Kesehatan Mulut dan Gigi

Penyebab Bibir Bengkak dan Cara Mengatasinya

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 18, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Penyebab Bibir Bengkak dan Cara Mengatasinya

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Dalam istilah medis, bibir bengkak disebut dengan edema bibir atau edema labialis. Bisa terjadi pada salah satu atau kedua bibir.
  • Penyebab bibir bengkak bisa karena alergi, cedera, infeksi, hingga penyakit seperti herpes, radang usus, sampai kanker bibir.
  • Beberapa jenis obat yang dapat mengatasi bibir bengkak antara lain antihistamin, obat anti-inflamasi, dan adrenalin injeksi.
  • Anda juga dapat mengatasi bibir bengkak secara alami dengan kompres dingin atau menggunakan bahan alami seperti lidah buaya, teh celup, atau madu.

Bibir bengkak bisa merusak penampilan seseorang, bahkan kadang begitu menyakitkan. Penyebab bibir bengkak bisa karena masalah ringan, tapi ada juga yang menandakan kondisi serius yang mengancam nyawa. 

Dalam istilah medis, bibir bengkak disebut dengan edema bibir atau edema labialis. Kondisi ini terjadi ketika salah satu atau kedua bibir menjadi membesar atau gembung di luar ukuran normal. Pembengkakan pada bibir yang terjadi disebabkan oleh penumpukan cairan atau peradangan di dalam jaringan bibir.

Penyebab bibir bengkak 

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab bibir bengkak antara lain:

1. Alergi

Alergi menjadi penyebab bibir bengkak yang paling sering terjadi. Biasanya, kondisi ini muncul setelah seseorang terpapar dengan zat yang menyebabkan alergi (alergen), baik melalui mulut (makanan dan minuman), kontak atau sentuhan langsung pada bibir, atau melalui udara yang dihirup.

Alergen atau zat pemicu alergi dapat berupa makanan seperti seafood, ikan, susu, kacang-kacangan dan lain-lain. Bisa juga karena gigitan serangga, bulu hewan, serbuk sari, dan obat-obatan tertentu (baca: Alergi Obat).

Jadi, ketika bibir bengkak muncul setelah terpapar alergen maka curigai hal itu sebagai penyebabnya.

2. Cedera

Penyebab bibir bengkak yang satu ini mudah dikenali, yaitu muncul setelah terjadinya trauma pada bibir. Bisa dari benturan, luka akibat tergigit, atau karena pemakaian behel (kawat gigi). 

Tak jarang, bibir bengkak akibat cedera disertai dengan luka yang berdarah dan mungkin risiko terjadinya infeksi. Jika sampai berdarah dan tak kunjung berhenti, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

3. Infeksi

Beberapa jenis infeksi terutama pada gusi dan sekitar gigi bisa menyebabkan bibir bengkak. Pembengkakan umumnya dimulai pada gusi, lalu bisa menyebar ke bibir dan kadang juga mengakibatkan sakit gigi.

Penyebab bibir bengkak lainnya yaitu sariawan pada bibir bagian dalam. Jika lukanya cukup luas dan parah, maka pembengkakan bisa merembet ke bagian bibir. 

4. Penyakit penyebab bibir bengkak

Beberapa penyakit baik lokal pada bibir ataupun yang bersifat umum (sistemik) juga bisa menjadi penyebab bibir bengkak. Contohnya:

  • Penyakit herpes pada bibir (herpes labialis): dapat disertai lepuhan pada kulit sekitar bibir. Baca: Penyakit Herpes
  • Cheilitis: sudut bibir pecah-pecah, retak, atau luka seperti sariawan akibat kekurangan vitamin B.
  • Melkersson-Rosenthal syndrome: gangguan neurologis langka.
  • Kanker bibir terkait dengan paparan sinar matahari berlebih.
  • Penyakit radang usus (Penyakit Crohn, ulcerative colitis ) dapat menyebabkan bibir bengkak.

Cara mengatasi bibir bengkak

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi bibir bengkak dan kondisi yang mendasarinya meliputi:

Perlu diketahui bahwa obat-obatan tersebut harus mendapatkan pengawasan dokter.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Bibir Bengkak Dengan Cepat dan Ampuh

Cara mengatasi bibir bengkak secara alami

Selain dengan obat medis, ada beberapa cara alami lainnya yang dapat membantu mengatasi bibir bengkak, antara lain:

1. Kompres dingin

Siapkan es batu yang dibungkus dengan kain bersih lalu terapkan pada bibir yang bengkak selama 5-10 menit. Ulagi beberapa kali sehari.

2. Aloe vera (lidah buaya)

Tanaman lidah buaya diklaim mengandung sifat anti-inflamasi yang mampu mengatasi peradangan. Ambil gel pada lidah buaya lalu terapkan langsung pada bibir yang bengkak, ulangi 2-3 kali sehari.

3. Teh celup

Teh celup direndam dalam air hangat dan didinginkan sebelum diterapkan ke bibir. Lakukan 2-3 kali sehari agar bengkaknya mereda.

4. Madu

Madu memiliki zat penyembuh alami serta sifat antibakteri yang secara efektif dan cepat mengobati bibir bengkak. Selain itu, madu juga dapat membuat bibir menjadi lembap, mencegah infeksi dan mengurangi peradangan, pembengkakan dan nyeri.

Cara penggunaannya, oleskan madu asli pada bibir biarkan selama 20 menit lalu bilas dengan air. Ulangi 2-3 kali sehari sampai bengkak di bibir mulai mengecil.

Baca Juga: 5 Penyebab Bibir Bengkak di Pagi Hari

Jika seseorang dengan bibir bengkak mengalami pingsan, napas mengi, atau kesulitan bernapas, maka segeralah bawa ke UGD rumah sakit. Penyebab bibir bengkak tersebut bisa jadi karena reaksi alergi parah yang dapat mengancam nyawa.

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
University of Rochester Medical Center Staff. (2018). Cuts and wounds of the mouth. (https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P02836)
University of Nebraska-Lincoln Institute of Agriculture and Natural Resources Staff. (2014). Allergenic foods and their allergens: Spices and herbs. (https://farrp.unl.edu/informallspicesherbs)
Tarbox JA, et al. (2018). Angioedema. (https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2681197)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app