Efalizumab: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: May 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 618.853 orang

Efalizumab merupakan salah satu jenis obat yang digunakan pada terapi penyakit autoimun seperti psoriasis

Obat ini diberikan secara injeksi dan bekerja sebagai imunosupresan dengan menghambat aktivasi sel limfosit dan migrasi sel di pembuluh darah. Sayangnya obat ini diberhentikan perdagangan karena hasil penelitian menunjukkan adanya resiko infeksi otak dan progressive multifocal leukoencepalopathy (PML).

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Obat efalizumab merupakan salah satu obat autoimun antibodi monoklonal yang mengikat CD11a pada manusia

Obat ini mengikat CD11a, sebuah leukocyte function antigen –a (LFA-1) dan berfungsi untuk menekan CD-11 di leukosit dan sel lainnya seperti  limfosit B, monosit, neutrofil, dan sel NK. Efalizumab menghambat ikatan LFA-1 ke molekul intraseliular.

Mengenai Efalizumab

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Injeksi subkutan 

Kandungan:

Obat antibodi monoclonal

Manfaat dari obat Efalizumab

Efalizumab merupakan obat imunosupresan yang berfungsi untuk menghambat aktivasi sel autoimun seperti psoriasis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Psoriasis adalah peradangan krons yang terjadi pada kulit yang berlangsung cepat. Psoriasis menimbulkan bercak bersisik yang menumpuk disertai warna kemerahan dan berbintik yang berlokasi di kepala, daerah siku, dan kaki. Bentuknya sangat bervariasi dan terasa gatal. 

Psoriasis terjadi akibat pembentukan sel kulit luar yang bergitu cepat sehingga terjadi penumpukan sel-sel mati di permukaan kulit. 

Psoriasis merupakan salah satu penyakit autoimun akibat sel limfosit T yang menyerang kulit sehat dan menyebabkan infeksi pada kulit. 

Resiko semakin meningkat pada perokok, perubahan hormon, mengonsumsi obat-obatan seperti ibuprofen dan obat anti hipertensi seperti golongan inhibitor ACEI dan Beta bloker.  Resiko tertinggi terjadi pada pengidap penyakit HIV.

Dosis dan cara pemakaian obat Efalizumab

Pada kasus psoriasis, Obat efalizumab diberikan secara injeksi pada area kulit subkutan dengan dosis awal 0,7 mg/kg. Dosis kedua atau secara maintenance diberikan sebanyak 1 mg/kg setiap minggunya. Dosis maksimum yang dapat diberikan adalah 200 mg setiap harinya. 

Sayangnya obat ini telah dihentikan peredarannya terkait adnaya resiko tinggi terjadinya infeksi virus yang menyebabkan  progressive multifocal leukoencepalopathy serta resiko anemia hemolitik yang mengancam jiwa sejak tahun 2009. 

Maka rumah sakit dan dokter meresepkan obat jenis lainnya yang dinilai aman sebagai terapi penyakit psoriasis yang memiliki efek samping rendah. 

Sebelum menggantikan dengan obat baru, pemeriksaan labortorium darah lenkap diperiksa untuk menilai adanya gangguan organ yang dipicu akibat efek samping pada penggunaan efalizumab sebelumnya. 

Efek samping Efalizumab

Obat imunosupresan memiliki banyak efek samping yang dapat bereaksi pada metabolisme tubuh. Obat efalizumab memiliki efek samping serius terkait kasus infeksi seperti progressive multifocal leukoencepalopathy (PML), anemia hemolitik, dan arthritis.

PML  

PML merupakan infeksi virus pada otak yang bersifat progresif. Virus jacob-creutzfeldt papovirus.  Gejala yang ditimbulkan antara lain nyeri kepala, ganguan daya ingat, gangguan mental, sulit berbicara, kejang, dan paralisis parsial. 

Penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena kerusakan saraf dan fungsi otak. PML menjadi efek samping yang paling utama pada pemberian obat efalizumab, sehingga obat ini ditarik dari peredaran di beberapa negara maju.

Anemia Hemolitik

Anemia hemolitik merupakan suatu penyakit hancurnya sel darah merah yang lebih cepat. Ini disebabkan kerusakan respon sistem imun yang merangsang organ limpa untuk menghancurkan sel darah merah. Anemia hemolitik merupakan penyakit yang dapat diturunkan seperti thalasemia.  

Gejala anemia hemolitik antara lain:

  • Pucat
  • Demam
  • Kelelahan
  • Kepala menjadi berat
  • Mata berkunang
  • Lelah
  • Jantung berdebar
  • Urin gelap
  • Pembesaran limpa dan hati

Efek samping lainnya terkait pemberian obat efalizumab yaitu

  • Sakit kepala
  • Mual muntah
  • Nyeri otot
  • Sindrom flu
  • Demam
  • Resiko infeksi
  • Resiko melanoma maligna dan limfoma hodgkin

Interaksi Obat

Obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan lainnya termasuk:

  • tacrolimus
  • sirolimus
  • siklosporin
  • obat psoriasis lainnya
  • azathioprine
  • etarnecept

Perhatian khusus selama pengunaan obat Efalizumab

Informasi penting yang perlu diketahui sebelum mengonsumi efalizumab yaitu:

  • Obat ini tidak boleh diberikan pada gangguan sel darah seperti trombositopenia
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada penderita psoriasis arthritis
  • Obat ini tidak boleh diberikan bersamaan dengan imunisasi
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada anak-anak di bawah usia 17 tahun

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp