Makanan dan Minuman yang Mujarab Cegah Kram Otot

Dipublish tanggal: Agu 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Makanan dan Minuman yang Mujarab Cegah Kram Otot

Kram otot, sering dikaitkan dengan olahraga berat, kadang-kadang kram otot juga dapat disebabkan oleh pola makan yang buruk. 

Memasukkan makanan tertentu secara teratur ke dalam diet Anda dapat berpotensi mencegah kram otot, atau setidaknya dapat meringankan masalah kejang otot Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Kalium merupakan mineral utama yang dikenal berkhasiat untuk mencegah terjadinya kram otot. Kalium adalah mineral penting yang dapat membantu komunikasi antara otot dan saraf. 

Meskipun kalium sering dikaitkan dengan buah pisang, buah-buahan manis tersebut sebenarnya bukan sumber kalium yang sangat tinggi, hanya menyediakan sembilan persen dari asupan harian yang direkomendasikan. 

Sebaliknya, konsumsilah satu dari lima makanan dan minuman yang tercantum di bawah ini untuk membantu mengatasi kram otot.

Makanan dan minuman untuk mencegah Kram Otot

Konsumsilah makanan dibawah ini untuk mencegah terjadinya kram otot. Anda juga bisa menggunakan makanan di bawah ini untuk mencegah kram otot saat menstruasi. Berikut pilihannya:

Ubi jalar

Satu ubi jalar matang berukuran sedang biasanya mengandung kira-kira 542 mg kalium. Ubi jalar mengandung kalium, kalsium, dan magnesium

Ubi jalar memiliki sekitar enam kali lebih banyak kalsium dibandingkan pisang. Dan jangan khawatir, kentang dan bahkan labu juga merupakan sumber kalium, kalsium dan magnesium yang baik. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Selain itu, kentang dan labu secara alami mengandung banyak air, sehingga dapat membantu Anda tetap terhidrasi juga. Cobalah untuk mengkonsumsinya dengan cara dipanggang atau dihaluskan.

Air

Dehidrasi kadang-kadang bisa menjadi penyebab terjadinya kram otot. Pastikan untuk tetap terhidrasi sepenuhnya agar dapat mencegah terjadinya kram otot. 

Minumlah air sebelum dan selama Anda berolahraga. Usahakan untuk setidaknya minum 1,5 hingga dua liter air sehari, tergantung seberapa aktif Anda sehari-hari. 

Atau jika Anda bosan dengan mengkonsumsi air, Anda dapat melakukan variasi dengan meminum infused water yang mengandung buah-buahan seperti jeruk, semangka atau stroberi.

Susu

Susu merupakan sumber elektrolit alami seperti kalsium, kalium, dan natrium. Susu bagus untuk hidrasi. 

Dan susu umumnya mengandung protein, yang dapat membantu memperbaiki jaringan otot setelah berolahraga. Semua hal tersebut dapat membantu mencegah terjadinya kram otot.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Jus jeruk

Satu cangkir jus jeruk yang menyegarkan memiliki banyak air untuk membantu Anda tetap terhidrasi. Jus jeruk juga mengandung banyak kalium dengan hampir 500 miligram per cangkir. 

Jus jeruk memiliki 27 miligram kalsium dan magnesium.

Semangka

Nikmatilah dua irisan semangka dan Anda akan mengonsumsi sebanyak 640 mg kalium. Makan semangka akan memberi Anda banyak kalium dan membuat Anda tetap terhidrasi. 

Mungkin juga menarik bagi Anda untuk mengetahui bahwa semangka merupakan sumber antioksidan yang sangat baik untuk melawan peradangan dan stress oksidatif.

Melon

Buah melon mengandung banyak kalium, magnesium dan kalsium, sedikit natrium, dan banyak kandungan air. Sodium dan air adalah kunci karena ketika Anda berolahraga, tubuh Anda mengeluarkan natrium dengan keringat. 

Jika Anda kehilangan terlalu banyak air, Anda akan mengalami dehidrasi, dan kram otot dapat terjadi. Oleh karena itu, mengkonsumsi secangkir buah melon setelah berolahraga dapat membantu untuk menghindari terjadinya kram otot.

Kacang-kacangan

Varietas yang berbeda memiliki tingkat yang berbeda, tetapi kacang secara keseluruhan merupakan sumber kalium yang baik. 

Satu cangkir kacang merah mengandung 717 mg kalium, sementara secangkir kacang hitam mengandung 801 mg kalium.

Selain itu, kacang-kacangan merupakan makanan yang kaya serat, dan penelitian menunjukkan bahwa makanan tinggi serat dapat membantu meringankan kram menstruasi serta membantu mengontrol gula darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Kacang juga bukan merupakan jenis makanan yang ingin Anda makan tepat sebelum melakukan olahraga, tetapi memakannya di waktu lain dapat mencegah terjadinya kram otot, berkat kandungan kalium dan magnesium di dalamnya.

Alpukat

Alpukat merupakan salah satu makanan yang harus Anda makan setiap hari, karena banyak manfaatnya bagi kesehatan. Alpukat dapat membantu mencegah kram otot, karena mengandung jumlah kalium yang baik.

Tambahkan alpukat ke salad, smoothie, atau makan Anda. Ingatlah untuk memakannya dalam jumlah sedang karena satu alpukat besar dapat mengandung 400 kalori.

Bayam

Tahukah Anda bahwa bayam merupakan salah satu sumber magnesium terbaik? Bayam juga merupakan sumber kalsium yang baik. 

Sayuran hijau gelap lainnya, seperti brokoli dan kangkung, juga bisa menjadi makanan yang bermanfaat untuk mencegah kram otot.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Leg Cramps and the Nutrition Connection. UW Health. (Accessed via: https://www.uwhealth.org/health-wellness/leg-cramps-and-the-nutrition-connection/52272)
Foods for Leg Cramps. Livestrong.com. (Accessed via: https://www.livestrong.com/article/116308-foods-prevent-leg-cramps/)
How to stop leg muscle cramps: Treatment and prevention. Medical News Today. (Accessed via: https://www.medicalnewstoday.com/articles/327236)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app