Sakit Puting Susu Pada Pria: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 104.151 orang

Rasa sakit pada puting susu sering terjadi pada wanita akibat dari masa menyusui bayi dan infeksi. Tetapi kondisi seperti ini tidak menutup kemungkinan terjadi pada pria. 

Banyak hal yang dapat memicu terjadinya sakit pada puting susu pria yang cenderung berbeda daripada yang terjadi pada wanita. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengenal lebih dalam apa saja penyebabnya munculnya nyeri di daerah tersebut.

Puting susu menonjol keluar dari ujung payudara. Setiap orang memiliki warna dan ukuran puting susu yang berbeda-beda. Sakit pada puting susu dapat terjadi akibat berbagai faktor. 

Wanita lebih dominan terkena masalah ini karena pada saat menyusui biasanya bayi terkadang bisa menggigit puting susu sehingga menyebabkan puting susu retak cracked nipples. 

Kondisi lain pada masa menyusui adalah saat ibu tidak mengeluarkan ASI yang menyebabkan pemkelenjar getah bening sekaligus rasa nyeri pada payudara yang disebut mastitis. Memompa air susu juga dapat menyebabkan resiko puting susu terasa nyeri akibat hisapan mekanis dari alat pompa.

Sakit pada puting susu pria tentu berbeda mekanismenya karena pria tidak menyusui bayi sehingga tidak ada kontak menghisap dengan bayi. Pria tidak memproduksi ASI karena pria tidak memiliki kelenjar yang menyediakan produksi ASI di dalam payudara. 

Beberapa penyebab yang yang bisa mengakibatkan puting susu pria menjadi nyeri antara lain:

Gesekan

Saat anda berolahraga atau melakukan aktivitas yang membutuhkan gerakan maksimal tubuh, sering terjadi dimana puting susu mengalami gesekan pada baju yang dikenakan.

Gesekan ini disebabkan penggunaan pakaian dalam atau baju olahraga yang sempit dan secara perlahan dapat melukai puting susu anda ketika berolahraga seperti berlari, skippingmenari, dan aktivitas yang menggerakan seluruh anggota tubuh.  

Iritasi Bahan Pakaian

Tidak semua bahan untuk membuat pakaian nyaman bagi kulit di tubuh anda. Beberapa bahan pakaian dapat menimbulkan alergi pada kulit yang sekaligus pada puting susu anda.

Iritasi yang berkepanjangan juga beresiko mengakibatkan rasa nyeri pada puting susu akibat dari menggaruk daerah payudara karena gatal yang dirasakan akibat alergi dari bahan-bahan pakaian. Beberapa bahan yang sering menyebabkan iritasi antara lain lateks, wol, dan bahan jins.

Kontak Seksual

Sakit pada puting susu juga dapat disebabkan oleh aktivitas seksual. Gesekan antara tubuh ke tubuh dapat menghantarkan panas yang memicu rasa nyeri pada puting susu pria. Kegiatan foreplay yang berlebihan juga dapat menyebabkan resiko yang sama.

Dermatitis

Iritasi dan nyeri juga dikaitkan oleh timbulnya dermatitis atopik atau eksim. Beberapa bahan atau larutan yang sering digunakan di permukaan kulit termasuk puting susu memicu timbulnya alergi.

Beberapa bahan yang sering memicu terjadinya dermatitis atopik biasa karena sabun, detergent, krim badan, parfum, dan obat-obatan salep.

Infeksi

Infeksi pada puting susu dapat terjadi pada laki-laki terutama yang melakukan tindik pada puting susu nya.

Trauma

Kasus trauma yang menyebabkan tekanan pada daerah dada dapat menimbulkan rasa nyeri di puting susu. Trauma menyebabkan timbulnya luka dan bengkak pada puting susu atau disekitar areola.

Ginekomastia

Ginekomastia adalah suatu pembebengkakan payudara akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progestron pada pria. Penyakit ini menyebabkan penumpukan jaringan lemask serta pembengkakan pada kelenjar payudara.

Gejala yang sering ditimbulkan adalah payudara yang sakit dan bengkak. Kondisi ini sering muncul pada masa anak-anak. Pada orang dewasa, pengaruh alkohol memicu timbulnya ginekomastia. Pembengkakan akibat ginekomastia dapat hilang dengan sendirinya.

Kanker

Kanker payudara paling banyak menyerang wanita, sangat sedikit kemungkinan terjadi pada pria. Kanker payudara yang dialami pria sebagian besar disebabkan oleh usia, gangguan hormon androgen, penyakit penyerta seperti infertilitas, penyakit hati. 

Ginekomastia juga memicu terjadinya kanker akibat peningkatan hormon estrogen. Munculnya gejala kanker juga berkaitan pada perubahan puting susu yang mengeluarkan cairan atau darah disertai rasa nyeri. 

Gejala utama kanker dapat muncul yaitu penurunan berat badan. Kanker yang membesar dapat teraba benjolan di sekitar payudara. Untuk memastikan diagnosis tumor, dokter perlu melakukan USG dan pemeriksaan faktor kanker.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit