualitas hidup penderita pneumonia.

Selain itu, Schisandra juga dapat membantu mengatasi diabetes, tekanan darah tinggi, mencegah penuaan dini, serta mencegah mabuk perjalanan

Iklan dari HonestDocs
Paket Vaksin Hepatitis B Di NK Health Klinik

Cegah Penyakit Hepatitis B dengan Vaksin. Paket ini termasuk 3x suntik vaksin Hepatitis B, biaya registrasi, konsultasi dengan dokter, dan pemeriksaan tanda-tanda vital.

Paket vaksin hepatitis b di nk health klinik

Efek samping Schisandra

Buah Schisandra aman dikonsumsi bila dalam jumlah yang sesuai, karena Schisandra memiliki efek samping seperti sakit perut, berkurangnya nafsu makan, ruam kemerahan, gatal, dan heartburn.

Dosis Schisandra

Untuk mengatasi hepatitis, Anda dapat mengonsumsi 20 mg lignin yang ekuivalen dengan 1,5 gram crude Schisandra setiap hari.

Untuk meningkatkan kekuatan mental dan fisik, Anda dapat mengonsumsi 500 mg sampai 2 gram ekstrak Schisandra setiap hari. Atau 1,5 sampai 6 gram crude Schisandra setiap hari. 

Anda juga bisa mengonsumsi 5-15 gram teh dari crude Schisandra. Atau Anda juga bisa mengonsumsi 100 mg ekstrak Schisandra 2x sehari. Dosis yang tepat tergantung dari tipe ekstrak dan kondisi lignin.

Interaksi Schisandra

Schisandra dapat berinteraksi dengan obat yang dipecah dan diubah bentuknya oleh liver (hati). Schisandra dapat meningkatkan kecepatan hati untuk memecah obat-obatan. Konsumsi  Schisandra bersamaan dengan obat-obatan ini dapat menurunkan keefektifan obat tersebut. 

Sebaiknya bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, Anda harus mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi Schisandra. 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Contoh obat-obatan yang dipecah dan diubah oleh hati antara lain : Celecoxib (Celebrex), Diclofenac (Voltaren), Ibuprofen (Advil, Motrin), Losartan (Cozaar), Tamoxifen (Nolvadex), Tolbutamide (Tolinase), Torsemide (Demadex), Irbesartan (Avapro), Piroxicam (Feldene), Fluvastatin (Lescol), dan Glipizide (Glucotrol).

Schisandra juga bisa berinteraksi dengan Tacrolimus (Prograf). Schisandra dapat meningkatkan penyerapan Tacrolimus (Prograf) di usus. Konsumsi Schisandra bersamaan dengan Tacrolimus (Prograf) dapat meningkatkan efek dan efek samping dari Tacrolimus (Prograf). 

Dosis konsumsi Tacrolimus (Prograf) mungkin dapat diubah bila Anda mengonsumsinya bersama Schisandra.

Schisandra juga berinteraksi dengan Warfarin (Coumadin). Warfarin (Coumadin) dapat memperlambat proses pembekuan darah. Tubuh memecah Warfarin (Coumadin) untuk membersihkannya dari tubuh. 

Sedangkan Schisandra dapat meningkatkan proses pemecahannya dan menurunkan keefektifan dari Warfarin (Coumadin). Dengan menurunnya keefektifan dari Warfarin (Coumadin), maka dapat meningkatkan resiko pembekuan darah

Anda harus selalu memantau kondisi darah dan dosis dari konsumsi Warfarin (Coumadin)harus diubah bila Anda mengonsumsinya bersama Schisandra.

Perhatian

Bagi ibu hamil, Schisandra dapat menyebabkan kontraksi uterus sehingga meningkatkan resiko terjadinya keguguran. Sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi Schisandra terlebih dahulu.

Bagi ibu menyusui, belum ada cukup informasi yang menyatakan bahwa Schisandra aman dikonsumsi oleh ibu menyusui. Sebaiknya ibu menyusui tidak mengonsumsi Schisandra terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagi penderita epilepsi, sebaiknya tidak mengonsumsi Schisandra karena Schisandra dapat meningkatkan kerja sistem saraf pusat.

Bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflex Disease), sebaiknya tidak mengonsumsi Schisandra karena Schisandra akan memperburuk kondisi GERD Anda karena Schisandra dapat meningkatkan asam lambung.

Bagi penderita intracranial pressure, konsumsi Schisandra dapat memperburuk keadaan Anda karena Schisandra dapat menstimulasi kerja sistem saraf pusat.

17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zhang M, et al. (2017). The influence of Schisandrin B on a model of Alzheimer's disease using β-amyloid protein Aβ1-42-mediated damage in SH-SY5Y neuronal cell line and underlying mechanisms. DOI: (https://doi.org/10.1080/15287394.2017.1367133)
Zeng K-W, et al. (2012). Schisandrin B exerts anti-neuroinflammatory activity by inhibiting the Toll-like receptor 4-dependent MyD88/IKK/NF-kB signaling pathway in lipopolysaccharide-induced microglia. DOI: (https://doi.org/10.1016/j.ejphar.2012.05.030)
Yan T, et al. (2016). Schisandra chinensis produces the antidepressant-like effects in repeated corticosterone-induced mice via the BDNF/TrkB/CREB signaling pathway. DOI: (http://dx.doi.org/10.1016/j.psychres.2016.06.037)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app