Cara Mengatasi Hilang Ingatan Sesuai Penyebabnya

Dipublish tanggal: Sep 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Cara Mengatasi Hilang Ingatan Sesuai Penyebabnya

Jika Anda gemar menonton film atau drama, Anda tentu sudah tidak asing dengan adegan hilang ingatan yang terjadi akibat benturan. Yang paling sering adalah adegan kecelakaan mobil yang menyebbakan sang tokoh kehilangan ingatannya. Memang, benturan keras pada kepala bisa mengakibatkan hilang ingatan dalam jangka pendek atau panjang. Lalu, mungkinkah kita mengatasi hilang ingatan dan bagaimana caranya?

Berbagai penyebab hilang ingatan

Hilang ingatan, yang umum dikenal dengan istilah amnesia, sering dihubungkan dengan benturan keras pada kepala atau kecelakaan. Kondisi ini juga bisa diakibatkan oleh sejumlah gangguan kesehatan, seperti gangguan kelenjar tiroid, HIV, tuberkulosis, dan sifilis. Bila tidak segera ditangani, penyakit tersebut bisa memengaruhi kinerja otak, termasuk pusat memori.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Berikut sejumlah penyebab hilang ingatan yang juga perlu diketahui, antara lain:

1. Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penurunan kemampuan kognitif akibat kerusakan dan gangguan fungsi sel otak. Kondisi ini merupakan bentuk paling umum dari demensia umumnya menyerang seseorang di usia 65 tahun keatas. Penyakit Alzheimer termasuk penyakit otak yang degeneratif, fatal, dan progresif.

2. Stroke

Stroke terjadi akibat adanya penyumbatan pada pembuluh darah otak, bahkan bisa saja pecah dan membuat aliran darah ke otak terhenti. Bila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, termasuk hilangnya ingatan.

Baca Juga: 6 Jenis Trauma Kepala yang Berdampak Buruk Bagi Pembuluh Darah

3. Ensefalitis

Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak yang disebabkan oleh infeksi. Jika peradangan tersebut sampai merusak pusat memori di otak, maka bisa terjadi hilang ingatan

4. Anoksia otak

Anoksia otak adalah kondisi saat jaringan otak kekurangan pasokan oksigen. Kondisi ini dapat memicu gangguan pada fungsi otak, termasuk fungsi memori, hingga menyebabkan hilang ingatan. Ada beberapa hal yang menjadi pemicu anoksia otak, seperti serangan jantung, gangguan pernapasan, hingga keracunan karbon monoksida.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Saraf & Otak via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 5

5. Gangguan kesehatan mental

Pada saat stres, trauma, atau depresi berat, sistem ingatan mengalami pemblokiran sebagai bentuk pertahanan diri. Kondisi ini lebih dikenal sebagai amnesia psikogenik.

Gangguan kesehatan mental juga dapat menyebabkan seseorang susah untuk konsentrasi dan fokus, sehingga dapat memengaruhi daya ingat. 

6. Obat-obatan

Tanpa disadari, ada beberapa jenis obat yang bisa merusak daya ingat seseorang, contohnya obat tidur, obat antidepresi, obat pereda nyeriantihistamin, relaksan otot, dan obat penenang. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengikuti dosis dan aturan minum obat dari dokter untuk menghindari risiko ini. 

7. Alkohol

Tak hanya bikin mabuk, minum minuman beralkohol secara berlebihan dalam waktu singkat bisa membuat seseorang hilang ingatan selama mabuk. Dalam jangka panjang, alkoholisme ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B1. Bahkan bisa memicu sindrom Wernicke-Korsakoff yang membuat seseorang tidak sadar bahwa daya ingatnya semakin menurun. 

Baca Selengkapnya: Penyebab Hilang Ingatan, Baik yang Sepele Maupun Parah

Cara mengatasi hilang ingatan

Untuk mengatasi hilang ingatan, penanganan akan dilakukan sesuai dengan penyebabnya masing-masing. Pasien biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis sesuai penyakit yang mendasarinya, contohnya dokter spesialis saraf atau psikiater.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hilang ingatan, antara lain:

  • Hilang ingatan karena cedera kepala, biasanya akan pulih seiring berjalannya waktu.
  • Penderita stroke dianjurkan untuk terapi guna melatih beberapa aktivitas yang mungkin terlupakan, contohnya sesederhana cara mengikat tali sepatu.
  • Untuk penderita Alzheimer, dokter akan meresepkan obat khusus untuk membantu memulihkan daya ingatnya.
  • Bagi pasien dengan stres berat, obat antidepresan bisa membantu mengembalikan ingatan secara perlahan. Selain itu, psikoterapi dan terapi perilaku juga bisa memulihkan ingatan dan kondisi mental pasien.

Mungkinkah kita mencegah hilang ingatan?

Kabar baiknya, selalu ada kemungkinan bagi Anda untuk terhindar dan mencegah hilang ingatan. Caranya pun cukup mudah kok, yakni:

  • Hindari konsumsi alkohol secara berlebihan
  • Hindari minum obat tanpa anjuran dokter
  • Lindungi kepala saat berkendara
  • Bantuan medis yang cepat dan tepat bisa membantu pencegahan

Baca Juga: Ingin Lebih Berkonsentrasi dan Memiliki Ingatan Tajam? Coba Konsumsi Makanan Ini

Hilang ingatan bisa membaik, memburuk, atau mungkin menetap seumur hidup. Kondisi ini merupakan hal serius dan bisa menimbulkan keterbatasan bila terus dibiarkan tanpa penanganan. Selain dengan bantuan medis, dukungan dari keluarga dan kerabat juga penting untuk meningkatkan potensi kesembuhan pasien dalam mengatasi hilang ingatan dalam hidupnya.

14 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Diagnosing Memory Loss. NYU Langone Health. (Accessed via: https://nyulangone.org/conditions/memory-loss-in-adults/diagnosis)
Memory loss and dementia. Alzheimer's Society. (Accessed via: https://www.alzheimers.org.uk/about-dementia/symptoms-and-diagnosis/symptoms/memory-loss-dementia)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app