Mecobalamin: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 5 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Mecobalamin adalah bentuk lain dari vitamin B12 (cobalamin) yang dapat digunakan untuk mengatasi kondisi defisiensi vitamin B12
  • Mecobalamin merupakan senyawa vitamin yang larut dalam air dan merupakan vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh
  • Mecobalamin biasanya digunakan sebagai kombinasi obat dengan beberapa jenis vitamin B12 lain seperti hydrocobalamin, cyanocobalamin dan adenosylcobalamin
  • Mecobalamin tersedia dalam bentuk tablet dan cairan injeksi dengan berbagai merek seperti Interco, Lanabal, Lapibal Injection, Mecolin, Methylcobal, Mobafer, dan lainnya
  • Efek samping yang sering muncul pada penggunaan obat oral Mecobalamin meliputi mual dan muntah, anoreksia, dan diare
  • Klik untuk mendapatkan Mecobalamin atau suplemen lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Mecobalamin obat apa?

Mecobalamin adalah bentuk lain dari vitamin B12 (cobalamin). Suplemen makanan satu ini disebut juga sebagai methylcobalamin atau MeCbl, bentuknya secara fisiologis sama dengan vitamin B12 sehingga dapat digunakan untuk mengatasi kondisi defisiensi vitamin B12.

Mecobalamin merupakan senyawa vitamin yang larut dalam air dan merupakan vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan normal. Vitamin ini biasanya digunakan sebagai kombinasi obat untuk mengatasi kekurangan vitamin B12 dengan beberapa jenis vitamin B12 lainnya seperti hydrocobalamin, cyanocobalamin dan adenosylcobalamin.

Ikhtisar Obat Mecobalamin

Jenis obat Vitamin dan neurotopik
Kategori Obat resep
Kegunaan
Konsumen Dewasa
Kehamilan Boleh jika diresepkan dokter
Sediaan Tablet, cairan injeksi
Merek Interco, Lanabal, Lapibal Injection, Megabal, Metifer, Oxicobal, Simcobal-500, Kalmeco, Lapibal, Mecolin, Methylcobal, Mobafer, Rincobal

Mekanisme Kerja

Mecobalamin atau methylcobalamin merupakan bentuk vitamin B12 yang aktif secara neurologis serta vitamin yang larut dalam air. Senyawa ini merupakan kofaktor dari enzim methionin sintase yang berfungsi mentransfer kelompok methyl yang berfungsi dalam regenerasi metionin dari homosistein. Pada kondisi anemia, macobalamin dapat meningkatkan produksi eritrosit dengan menambah sintesis asam nukleat di tulang belakang serta membantu proses pematangan dan pembelahan eritrosit.

Manfaat Mecobalamin

Berdasarkan mekanisme kerjanya di atas, mecobalamin dapat digunakan untuk mengobati beberapa kondisi berikut:

  • Mengobati defisiensi vitamin B12, yang juga berarti dapat mengobati beberapa penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitmain B12.
  • Mengobati penyakit anemia megaloblastik yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12.
  • Mengobati neuropati perifer (nyeri atau kebas akibat kerusakan saraf tepi).

Kontraindikasi

Mecobalamin merupakan bentuk lain dari vitamin B12 yang merupakan vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu penggunaan obat ini tergolong aman asalkan dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan. Namun jika pernah mengelami reaksi alergi terhadap kandungan obat ini, sebaiknya hindari penggunaannya untuk selanjutnya dan konsultasikan dengan dokter.

Dosis Mecobalamin

Mecobalamin tersedia dalam bentuk sediaan dan kekuatan dosis

  • Kapsul: 250 mcg, 500 mcg.
  • Cairan injeksi: 500 mcg/ml.

Penting! Dosis terbaik untuk Anda adalah yang diresepkan oleh dokter Anda setelah memeriksa keparahan penyakit, usia, berat badan dan parameter kesehatan lainnya.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis micobalamin untuk dewasa:

  • Dosis mecobalamin untuk mengobati defisiensi vitamin B12
    • Dosis: 300-1000 mcg/hari dibagi dalam beberapa dosis (umumnya tidak diberikan sendiri namun bersama dengan vitamin B12 jenis lainnya).
  • Dosis mecobalamin untuk mengobati anemia megaloblastik
    • Dosis: 500 mcg per hari dalam bentuk intravena atau intramuscular sebanyak 3 kali seminggu. Setelah 2 bulan pengobatan, turunkan dosisnya menjadi 500 mcg setiap 1-3 bulan.
  • Dosis mecobalamin untuk mengobati neuropati perifer
    • Dosis: 1500 mcg dalam bentuk obat oral dibagi dalam 3 dosis  per harinya. Dalam bentuk injeksi IV atau IM 500 mcg per hari sebanyak 3 kali setiap minggunya.

Dosis mecobalamin untuk anak-anak:

Dosis untuk anak-anak sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Karena pada umumnya setiap obat memiliki jumlah maksimal yang direkomendasikan per hari untuk anak-anak, sehingga dosisnya harus disesuaikan dengan kondisi anak.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah atau sebelum makan dan dianjurkan untuk banyak minum air putih.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6-8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis mecobalamin pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Mecobalamin

Micobalamin umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

Efek samping yang sering muncul pada penggunaan obat oral:

Efek samping yang sering muncul pada penggunaan obat parenteral:

  • Sakit kepala.
  • Ruam kulit.
  • Rasa panas pada tubuh.
  • Sering berkeringat
  • Nyeri pada area bekas injeksi
  • Reaksi anafilaktik yang bisa berakibat fatal namun jarang terjadi.

Efek Overdosis mecobalamin

Penggunaan obat mecobalamin dalam dosis yang tinggi dan dalam rentang waktu yang lama dapat menyebabkan overdosis. Jika muncul gejala overdosis seperti pusing, mual, muntah yang parah dan kesulitan bernafas segera hubungi instalasi kesehatan untuk mendapatkan pertolongan segera.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat diketahui dapat berinteraksi dengan mecobalamin, diantaranya yaitu:

  • Penggunaan bersamaan dengan neomycin, asam aminosiklik, obat jenis h2 blocker, dan colchicine dapat menurunkan penyerapan pada saluran pencernaan.
  • Penggunaan obat ini bersamaan dengan obat kontrasepsi oral dapat menurunkan konsentrasi mecobalamin di dalam darah.
  • Penggunaan mecobalamin parenteral bersamaan dengan choloramphenicol dapat mereduksi efek anemia.

Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Jika terjadi reaksi saat menggunakan obat ini seperti muncul bengkak pada bagian mata, bibir dan lidah atau muncul ruam pada kulit yang tidak biasa. Hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter segera.
  • Hentikan penggunaan obat ini dan konsultasikan dengan dokter jika tidak ada perubahan kondisi penyakit setelah mengonsumsinya berbulan-bulan.
  • Hati-hati penggunaan obat ini untuk penderita hipertensi.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan pernapasan dan paru paru.
  • Hindari penggunaan obat ini pada orang yang sering terpapar merkuri.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada orang yang sedang menjalani pengobatan tertentu atau mengonsumsi obat herbal tertentu yang mungkin dapat berinteraksi dengan mecobalamin.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan pembuluh darah atau gangguan jantung.

Bolehkah mecobalamin untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Mecobalamin merupakan bentuk umum dari vitamin B12 yang juga sangat dibutuhkan ibu hamil untuk perkembangan saraf janin. Namun penggunaannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui dosis maksimal penggunaan obat ini agar efek samping yang mungkin muncul bisa dihindari.
  • Mecobalamin diketahui dapat masuk dan dikeluarkan bersamaan dengan ASI ibu menyusui. Oleh karena itu penggunaannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

Artikel terkait:

Daftar obat di atas belum mencakup keseluruhan obat yang dapat berinteraksi dengan mecobalamin. Oleh karena itu catat setiap obat atau bahan herbal yang Anda gunakan dan konsultasikan pada dokter Anda untuk mengetahui interaksi yang mungkin terjadi.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app