Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Mengantuk - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: SEP 18, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 857.400 orang

Merasa lelah pada siang hari serta pada malam hari biasanya dikenal dengan kantuk. Ternyata rasa kantuk yang berlebih dapat menyebabkan timbulnya gejala lain, seperti pelupa atau tertidur pada waktu yang tidak tepat.

Apa Yang Menyebabkan Kantuk

Berbagai hal dapat menyebabkan kantuk. Ini juga terkait adanya kondisi mental, kegiatan sehari-hari, gaya hidup, hingga dapat menyebabkan gejala serius.

Gaya Hidup
Gaya hidup yang tidak teratur dapat menyebabkan peningkatan rasa kantuk, seperti bekerja pada waktu malam. Dalam kebanyakan kasus, rasa kantuk Anda akan mereda karena tubuh Anda beradaptasi dengan jadwal baru Anda.

Kondisi kejiwaan
Mengantuk juga bisa disebabkan oleh kondisi mental, emosional, atau psikologis Anda.

Depresi sangat dapat meningkatkan resiko kantuk, seperti halnya peningkatan stres atau kecemasan yang tinggi. Rasa bosan adalah penyebab lain rasa kantuk yang diketahui. Ini akan memicu rasa lelah dan tidak bergairah.

Kondisi medis
Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan kantuk. Salah satu yang paling umum adalah diabetes. Kondisi lain yang dapat menyebabkan kantuk adalah adanya suatu penyakit kronis dan gangguan lainnya, seperti hipotiroidisme atau hiponatremia. Hiponatremia adalah ketika kadar natrium dalam darah Anda terlalu rendah.

mononukleosis menular dan sindrom kelelahan kronis adalah penyebab kantuk terkenal lainnya.

Obat-obatan
Beberapa jenis oabt, terutama antihistamin, obat penenang, dan obat tidur, memiliki efek sampng menngantuk. Obat-obatan ini bertuliskan label agar memperingatkan bahwa penggunaan obat ini tidak disrankan apabila pasien mengemudi atau mengoperasikan alat berat saat mengonsumsi obat-obatan ini.

Konsultasi hal tersebut dengan dokter Anda jika Anda menderita kantuk yang berkepanjangan karena obat-obatan Anda. Mereka mungkin meresepkan alternatif atau menyesuaikan dosis Anda saat ini.

Gangguan tidur
Mengantuk yang berlebihan tanpa diketahui penyebabnya bisa menjadi tanda gangguan tidur. Ada berbagai gangguan tidur, dan masing-masing memiliki efek uniknya sendiri.

Pada apnea tidur obstruktif, penyumbatan di saluran udara bagian atas menyebabkan Anda yang disertai gejala mendengkur hingga henti napas. Ini menyebabkan Anda sering terbangun dengan suara tersedak. Gangguan tidur lainnya termasuk narkolepsi, sindrom kaki gelisah, dan gangguan fase tidur tertunda

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Kantuk

Perawatan sendiri di rumah
Rasa kantuk dapat diobati di rumah, seperti perubahan gaya hidup, pekerjaan, hingga mengurangi stres.

Dalam kasus ini, banyak istriahat dapat kembali membantu memaksimalkan konestrasi Anda.

Penting juga untuk menyelidiki apa yang menyebabkan masalah - seperti dari stres atau kecemasan – sehingga mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kondisi tersebut

Perawatan medis
Dokter akan memeriksa dan mendeteksi penyebab kantuk Anda dengan mendiskusikan gejala yang Anda rasakan. Mereka mungkin bertanya siklus tidur Anda dan apakah Anda sering terbangun di malam hari.

Beberapa pertanyaan dokter terkait gejala mengantuk

  • kebiasaan tidur
  • jumlah tidur
  • apakah Anda Tidur mendengkur
  • seberapa sering Anda tertidur di siang hari
  • seberapa sering Anda merasa mengantuk di siang hari

Dokter Anda mungkin meminta Anda membuat catatan harian tentang kebiasaan tidur Anda selama beberapa hari, mendokumentasikan berapa lama Anda tidur di malam hari dan apa yang Anda lakukan ketika Anda merasa mengantuk di siang hari.

Mereka mungkin juga menanyakan perincian spesifik, seperti apakah Anda benar-benar tertidur di siang hari dan bangun segar.

Jika dokter mencurigai bahwa penyebabnya adalah psikologis, mereka mungkin merujuk Anda untuk konseling psikologi untuk membantu Anda menemukan solusi.

Mengantuk yang merupakan efek samping dari pengobatan sering dapat disembuhkan. Dokter Anda mungkin menukar obat untuk jenis yang berbeda atau mengubah dosis Anda sampai kantuk mereda. Jangan pernah mengubah dosis Anda atau menghentikan obat resep tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter Anda.

Jika tidak ada penyebab kantuk Anda secara jelas, Anda mungkin perlu menjalani beberapa pemeriskaan. seperti berikut:

  • darah lengkap (CBC)
  • tes urin
  • electroencephalogram (EEG)
  • CT scan kepala

Mencegah Kantuk

Segera kunjungi Rumah sakit apabila menemukan kondisi sebagai berikut:

  • overdosis
  • mengalami cedera kepala
  • Demam tinggi, menggigil

Bagaimana kantuk dapat dicegah?

Jumlah tidur yang teratur setiap malam seringkali dapat mencegah kantuk. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar delapan jam tidur. Beberapa orang mungkin membutuhkan lebih banyak, terutama mereka yang memiliki kondisi medis atau gaya hidup yang sangat aktif.

Konsultasi dengan dokter Anda sesegera mungkin jika Anda mengalami perubahan suasana hati, tanda-tanda depresi, atau perasaan stres dan kecemasan yang tidak terkendali.

Prospek Yang timbul Apabila Tanpa Pengobatan

Anda mungkin menemukan bahwa kantuk hilang secara alami ketika tubuh Anda terbiasa dengan jadwal baru atau ketika Anda menjadi kurang stres, tertekan, atau cemas.

Namun, jika kantuk disebabkan oleh masalah medis maka kondisi ini tidak sembuh dengan sendirinya. Bahkan, rasa kantuk cenderung memburuk tanpa perawatan yang tepat.  ini dapat membatasi kemampuan Anda untuk bekerja, mengemudi, dan mengoperasikan alat berat dengan aman.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit