Kayu Manis: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 25, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 861.829 orang

Cinnamon atau kayu manis adalah jenis rempah-rempah yang dapat digunakan sebagai obat herbal. Kayu manis umumnya digunakan untuk mengobati batuk, radang sendi, hingga sakit tenggorokan.

Secara tradisional, kulit atau minyak kayu manis sering dimanfaatkan sebagai obat diare dan nyeri saat haid (dismenore). Hal ini dikarenakan kayu manis memiliki sifat antiradang, antioksidan, dan antimikroba yang dapat membantu menangkal penyakit.

Mengenai Kayu Manis

Golongan

Rempah-rempah

Kemasan

  • Kapsul
  • Bubuk
  • Sirup
  • Teh
  • Kulit yang dikeringkan
  • Ekstrak cairan
  • Minyak atsiri

Kandungan

  • 65-85% cinnamaldehida
  • Fenol
  • Eugenol
  • Asam trans-cinnamic
  • Hydroxycinnamaldehyde
  • O-methoxycinnamaldehyde
  • Sinamil alkohol dan asetatnya
  • Limonen
  • Alfa-terpineol
  • Tanin
  • Kumarin

Manfaat Kayu Manis

Kayu manis dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah berikut ini:

  • Batuk
  • Radang sendi
  • Sakit tenggorokan
  • Penurunan nafsu makan
  • Masalah pencernaan
  • Kadar gula darah tinggi, khususnya pada penderita diabetes

Kayu manis memiliki sifat antioksidan yang dapat mengurangi peradangan. Zat antioksidan pada kayu manis juga mampu menangkal bakteri, sehingga tubuh tetap sehat dan terjaga.

Namun memang, masih diperlukan penelitian dan analisa lebih lanjut untuk membuktikan manfaat kayu manis bagi kesehatan.

Efek samping Kayu Manis

Secara umum, kayu manis tergolong aman dikonsumsi sebagai suplemen atau rempah-rempah dalam makanan. Jarang ditemukan adanya efek samping setelah mengonsumsi kayu manis dalam dosis rendah.

Namun, tetap ada kemungkinan timbulnya efek samping kayu manis pada beberapa orang. Sejumlah efek samping tersebut berupa:

  • Iritasi pada bibir
  • Sariawan
  • Gatal-gatal
  • Kulit merah

Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter terdekat.

Dosis Kayu Manis

Dosis kayu manis berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usia dan kondisi kesehatan pasien. Namun secara umum, dosis kayu manis adalah sebagai berikut:

  • 0,5-1 sendok teh (2-4 gram) bubuk kayu manis. Dikonsumsi setiap hari.
  • 1-6 gram kayu manis, dalam kondisi tertentu.

Ingat, kayu manis tidak boleh digunakan sebagai pengganti obat yang diresepkan oleh dokter. Konsumsi kayu manis secara berlebihan dapat menimbulkan toksik dan membahayakan tubuh.

Interaksi Kayu Manis

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja herbal. Sebagai akibatnya, herbal tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Jenis obat yang dapat berinteraksi dengan bahan aktif kayu manis adalah:

  • Antibiotik
  • Obat diabetes
  • Obat pengencer darah
  • Obat jantung

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan interaksi obat dalam tubuh.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan kayu manis adalah sebagai berikut:

  • Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kayu manis. Belum ada penelitian medis yang membuktikan dosis dan keamanannya.
  • Kebanyakan makan kayu manis bisa memicu toksik atau racun dalam tubuh. Terutama bagi Anda yang memiliki gangguan pada organ liver (hati), tanyakan pada dokter mengenai dosis kayu manis yang tepat dan aman untuk Anda.
  • Meskipun dapat digunakan sebagai obat diabetes, bukan berarti Anda boleh menggunakan kayu manis dalam jumlah banyak. Bagi Anda yang menderita diabetes, konsultasikan dulu ke dokter mengenai dosis kayu manis yang aman untuk Anda.

Baca Juga: 3 Cara Penting Mengobati Diabetes Dengan Efektif


Referensi

Pearson, K. Healthline (2017). How Cinnamon Lowers Blood Sugar and Fights Diabetes.

Raman, R. Healthline (2017). 6 Side Effects of Too Much Cinnamon.

Sas, C. Health (2014). 5 Reasons to Love Cinnamon.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp