Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Lynestrenol: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: DEC 12, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.301.423 orang

Pada remaja, gangguan menstruasi dapat hadir sebagai pendarahan yang abnormal. Dipahami secara luas, perdarahan yang abnormal mencakup beberapa hal seperti, tidak adanya pendarahan, pendarahan tidak teratur, pendarahan sangat parah dan pendarahan di antara periode menstruasi.

Gangguan menstruasi pada remaja mencerminkan beberapa gangguan menstruasi yang umum pada orang dewasa, tetapi amenore, gangguan perdarahan sistemik, dan perdarahan abnormal karena hormon eksogen, lebih umum pada populasi ini.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Nah, pada artikel ini akan membahas salah satu obat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah gangguan menstruasi. Obat tersebut yaitu obat Lynestrenol. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai keguanaan, dosis dan efek samping obat Lynestrenol. Selamat membaca.

Apa sih kegunaan obat Lynestrenol?

Obat Lynestrenol adalah progestogen sintetis yang memiliki aksi serupa dengan hormon progesteron wanita. Obat ini digunakan untuk pengobatan gangguan menstruasi yang disebabkan karena kekurangan hormon progesteron dalam tubuh. Obat ini juga dapat digunakan sebagai kontrasepsi oral untuk pencegahan kehamilan.

Lynestrenol adalah progestogen yang secara struktural terkait dengan norethisterone. Obat ini dapat digunakan sendiri atau sebagai komponen progestogenik dari beberapa kontrasepsi oral.

Berapa dosis penggunaan obat Lynestrenol?

Obat Lynestrenol merupakan obat yang diberikan berdasarkan resep dari dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan tablet oral 0.5 mg. Berikut dosis obat Lynestrenol yang biasa diberikan:

  • Dosis oral untuk Gangguan menstruasi
    • Dewasa: 5-10 mg setiap hari sebagai rejimen siklik.
  • Dosis oral untuk Kontrasepsi
    • Dewasa: 0,5 mg setiap hari bila digunakan sendiri atau 0,75-2,5 mg setiap hari bila digunakan dalam kombinasi dengan estrogen.
  • Bacalah petunjuk penggunaan obat sesuai yang tertera pada kemasan obat atau resep dokter. Simpan dan letakkan obat pada tempat yang sejuk atau pada suhu ruangan.
  • Hindari paparan langsung sinar matahari serta jauhkan dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan. Periksa dan perhatikan selalu tanggal pemakaian sebelum mengkonsumsi obat.

Apa saja efek samping dari penggunaan obat Lynestrenol?

Seiring dengan efek obat yang digunakan, setiap obat-obatan dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan, yang kadang-kadang menimbulkan efek yang serius.

Namun, setiap orang umumnya dapat menimbulkan reaksi yang berbeda-beda terhadap dosis obat yang sama. Seperti halnya dalam penggunaan obat Lynestrenol yang juga memiliki beberapa efek samping, sebagai berikut:

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat
  • Berat badan bertambah
  • Mual
  • Ruam
  • Edema
  • Perubahan nafsu makan
  • Gangguan saluran cerna
  • Sakit kepala dan pusing
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Perdarahan menstruasi tidak teratur,
  • Hilangnya libido
  • Sakit dan nyeri pada payudara
  • Suasana hati yang depresi
  • Peningkatan kadar glukosa darah

Jika setelah menggunakan obat Lynestrenol terdapat tanda dan gejala seperti yang telah disebutkan diatas atau terdapat tanda dan gejala lain yang menetap dan memburuk, segera datangi dokter atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Kontraindikasi obat Lynestrenol

Sebelum mengonsumsi obat Lynestrenol, Anda harus memberi tahu dokter jika Anda sedang atau pernah mengalami beberapa kondisi dibawah ini:

  • Alergi
  • Gangguan hati
  • Pendarahan vagina abnormal
  • Porfiria (penyakit keturunan kelainan darah)
  • Gangguan tromboemboli vena aktif atau penyakit arteri berat
  • Tumor yang tergantung progestogen

Interaksi obat Lynestrenol

Ada beberapa obat-obatan yang harus dihindari saat mengkonsumsi obat Lynestrenol. Karena hal tersebut dapat menyebabkan efek berbahaya pada tubuh Anda. Contoh obat ini termasuk:

  • Karbamazepin
  • Griseofulvin
  • Fenobarbital
  • Fenitoin
  • Rifampisin
  • Warfarin
  • Siklosporin

Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum mengkonsumsi obat Lynestrenol?

  • Hindari penggunaan obat ini untuk penderita yang memiliki riwayat alergi terhadap obat Lynestrenol atau riwayat alergi obat-obatan golongan fluoroquinolon lainnya.
  • Sebelum menggunakan obat ini sebaiknya Anda memberi tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi baik itu vitamin, herbal, obat dari resep dokter atau tanpa resep dokter. Karena beberapa obat dapat menimbulkan efek samping jika dikombinasikan dengan obat Lynestrenol.
  • Obat ini dapat menyebabkan efek samping sakit kepala dan pusing. Oleh karena itu hindari penggunaan obat ini saat melakukan aktivitas seperti mengemudi dan aktivitas berat lainnya.
  • Obat Lynestrenol tidak dianjurkan untuk digunakan pada pasien dengan perdarahan vagina yang tidak terdiagnosis karena dapat memperburuk kondisi pasien. Tes diagnostik yang tepat harus dilakukan untuk menentukan penyebab perdarahan vagina. Penggantian dengan alternatif yang sesuai mungkin diperlukan dalam beberapa kasus berdasarkan kondisi klinis.
  • Sebelum menggunakan obat ini sebaiknya beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda seperti masalah jantung, disfungsi ginjal, hipertensi, epilepsi, migrain, asma, diabetes, sindrom malabsorpsi, kehamilan pasca ektopik, kista ovarium fungsional, tromboemboli.
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan pada wanita hamil dan pada wanita menyusui kecuali benar-benar diperlukan. Semua risiko dan manfaatnya harus dibicarakan dengan dokter sebelum minum obat ini. Dokter Anda mungkin meresepkan alternatif yang lebih aman berdasarkan kondisi klinis Anda.
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada beberapa pasien. Risiko ini sangat tinggi pada pasien di atas 40 tahun dan pada pasien dengan riwayat keluarga kanker payudara. Diskusikan semua risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda sebelum minum obat ini. Penggantian dengan alternatif yang sesuai mungkin diperlukan dalam beberapa kasus berdasarkan kondisi klinis.
  • Jangan menambah, mengurangi atau menghentikan dosis pengobatan tanpa ada saran dan anjuran dari dokter. Karena hal tersebut dapat memperburuk munculnya efek samping.

Jika setelah menggunakan obat ini tidak terdapat perbaikan atau terjadi perburukan terhadap kondisi kesehatan Anda. Segera konsultasikan kembali ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini