Patah Tulang Lengan Atas - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 29, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 897.240 orang

Humerus juga dikenal sebagai tulang lengan atas, yang merupakan tulang panjang yang membentang dari bahu ke siku.  Fraktur humerus adalah patah tulang humerus. Ada tiga jenis fraktur humerus, bergantung pada lokasinya:

  • Proksimal (atas). Fraktur humerus proksimal terjadi pada bagian atas humerus dekat bahu Anda.
  • Mid-shaft (tengah). Fraktur midshaft humerus terjadi pada bagian tengah humerus Anda.
  • Distal (bawah). Fraktur humerus distal terjadi di dekat siku Anda. Tipe ini biasanya merupakan tipe cedera siku yang lebih kompleks dan merupakan jenis fraktur humerus yang paling parah.

Apa yang penyebab terjadinya fraktur humerus?

Fraktur humerus biasanya disebabkan oleh trauma. Pukulan keras atau cedera pada lengan Anda dapat menyebabkan fraktur humerus. Mekanisme trauma berpengaruh terhadap tipe fraktur humerus yang terjadi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Misalnya, saat Anda terjatuh dengan posisi lengan terentang biasanya akan menyebabkan fraktur humerus mid-shaft dan proksimal. Sedangkan jika Anda mengalami kecelakaan, seperti kecelakaan mobil, maka fraktur humerus distal lebih cenderung terjadi.

Fraktur humerus juga bisa merupakan fraktur patologis, yang terjadi sebagai akibat dari kondisi kesehatan yang menyebabkan tulang keropos.Hal-hal yang dapat menyebabkan fraktur humerus patologis meliputi:

  • osteoporosis
  • kanker tulang
  • kista atau tumor tulang
  • infeksi tulang

Gejala fraktur humerus

Gejala fraktur humerus bervariasi tergantung pada jenis fraktur. Tetapi gejala umum dapat meliputi :

  • Rasa sakit
  • Bengkak dan memar
  • Ketidakmampuan untuk menggerakkan bahu
  • Sensasi timbulnya suara “klik” ketika menggerakan bahu
  • Deformitas - cacat.
  • Perdarahan (fraktur terbuka)
  • Kehilangan fungsi lengan secara normal jika terjadi cedera saraf

Bagaimana cara mencegah terjadinya fraktur humerus?

Fraktur supracondylar pada humerus adalah cedera lengan yang sering terjadi. Untuk mencegah terjadinya fraktur, disarankan agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan menggunakan pengaman saat berkendara maupun saat melakukan olahraga yang melibatkan kontak fisik.

Untuk mencegah terjadinya komplikasi, disarankan bagi Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika menemukan adanya tanda dan gejala yang mengarah ke fraktur humerus. Dengan penanganan awal yang adekuat, fraktur humerus memiliki tingkat kesembuhan tanpa komplikasi yang lebih baik.

Diagnosa

Mengobati patah tulang humerus tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis dan tingkat cederanya. Untuk menentukan perawatan terbaik, dokter akan melakukan pemeriksaan rontgen lengan Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui struktur apa yang ikut mengalami cedera saat Anda mengalami fraktur humerus. Dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pencitraan seperti x-ray, dokter dapat menentukan penanganan selanjutnya.

Sebagian besar fraktur humerus proksimal dan mid shaft dapat diobati tanpa operasi. Perawatan dapat dilakukan dengan pemasangan gips , jika fragmen tulang tidak bergeser keluar dari posisinya. Jika fragmen tulang bergeser keluar dari posisi, operasi biasanya dilakukan untuk mengembalikan mobilitas sendi.

Fraktur distal dan fraktur proksimal atau mid-shaft yang lebih parah biasanya memerlukan pembedahan. Ada dua prosedur pembedahan utama yang dapat dilakukan dokter bedah tulang Anda, yaitu :

  • Pin dan sekrup. Jika Anda memiliki fraktur terbuka, yang menyebabkan tulang yang patah keluar hingga menembus kulit Anda, operasi akan diperlukan untuk membersihkan ujung tulang yang patah. Kemudian dokter bedah mungkin akan menggunakan pin, sekrup dan plat untuk memperbaiki struktur tulang yang patah.
  • Bone Grafting. Jika fraktur tulang humerus menyebabkan struktur tulang menjadi hancur, ahli bedah dapat melakukan bone grafting atau cangkok tulang. Cangkok tulang dilakukan dengan menambahkan tulang dari bagian tubuh Anda sendiri atau tulang dari donor pada tulang humerus yang hancur. Dalam beberapa kasus, dokter bahkan dapat menggunakan bahan sintetis untuk cangkok tulang.

Waktu penyembuhan sangat bervariasi tergantung pada jenis patah tulang yang Anda miliki. Jika Anda mengalami patah tulang yang tidak memerlukan operasi, Anda harus mengenakan gips selama dua hingga enam minggu

Fraktur proksimal umumnya membutuhkan waktu paling cepat untuk sembuh, sedangkan fraktur distal membutuhkan waktu paling lama untuk sembuh.

Terlepas dari apakah Anda memerlukan operasi atau tidak, dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk melanjutkan terapi fisik. Terapi fisik akan membantu Anda memperkuat otot lengan Anda dan mendapatkan kembali mobilitas lengan Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit