Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Seks dan Hubungan

Pentingnya Memahami Penyakit Kelamin Klamidia yang Sering Menyerang Wanita

Update terakhir: NOV 17, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 623.984 orang

Pentingnya Memahami Penyakit Kelamin Klamidia yang Sering Menyerang Wanita

Penyakit klamidia merupakan jenis penyakit kelamin yang disebabkan karena adanya serangan bakteri chlamydia trachomatis. Penyakit menular seksual ini tidak memiliki tanda tertentu bagi para penderita yang menderitanya. 

Sedangkan pihak yang paling rentan terhadap penyakit klamidia yaitu wanita yang sering melakukan hubungan seksual.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Jika dibandingkan dengan jenis penyakit kelamin yang lainnya, maka penyakit klamidia menjadi penyakit kelamin yang paling berbahaya dan mudah menyebar. Penyakit tersebut dapat menular melalui cairan yang sudah keluar dari alat vital atau alat kelamin yang terinfeksi oleh penyakit klamidia. 

Melalui bakteri yang telah menyebar dari kontak seks inilah yang akan memberikan penyebaran lebih cepat.

Banyak wanita tidak mengetahui adanya serangan penyakit klamidia. Hal ini dikarenakan penyakit ini tidak memberikan tanda maupun gejala-gejala seperti penyakit kelamin pada umumnya. 

Melihat hal ini, bagi wanita yang aktif melakukan hubungan seks, sangat disarankan bagi Anda untuk lebih rutin melakukan pemeriksaan kepada dokter. Paling tidak setahun sekali. ada serangkaian tes yang bisa dilakukan oleh dokter untuk mengetahui adanya penyakit klamidia.

Ciri Klamidia

Meskipun tidak memiliki gejala pasti, namun orang yang terserang oleh penyakit klamidia akan mengalami beberapa perubahan fisik seperti yang ada di bawah berikut ini:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Wanita akan lebih sering mengalami keputihan yang berlebihan, baik itu keputihan secara normal maupun tidak normal.
  • Ketika buang air kecil merasakan nyeri dan sakit pada bagian vagina.
  • Vagina akan mengalami rasa nyeri dan sakit di bagian perut paling bawah ketika sedang berhubungan seksual.
  • Ketika menstruasi, produksi darah cenderung lebih banyak, atau sering kali disebut sebagai pendarahan.
  • Badan sering kali merasakan sakit kepala, nyeri otot dan demam.

Apabila Anda mengalami beberapa tanda atau gejala yang ada di atas, maka Anda jangan membiarkannya begitu saja. Anda harus segera melakukan pengobatan untuk menyembuhkan penyakit seksual klamidia. 

Apabila penyakit klamidia tidak diobati, maka dapat menyebabkan infeksi pada bagian uretra dan terjadi peradangan yang menimbulkan rasa nyeri dan bengkak akibat adanya infeksi yang terjadi pada bagian serviks.

Jika Anda tetap membiarkan penyakit klamidia berkembang di tubuh, meskipun Anda sudah mengetahui keberadaan penyakit klamidia menyerang Anda, maka Anda akan mengalami penyakit infeksi yang lebih parah di dalam uterus, penyakit radang panggul, saluran tuba dan juga rahim

Kesuburan maupun kehamilan tubuh Anda akan terganggu akibat adanya serangan penyakit ini.

Pemeriksaan penyakit klamidia di awal dapat dilakukan dengan melakukan pengujian pemeriksaan pada bagian urine Anda. Dokter nantinya akan memberikan resep antibiotik yang dapat menyembuhkan serangan infeksi dalam 7 hingga 10 hari. 

Anda tidak diperbolehkan melakukan hubungan seks ketika dalam masa pengobatan. Selain melakukan pengobatan klamidia secara rutin, Anda pun juga bisa melakukan cara lain agar bisa melakukan pencegahan penyebaran penyakit klamidia.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Pencegahan penyakit klamidia dapat dilakukan dengan menjaga kesetiaan pada satu pasangan saja. Anda pun juga harus membersihkan bagian vagina Anda secara rutin, baik itu dengan menggunakan air hangat maupun dengan menggunakan produk kewanitaan. 

Apabila Anda ingin menggunakan produk kewanitaan, maka Anda dapat menggunakan produk kewanitaan yang mengandung bahan povidone-iodine. Kandungan inilah yang dapat mencegah adanya infeksi vagina, termasuk ketika Anda sedang mengalami menstruasi.

Ada baiknya jika Anda mencegah penyakit klamidia daripada harus mengobatinya. Selain menjaga kebersihan vagina dan setia pada satu pasangan, Anda pun harus selalu menggunakan kondom setiap kali Anda melakukan hubungan badan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit