Asam Folat - Manfaat, Dosis dan Efek Samping

Update terakhir: Mar 19, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 299.769 orang

Vitamin adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi penting dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. 

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. 

Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Pada artikel ini kita akan membahas lebih jauh mengenai asam folat. Apa itu asam folat, fungsi dari asam folat, di mana cara mendapatkanya dan efek defisiensi dari asam folat.

Apa Itu Asam Folat?

Asam folat adalah bentuk vitamin B9 yang dapat larut dalam air. Vitamin B9 adalah bahan utama dalam pembuatan asam nukleat yang merupakan bagian dari semua materi genetik.

Vitamin B9 adalah vitamin B kompleks, mirip dengan vitamin B12. Vitamin B9 menjalankan fungsi penting untuk menciptakan lebih banyak sel darah merah, mencegah gangguan pendengaran, dan menjaga kesehatan otak bayi.

Apa Fungsi dari Asam Folat?

Asam folat memiliki banyak fungi penting untuk tubuh, berikut beberapa fungsi diantaranya:

  • Sintesis dan perbaikan DNA dan RNA
  • Membantu pembelahan dan pertumbuhan sel yang cepat
  • Meningkatkan kesehatan otak
  • Gangguan pendengaran terkait usia
  • Kerusakan penglihatan terkait usia (degenerasi makula terkait usia). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi asam folat dengan vitamin lain termasuk vitamin B6 dan vitamin B12 dapat mengurangi risiko berkembangnya kehilangan penglihatan yang berkaitan dengan usia.
  • Mengatasi depresi. Penelitian terbatas menunjukkan bahwa mengkonsumsi asam folat bersama dengan antidepresan tampaknya dapat memperbaiki gejala pada orang dengan depresi.
  • Tekanan darah tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi asam folat setiap hari selama minimal 6 minggu dapat mengurangi tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi.
  • Penyakit gusi selama kehamilan. Menerapkan asam folat ke gusi tampaknya dapat memperbaiki penyakit gusi selama kehamilan.
  • Gangguan perubahan warna kulit yang disebut vitiligo. Mengkonsumsi asam folat tampaknya juga dapat memperbaiki gejala vitiligo.

Sangat penting bagi wanita yang hamil untuk mengkonsumsi cukup asam folat. Hal ini dapat membantu mencegah perkembangan janin cacat bawaan pada otak atau tulang belakang, termasuk cacat tabung saraf (cacat lahir akibat tidak sempurnanya pertumbuhan dan perkembangan sistem tabung saraf pada masa janin)

Wanita yang berencana untuk hamil harus mengambil suplemen asam folat selama setahun penuh sebelum hamil, hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko perkembangan cacat lahir pada bayi.

Sumber-Sumber Asam Folat

Asam folat bisa didapatkan dari sumber-sumber alami seperti sayuran hijau gelap adalah sumber asam folat yang baik. Berhati-hatilah agar tidak terlalu lama dalam memasak karena kadar asam folat bisa turun saat terkena panas. Makanan berikut ini dikenal kaya asam folat:

  • Asparagus
  • Ragi roti
  • Brokoli
  • Kubis
  • Bungan kol
  • Kuning telur
  • Kentang
  • Kacang-kacangan
  • Selada
  • Buah-buahan, terutama pepaya dan kiwi
  • Susu
  • Jeruk
  • Lobak
  • Kacang polong
  • Bayam
  • Biji bunga matahari
  • Roti gandum

Intinya adalah mengkonsumsi nutrisi dari sumber makanan alami selalu lebih baik daripada mengkonsumsi suplemen. Carilah opsi makanan diatas ini dan masukkan ke dalam diet Anda setiap hari.

Kekurangan Asam Folat, Bahayakah?

Kekurangan asam folat terjadi ketika tidak cukup asam folat yang ada di dalam tubuh. Selain anemia dan cacat bawaan, kekurangan asam folat dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, termasuk:

  • Risiko lebih tinggi untuk terjadi depresi
  • Kemungkinan ada masalah dengan fungsi memori dan otak
  • Risiko lebih tinggi berkembangnya penyakit alergi
  • Potensi risiko jangka panjang yang lebih tinggi kehilangan kepadatan tulang
  • Anemia defisiensi

Individu dapat mengembangkan anemia defisiensi asam folat jika mereka tidak cukup mengkonsumsi asam folat. Karena asam folat memiliki fungsi penting untuk memproduksi dan mempertahankan sel darah merah, kadar asam folat yang tidak memadai dapat berarti bahwa tidak ada cukup sel darah merah untuk menghasilkan oksigen bagi tubuh. 

Kondisi ini biasanya dapat muncul pada orang yang membutuhkan folat dalam jumlah lebih tinggi, seperti wanita yang hamil dan menyusui.

Anemia defisiensi asam folat dapat terjadi pada orang dengan kondisi yang mendasarinya, seperti anemia sel sabit, penyalahgunaan alkohol atau penyakit ginjal dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk secara efektif menyerap asam folat.

Tanda dan gejala penyakit defisiensi asam folat meliputi:

  • Kelelahan
  • Merasa lemah
  • Luka di sekitar mulut
  • Masalah pada memori
  • Suasana hati yang mudah tersinggung
  • Kehilangan selera makan
  • Penurunan berat badan

Orang dengan anemia defisiensi asam folat dapat diberikan pil asam folat untuk penggunaan sehari-hari. Setelah kadar folat kembali normal, tubuh dapat memproduksi sel darah yang cukup untuk memungkinkan fungsi normal kembali.

Efek Samping Asam Folat

Tidak ada efek samping yang serius dalam mengkonsumsi asam folat. Dalam kasus yang jarang terjadi, beberapa orang melaporkan sakit perut. 

Bahkan jika seseorang mengkonsumsi folat lebih banyak dari yang dibutuhkan, tidak ada alasan untuk khawatir. Karena asam folat larut dalam air, kelebihan apa pun akan secara alami dilewatkan dalam urin.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit