Nyeri Kaki - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 13, 2019 Waktu baca: 6 menit
Telah dibaca 363.095 orang

Nyeri atau rasa tidak nyaman di daerah kaki biasanya berkisar dari nyeri tumpul hingga nyeri seperti tertusuk yang terus menerus. Sebagian besar nyeri kaki terjadi karena cedera berat atau cedera ringan. Rasa tidak nyaman tersebut biasanya akan hilang dan dapat ditangani dengan pengobatan rumahan.

Namun, dalam beberapa kasus, kondisi medis yang serius dapat menyebabkan rasa nyeri di kaki. Temui dokter Anda jika Anda mengalami nyeri kaki yang parah atau nyeri yang terus menerus.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat untuk kondisi apa pun yang menyebabkan nyeri di kaki dapat mencegah kondisi tersebut memburuk dan dapat memperbaiki prospek jangka panjang Anda.

Penyebab umum nyeri kaki

Beberapa penyebab nyeri kaki yang sering terjadi adalah nyeri yang ringan atau sementara yang dapat diobati oleh dokter Anda secara efektif.

Kram

Penyebab utama nyeri kaki adalah kejang otot atau kram yang sering dikenal sebagai "charley horse." Kram biasanya dapat memicu rasa nyeri yang tiba-tiba dan nyeri yang tajam saat otot kaki sedang berkontraksi.

Otot-otot yang mengencang sering membentuk benjolan keras yang dapat terlihat di bawah kulit. Mungkin pada beberapa orang juga akan tampak kemerahan dan disertai pembengkakan di daerah sekitar kakinya.

Kelelahan otot dan dehidrasi dapat menyebabkan kram kaki, terutama di bagian betis. Obat-obatan tertentu, termasuk diuretik dan statin, juga dapat menyebabkan kram kaki pada beberapa orang.

Cedera

Nyeri kaki juga sering merupakan suatu tanda adanya cedera atau luka, seperti kondisi berikut ini:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01
  • Tegang otot adalah cedera umum yang terjadi ketika serat otot robek akibat peregangan yang berlebihan. Kondisi ini sering terjadi pada otot yang besar, seperti otot di paha atau di betis,
  • Tendinitis adalah radang tendon. Tendon merupakan tali tebal yang berfungsi untuk menyatukan otot-otot ke tulang. Ketika terjadi peradangan tendon, maka seseorang akan sulit untuk menggerakkan tendon tersebut. Tendinitis sering terjadi di tendon pada daerah paha atau di dekat tulang tumit.
  • Bursitis lutut terjadi ketika terdapat peradangan di kantong yang berisi cairan, atau bursa, yang mengelilingi sendi lutut.
  • Shin splints merupakan suatu cedera yang dapat menyebabkan rasa sakit di sepanjang tepi bagian dalam tulang kering, atau tibia. Cedera dapat terjadi ketika otot-otot di sekitar tulang kering robek akibat terlalu sering digunakan.
  • Fraktur stress merupakan suatu cedera yang disebabkan karena patahan kecil di tulang kaki, terutama di tulang kering.

Kondisi medis

Kondisi medis tertentu biasanya dapat menyebabkan nyeri kaki. Kondisi tersebut termasuk:

  • Aterosklerosis adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah karena penumpukan lemak dan kolesterol. Arteri adalah pembuluh darah yang membawa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh Anda. Ketika ada penyumbatan, hal tersebut dapat mengurangi aliran darah ke berbagai bagian tubuh Anda. Jika jaringan di kaki tidak menerima oksigen yang cukup, hal tersebut dapat menyebabkan nyeri kaki, terutama pada betis.
  • Trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT) terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di vena yang terletak jauh di dalam tubuh. Gumpalan darah adalah gumpalan yang berbentuk padat. DVT biasanya terbentuk di kaki bagian bawah yang terjadi setelah istirahat yang lama, dan dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri kram.
  • Arthritis adalah peradangan sendi. Kondisi ini dapat menyebabkan pembengkakan, rasa sakit, dan kemerahan di area yang mengalami arthritis. Peradangan ini sering terjadi di daerah sendi di lutut dan pinggul.
  • Gout adalah suatu bentuk artritis yang dapat terjadi ketika terlalu banyak asam urat menumpuk di dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri, bengkak, dan kemerahan di kaki dan bagian telapak kaki.
  • Varises adalah vena yang kusut dan membesar yang terbentuk ketika pembuluh darah vena dipenuhi oleh darah karena katup yang tidak kompeten. Varises biasanya akan tampak bengkak atau menonjol dan biasanya juga akan terasa nyeri. Varises paling sering terjadi di betis dan pergelangan kaki.
  • Infeksi pada tulang atau jaringan tungkai dapat menyebabkan pembengkakan, kemerahan, atau nyeri pada daerah yang mengalami infeksi.
  • Kerusakan saraf pada kaki dapat menyebabkan mati rasa, nyeri, atau kesemutan. Hal ini sering terjadi pada kaki dan bagian telapak kaki akibat diabetes.

Penyebab lain nyeri kaki

Kondisi dan cedera berikut juga dapat menyebabkan nyeri kaki, tetapi biasanya penyebab di bawah ini jarang terjadi:

  • Hernia disk terjadi ketika salah satu sendi yang leastis di antara tulang belakang terlepas dari tempatnya. Disk dapat menekan saraf di tulang belakang. Kondisi ini bisa memicu rasa nyeri yang merambat dari tulang belakang ke lengan dan kaki.
  • Penyakit Osgood-Schlatter terjadi ketika tendon yang menghubungkan antara tempurung lutut ke tulang kering menjadi tegang. Penyakit ini dapat menarik tulang rawan tibia yang menempel pada tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan benjolan yang yang sangat nyeri yang terbentuk di bawah lutut, dan menghasilkan pembengkakan di sekitar lutut. Penyakit ini biasanya terjadi pada remaja yang mengalami pertumbuhan saat pubertas.
  • Penyakit Legg-Calve-Perthes terjadi karena gangguan suplai darah ke sendi panggul. Kurangnya suplai darah sangat merusak tulang dan dapat merusaknya secara permanen. Kelainan ini sering menimbulkan rasa nyeri, terutama di sekitar pinggul, paha, atau lutut. Penyakit ini biasanya terjadi selama masa remaja.
  • Slipped capital femoral epiphysis adalah pemisahan antara bola sendi pinggul dari tulang paha, yang menyebabkan nyeri pinggul. Kondisi ini hanya terjadi pada anak-anak, terutama anak-anak yang kelebihan berat badan.
  • Tumor yang tidak bersifat kanker, atau jinak, juga dapat berkembang di tulang paha atau tulang kering.
  • Tumor tulang ganas, atau kanker, dapat terbentuk di tulang kaki yang besar, seperti tulang paha atau tulang kering.

Mengobati nyeri kaki di rumah

Anda umumnya dapat mengobati nyeri kaki di rumah jika nyeri tersebut disebabkan oleh kram atau cedera ringan. Cobalah pengobatan di rumah berikut ketika nyeri kaki Anda disebabkan oleh kram otot, kelelahan, atau penggunaan yang berlebihan:

  • Istirahatkan kaki Anda sebanyak mungkin, dan letakkan kaki Anda di atas bantal.
  • Gunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti aspirin atau ibuprofen, untuk membantu meringankan rasa nyeri di kaki
  • Kenakan kaus kaki atau stoking kompresi untuk membantu menghilangkan rasa sakit.

Kompres dengan es

Kompres dengan es ke area kaki yang nyeri setidaknya selama empat kali sehari. Anda dapat melakukan kompres ini lebih sering lagi dalam beberapa hari pertama setelah rasa nyeri tersebut muncul. Anda bisa membiarkan kompresan tersebut selama 15 menit dalam satu waktu.

Mandilah dengan air hangat dan lakukan peregangan

Mandilah dengan air hangat, lalu regangkan otot-otot Anda dengan hati-hati. Jika Anda mengalami rasa nyeri di bagian bawah kaki Anda, coba luruskan jari kaki saat duduk atau berdiri. Jika Anda merasa sakit di kaki bagian atas, cobalah untuk membungkuk dan menyentuh jari-jari kaki Anda.

Anda dapat melakukan peregangan ini sambil duduk atau berdiri. Peregangan dapat meredakan rasa nyeri dengan cara menahan setiap posisi selama lima hingga 10 detik. Berhentilah melakukan peregangan jika rasa sakit Anda semakin parah.

Kapan menemui dokter Anda tentang nyeri kaki

Kadang-kadang sulit untuk menentukan kapan rasa nyeri di kaki memerlukan pertolongan dokter atau ruang gawat darurat. Sebaiknya temui dokter jika Anda mengalami:

  • Bengkak di kedua kaki
  • Varises yang menyebabkan rasa tidak nyaman
  • Sakit saat berjalan
  • Nyeri kaki yang terus memburuk atau bertahan lebih dari beberapa hari

Segera pergi ke rumah sakit jika salah satu dari kondisi berikut terjadi:

  • Anda mengalami demam.
  • Anda memiliki luka dalam di kaki Anda.
  • Kaki Anda merah dan hangat saat disentuh.
  • Kaki Anda pucat dan terasa dingin saat disentuh.
  • Anda mengalami kesulitan bernafas dan bengkak di kedua kaki.
  • Anda tidak dapat berjalan atau kaki terasa berat
  • Anda memiliki cedera kaki yang terjadi bersamaan dengan bunyi yang tidak biasa

Sejumlah kondisi dan cedera serius dapat menyebabkan nyeri kaki. Jangan pernah mengabaikan rasa nyeri pada kaki yang tampaknya tidak akan hilang atau disertai dengan gejala lainnya. Jika hal tersebut terjadi maka bisa menyebabkan kondisi yang berbahaya. Temui dokter Anda jika Anda khawatir tentang nyeri di kaki Anda.

Mencegah nyeri kaki

Anda harus selalu meluangkan waktu untuk meregangkan otot sebelum dan sesudah berolahraga untuk mencegah nyeri di kaki akibat aktivitas fisik. Juga penting untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi kalium, seperti pisang dan ayam, untuk membantu mencegah cedera otot-otot kaki dan tendon.

Anda dapat membantu mencegah kondisi medis yang dapat menyebabkan kerusakan saraf pada kaki dengan melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Berolahraga selama 30 menit per hari, selama lima hari per minggu.
  • Pertahankan berat badan yang sehat dan ideal.
  • Hindari merokok.
  • Pantau kolesterol dan tekanan darah Anda, dan lakukan langkah-langkah untuk mengatasinya.
  • Batasi konsumsi alkohol untuk satu minuman per hari jika Anda seorang wanita atau dua minuman per hari jika Anda seorang pria.

Bicaralah dengan dokter Anda tentang cara lain untuk mencegah penyebab spesifik nyeri di kaki Anda.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit