Pemeriksaan

Foto Rontgen: Prosedur, Risiko, Efek Samping, dll

Biasanya dokter akan merujuk Anda ke dokter radiologi yang tepat. Secara umum tidak ada persiapan khusus untuk melakukan foto rontgen. Beberapa informasi di bawah ini dapat Anda cermati sebelum melakukan foto rontgen:
Dipublish tanggal: Sep 3, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 3 menit

Foto rontgen yaitu suatu prosedur atau tindakan untuk mengambil gambar bagian dalam tubuh manusia dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik. Foto rontgen dilakukan oleh dokter atau petugas radiologi di rumah sakit. 

Walaupun radiasi mempunyai resiko berkembangnya sel kanker, tetapi paparan radiasi pada foto rontgen tergolong aman. Rontgen mempunyai beberapa jenis dengan masing-masing fungsi yang berbeda juga. Jenis-jenis rontgen tersebut seperti rontgen dada, rontgen tulang belakang, dan rontgen anggota gerak.

Warna putih dari foto rontgen menggambarkan sesuatu yang padat seperti tulang atau besi. Warna hitam menunjukkan udara pada paru-paru dan warna abu-abu menunjukkan lemak atau otot. Hasil foto rontgen biasanya akan langsung tersedia dalam hitungan menit jika pasien dalam keadaan darurat. 

Kemudian hasil foto rontgen tersebut akan dipelajari oleh dokter radiologi dan akan diberikan pada pasien dalam print out

Persiapan sebelum foto rontgen

Apabila Anda merasakan gejala yang tidak jelas dan mempengaruhi bagian tertentu tubuh Anda, segera konsultasikan dengan dokter. Biasanya dokter akan merujuk Anda ke dokter radiologi yang tepat. 

Secara umum tidak ada persiapan khusus untuk melakukan foto rontgen. Beberapa informasi di bawah ini dapat Anda cermati sebelum melakukan foto rontgen:

  • Apabila foto rontgen memerlukan zat pewarna (kontras), maka biasanya Anda akan disuruh berpuasa atau menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu. Sehingga Anda perlu menanyakan pada dokter Anda mengenai kebutuhan puasa atau menghentikan sementra penggunaan obat-obatan.
  • Lepaskan perhiasan atau aksesoris berbahan logam, karena hal tersebut dapat menghalangi gambar rontgen yang dihasilkan.
  • Pasien akan diminta mengganti pakaian dengan baju dan celana yang sudah disediakan dari rumah sakit.
  • Apabila pemeriksaan berhubungan dengan sistem pencernaan, biasanya ANda akan diminta untuk mengkonsumsi obat pencahar supaya usus bersih dari kotoran.

Berikut ini prosedur yang dilakukan saat foto rontgen:

  • Dokter akan meminta pasien untuk berdiri atau berbaring dan melakukan posisi tertentu sesuai bagian tubuh yang akan di foto rontgen. 
  • Dokter akan meletakkan file foto berupa plat pada bagian tubuh yang akan di foto rontgen. Film foto tersebut nantinya akan menjadi gambar foto rontgen.
  • Dokter akan mengarahkan alat foto rontgen yang bentuknya seperti tabung dan dilengkapi cahaya pada bagian tubuh yang akan di foto rontgen. Alat rontgen tersebut berguna untuk memproduksi sinar-X guna mengambil gambar.
  • Pasien diminta tidak bergerak dan menahan nafas saat pengambilan foto rontgen supaya hasil gambar rontgen tidak kabur. Pengambilan foto rontgen pada anak-anak dapat menggunakan bantuan alat penyangga guna menahan posisi anak supaya tidak bergerak.
  • Pasien tidak akan merasakan apapun saat pengambilan foto rontgen. Namun pada kasus tertentu seeti patah tulang, pasien dapat merasakan nyeri karena harus memindah-mindahkan posisi tubuh.
  • Foto rontgen dilakukan dalam waktu hitungan menit. Tetapi foto rontgen menggunakan kontras dapat berlangsung lebih lama, sekitar 60 menit atau lebih.
  • Setelah foto rontgen selesai, pasien boleh langsung pulang dan dapat beraktivitas seperti biasanya. Apabila selama prosedur foto rontgen menggunakan kontras, pasien disarankan untuk banyak minum air putih.

Resiko foto rontgen

Biasanya foto rontgen tidak disarankan dilakukan pada ibu hamil dan anak-anak jika resikonya lebih tinggi daripada manfaatnya atau untuk tindakan darurat. Hal tersebut dikarenakan foto rontgen memerlukan kontras (zat pewarna) agar gambar yang dihasilkan mempunyai kualitas yang bagus. 

Kontras (zat pewarna) yang digunakan pada foto rontgen memiliki kandungan iodine atau barium yang dapat diberikan dalam bentuk suntikan atau cairan. Apabila Anda pernah mengalami alergi terhadap kontras dengan gejala seperti gatal, pusing, mual, dan syok, jangan lupa untuk memberi tahu pada dokter Anda.

Efek samping foto rontgen

Umumnya foto rontgen tidak memiliki efek samping. Kemungkinan efek samping akan muncul jika foto rontgen dilakukan dengan pemberian zat kontras lebih dahulu, utamanya bahan yang disuntikkan ke dalam tubuh pasien. 

Selain itu efek samping yang muncul dapat berupa rasa nyeri, bengkak, dan kemerahan pada bekas suntikan.


18 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Zitelli BJ, et al., eds. Fundamentals of pediatric radiology. Zitelli and Davis' Atlas of Pediatric Physical Diagnosis. 7th ed. Elsevier; 2018. https://www.clinicalkey.com.
Children's (pediatric) X-ray (radiography). Radiological Society of North America. https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=pediatric-xray.
Mammograms. National Cancer Institute. https://www.cancer.gov/types/breast/mammograms-fact-sheet.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app