Primadol (Kombinasi)

Update terakhir: Feb 14, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 1.073.056 orang

Primadol adalah obat yang digunakan sebagai penurun demam,mengobati  migren dan pereda nyeri seperti  sakit kepala, sakit gigi dan nyeri ringan lainnya. Primadol mengandung kombinasi paracetamol (obat yang memiliki aktivitas sebagai antipyretic sekaligus analgetic) dan metoclopramide (obat golongan dopamin reseptor antagonis). Berikut ini adalah informasi lengkap Primadol yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Soho

golongan

Hanya bisa diperoleh dengan resep dokter

kemasan

Primadol dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • 100’s caplet

kandungan

tiap caplet Primadol mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Paracetamol 500 mg
  • Metoclopramide HCl 5 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen adalah obat yang digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan. Cara kerja paracetamol yang diketahui sekarang adalah dengan cara menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX). Enzim ini berperan pada pembentukan prostaglandin yaitu senyawa penyebab nyeri. Dengan dihambatnya kerja enzim COX, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang. Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak.

Metoclopramide adalah obat golongan dopamin respetor antagonis, yang digunakan untuk mengobati mual dan muntah, untuk membantu pengosongan lambung pada orang dengan pengosongan lambung yang lambat karena diabetes atau akan menjalani operasi, dan untuk membantu mengobati gastroesophageal reflux disease. Metoclopramide juga bisa digunakan untuk mengobati sakit kepala karena migrain.

Untuk mengobati sakit kepala migrain, metoclopramide biasanya digunakan dalam kombinasi dengan paracetamol (acetaminophen) atau dengan aspirin/acetosal.

Indikasi Primadol

Kegunaan Primadol adalah sebagai penurun demam, mengobati migren dan pereda nyeri seperti  sakit kepala, sakit gigi dan nyeri ringan lainnya

Kontra indikasi

  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Obat yang mengandung metoclopramide tidak boleh diberikan kepada penderita obstruksi usus, epilepsi, jika pasien pernah mengalami perdarahan, perforasi atau penyumbatan lambung, dalam kasus-kasus pheochromocytoma, dan pada bayi yang baru lahir.

Efek samping Primadol

Secara umum Primadol bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Primadol yang mungkin terjadi :

  • Obat ini bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol.
  • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Efek samping pada ginjal relatif jarang. Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut.
  • Efek samping pada kulit kejadiannya jarang. Pada tahun 2013, FDA (US Food and Drug Administration) memperingatkan kemungkinan terjadinya efek pada kulit seperti sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian paracetamol, meski hal ini sangat jarang namun bisa fatal jika terjadi.
  • Beberapa ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan obat yang mengandung paracetamol pada penderita asma terutama anak-anak, karena ada kemungkinan menyebabkan peningkatan resiko asma ataupun memperburuk penyakit asma yang telah diderita sebelumnya.
  • Reaksi hipersensitivitas akibat pemakaian obat ini sangat jarang, namun jika terjadi pertolongan medis harus segera diberikan karena bisa menyebabkan syok anafilaksis yang berakibat fatal.
  • Beberapa ahli mengaitkan penggunaan obat yang mengandung paracetamol oleh ibu hamil, dengan resiko terjadinya asma pada anak-anak dan peningkatan ADHD. Namun paracetamol tetap dianjurkan sebagai obat pilihan pertama untuk nyeri dan demam selama kehamilan, meski tetap harus memperhatikan resikonya.
  • Efek samping obat yang mengandung metoclopramide yang umum seperti : merasa lelah, diare, dan merasa gelisah. Pada penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan depresi.

Baca dosis Primadol, efek terhadap wanita hamil, dan hal apa saja yang harus diperhatikan pasien selama menggunakan obat ini di halaman berikutnya...

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Primadol adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian Primadol harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma.
  • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil. Konsultasilah dengan dokter jika ingin menggunakan obat ini selama menyusui atau berikan jarak waktu yang cukup.
  • Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Obat yang mengandung metoclopramide harus digunakan secara hati-hati pada penderita penyakit Parkinson karena bisa memperburuk gejala.
  • Penggunaan jangka panjang harus dihindari pada pasien dengan depresi klinis, karena obat yang mengandung metoclopramide dapat memperburuk kondisi mental seseorang.

Penggunaan oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan paracetamol kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung paracetamol oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi Primadol dengan obat-obat lain :

  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.
  • metoclopramide meningkatkan konsentrasi plasma siklosporin.
  • metoclopramide meningkatkan kecepatan absorpsi acetosal sehingga meningkatkan efek farmakologisnya.
  • Obat-obat analgesik opioid memberi efek antagonis terhadap efek metoclopramide pada aktivitas gastrointestinal.

Dosis Primadol

Primadol diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis dewasa : 3-4 x sehari 1-2 caplet. Maksimal 6 caplet/hari.
  • Dosis anak usia > 7 tahun : 3-4 x sehari ½ -1 caplet. Maksimum 3 caplet/hari.
  • Obat diberikan saat perut kosong, setidaknya ½ jam sebelum makan.

Terkait

  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif paracetamol
  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif metoclopramide
  • merk-merk obat dengan kandungan zat aktif paracetamol dan metoclopramide
  • Obat yang termasuk analgetic (pereda nyeri)
  • Obat yang termasuk antipiretik (penurun panas)

Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman - teman anda

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit