Leukosit Tinggi: Ini Penyebab dan Gejalanya

Pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dapat memicu peningkatan leukosit. Konsumsi obat-obatan seperti kortikosteroid, epinefrin, dan myelofibrosis yang merupakan kelainan sumsum tulang yang menganggu produksi sel darah normal.
Dipublish tanggal: Sep 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Leukosit memiliki peran penting dalam tubuh. Namun bila kadar leukosit terlalu tinggi bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami penyakit tertentu. Dalam keadaan normal, kadar leukosit pada orang dewasa antara 3.500 – 10.500 dalam tiap mikroliter darah. 

Oleh karena itu lakukan cek rutin kadar leukosit agar terhindar dari berbagai penyakit. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Leukosit berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh dengan menghasilkan antibodi untuk melawan orgasm easing seperti bakteri, virus, jamur, hingga parasit. Sel darah putih atau yang sering disebut leukosit ini memberikan pertahanan terhadap infeksi, merespons alergi dan menunjang fungsi kekebalan tubuh. 

Leukosit berasal dari sumsum tulang serta beredar di seluruh aliran darah. Meskipun leukosit merupakan komponen penting dalam tubuh, kadar leukosit harus tetap stabil dan dalam keadaan normal. Hal ini karena jika mengalami kenaikan leukosit bisa dipicu adanya penyakit dalam tubuh yang perlu segera ditangani.

Leukosit tinggi: ini penyebab dan gejalanya

Untuk ukuran normal, bayi yang baru saja lahir memiliki leukosit sebesar 9.000 – 30. 000 per mikroliter darah. Ketika mulai dewasa ukuran leukosit akan berubah hingga menjadi 3.500 – 10.500 per mikroliter. 

Oleh karena itu kadar leukosit akan berubah seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi kadar leukosit pada orang dewasa dikatakan tinggi jika mencapai lebih dari 11.000 per mikroliter. 

Penyebab leukosit tinggi

Perlu diketahui bahwa leukosit terdiri dari beberapa komponen yaitu neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil. Untuk kondisi leukosit yang normal dibentuk dari 40% - 60% neutrofil, 20% - 40% limfosit, 2% - 8% monosit, 1% - 4% eosinofil, dan 0, 5% - 1% basofil. 

Pada beberapa gangguan tubuh dapat menyebabkan kadar leukosit menjadi tidak normal. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan kondisi leukosit mengalami peningkatan:

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Jika jumlah neutrofil tinggi

  • Infeksi bakteri, virus, atau jamur akut
  • Radang tiroid
  • Rheumatoid arthritis, demam rheumatik
  • Cedera fisik, pemulihan pasca operasi atau penyembuhan luka
  • Leukimia mielositik kronik
  • Asam urat
  • Eklampsia. kejang atau koma pada wanita hamil
  • Stress akut

Jika jumlah limfosit tinggi

Jika jumlah monosit tinggi

  • Infeksi virus seperti campak, gondong
  • Infeksi bakteri kronis
  • Tuberkulosis
  • Infeksi parasite
  • Leukemia
  • Peradangan kronis seperti lupus

Jika jumlah basofil tinggi

  • Infeksi parasit.
  • Sindrom hipereosinofilia.
  • Penyakit jaringan ikat.
  • Kanker, seperti leukemia myelogenik kronik.
  • Reaksi alergi, seperti ada eksim atau asma.
  • Penyakit Addison

Jika jumlah eosinofil tinggi

  • Cacar air
  • Reaksi alergi
  • Penyakit pada sumsum tulang
  • Peradangan kronis seperti rheumatoid arthritis
  • Leukemia myelogenik kronik. Pemulihan dari splenektomi yaitu prosedur operasi untuk mengangkat limpa

Tidak hanya hal-hal di atas yang dapat menyebabkan leukosit tinggi, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dapat memicu peningkatan leukosit. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Konsumsi obat-obatan seperti kortikosteroid, epinefrin, dan myelofibrosis yang merupakan kelainan sumsum tulang yang menganggu produksi sel darah normal. Kemudian jumlah sel darah putih yang tinggi dapat menunjukkan adanya:

  • Kegiatan melawah infeksi dalam tubuh
  • Gangguan sistem kekebalam tubuh
  • Reaksi terhadap obat
  • Penyakit sumsum tulang yang memberikan dampak kadar leukosit tidak normal

Gejala leukosit tinggi atau lekositosis

Lekositosis adalah nama lain dari leukosit tinggi yang gejalanya secara umum dapat dikenali sebagai berikut:

  • Demam
  • Perdarahan atau memar
  • Tubuh akan mudah lemah, lelah atau sakit
  • Merasa pusing, berkeringan hingga pingsan
  • Akan merasakan kesemutan hingga sakit pada bagian lengan, kaki atau perut
  • Sulit bernapas dan berkonsentrasi
  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Nafsu makan berkurang

Bila gejala-gejala seperti di atas telah Anda alami, maka segeralah pergi ke dokter. Penanganan terhadap kondisi leukosit tinggi akan dilakukan sesuai dengan penyebab penyakit tersebut. Pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter biasanya dapat berupa pemeriksaan fisik dan juga tes darah. 

Untuk menghindarkan dari kondisi leukosit tinggi, Anda dapat menerapkan pola hidup sehat mulai dari rajin berolahraga, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan tidak merokok. 

Mencegah akan lebih baik dari mengobati dan jika mengalami kondisi yang mengarah kepada kondisi leukosit yang tidak normal segera periksa ke dokter.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
High White Blood Cell Count Results and Follow-Up. Cleveland Clinic. (https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/17704-high-white-blood-cell-count/results-and-follow-up)
High White Blood Cell Count: Causes & Meaning. Cleveland Clinic. (https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/17704-high-white-blood-cell-count)
The White Blood Cell and Differential Count - Clinical Methods. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK261/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app