Cara Jitu Menghilangkan Gatal Akibat Bintik Berair di Tangan (Eksim Dishidrotik)

Dipublish tanggal: Agu 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 18, 2020 Waktu baca: 3 menit
Cara Jitu Menghilangkan Gatal Akibat Bintik Berair di Tangan (Eksim Dishidrotik)

Eksim dishidrotik, atau dishidrosis, adalah suatu kondisi kulit di mana terdapat luka lepuh yang berkembang di telapak kaki dan / atau telapak tangan. 

Luka lepuh biasanya terasa gatal dan dapat berisi dengan cairan. Luka lepuh biasanya berlangsung sekitar dua hingga empat minggu dan mungkin berhubungan dengan alergi musiman atau stres.

Iklan dari HonestDocs
Beli obat CEFSPAN 100MG CAP via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Cefspan 100mg cap 1

Apa yang menyebabkan terjadinya Eksim Dishidrotik?

Penyebab pasti eksim dishidrotik tidak diketahui. Para ahli percaya bahwa kondisi ini mungkin terkait dengan alergi musiman, sehingga luka lepuh biasanya lebih sering muncul selama musim semi.

Selain itu, eksim dishidrotik juga terkait dengan faktor genetik serta kontak dermatitis. 

Gejala Eksim Dishidrotik

Jika Anda menderita eksim dishidrotik, luka lepuh akan muncul pada jari tangan, telapak tangan dan telapak kaki. Luka lepuh mungkin lebih sering muncul pada bagian tepi dan mungkin akan berisi cairan.

Terkadang, luka lepuh yang terbentuk berukuran besar dan bisa sangat menyakitkan. Luka lepuh biasanya sangat gatal dan dapat menyebabkan kulit mengelupas. Area yang terkena mungkin menjadi pecah-pecah, atau nyeri saat disentuh.

Luka lepuh dapat bertahan hingga tiga minggu sebelum mulai mengering. Saat luka lepuh mengering, biasanya bekas luka akan berubah menjadi retakan kulit yang mungkin menimbulkan nyeri. 

Jika Anda telah menggaruk daerah yang mengalami kondisi ini, Anda mungkin juga akan menemukan bahwa kulit Anda tampak lebih tebal atau terasa kenyal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Bagaimana cara mencegah munculnya Eksim Dishidrotik?

Sayangnya, hingga saat ini belum ada cara yang terbukti dapat mencegah atau mengendalikan wabah eksim dishidrotik. 

Anda dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kondisi ini dengan menerapkan pelembab setiap hari, menghindari pemicu seperti sabun atau pembersih yang keras, dan tetap terhidrasi.

Bagaimana cara mengobati Eksim Dishidrotik?

Diagnosis

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat mendiagnosis eksim dishidrotik hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik. 

Karena gejala eksim dishidrotik dapat mirip dengan gejala kondisi kulit lainnya, dokter Anda dapat memilih untuk melakukan tes tertentu.

Tes-tes yang mungkin dapat dilakukan meliputi biopsi kulit, yang dilakukan dengan mengangkat sel kulit untuk diperiksa di laboratorium. Biopsi dapat menyingkirkan kemungkinan penyebab terjadinya luka lepuh, seperti infeksi jamur.

Jika dokter mencurigai bahwa kondisi eksim dishidrotik yang Anda alami berhubungan langsung dengan alergi, maka, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan alergi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Pengobatan

Ada sejumlah cara agar dokter kulit dapat mengobati eksim dishidrotik. Tingkat keparahan wabah dan faktor-faktor lain menentukan perawatan mana yang akan mereka sarankan. 

Mungkin Anda perlu mencoba lebih dari satu perawatan sebelum menemukan perawatan yang tepat untuk Anda.

Terapi Farmakologis 

Untuk kondisi ringan, Anda dapat menggunakan obat-obatan seperti krim atau salep kortikosteroid yang Anda oleskan langsung pada kulit Anda. 

Untuk wabah yang lebih parah, Anda mungkin dapat menggunakan obat golongan steroid topikal, injeksi steroid, atau pil.

Perawatan medis lain yang digunakan adalah:

  • Perawatan sinar UV
  • Mengeluarkan cairan yang berada di dalam luka lepuh
  • Antihistamin
  • Berbagai krim anti-gatal
  • Salep yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti Protopic dan Elidel (ini adalah pilihan pengobatan yang langka)
  • Jika kulit Anda terinfeksi, maka Anda juga akan diberikan antibiotik atau obat lain untuk mengobati infeksi tersebut.
  • Obat-obatan yang dijual bebas. Jika Anda mengalami kondisi eksim dishidrotik ringan, dokter mungkin akan meresepkan obat golongan antihistamin seperti cetirizine untuk membantu mengurangi gejala Anda.

Perawatan sederhana di Rumah

Merendam tangan dan kaki Anda dalam air dingin atau mengompres menggunakan kompres basah dan dingin selama 15 menit setiap kali, dua hingga empat kali sehari, dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang terkait dengan kulit gatal.

Dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda menggunakan salep atau pelembab setelah Anda menggunakan kompres. Pelembab juga dapat membantu mengatasi kekeringan, dan juga mengurangi rasa gatal.

Pelembab yang dapat digunakan meliputi:

  • petroleum jelly, seperti Vaseline
  • krim, seperti Lubriderm atau Eucerin
  • minyak mineral seperti minyak zaitun

Perubahan pola diet

Mengubah pola diet Anda mungkin membantu jika obat-obatan yang Anda gunakan tidak terlalu menunjukan hasil yang signifikan. 

Karena diyakini bahwa alergi nikel atau kobalt dapat menyebabkan eksim, mengurangi makanan yang mengandung zat-zat tersebut dapat membantu mengurangi gejala.

Beberapa orang mengatakan bahwa menambahkan vitamin A ke dalam diet Anda dapat membantu, tetapi konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menambahkan suplemen vitamin apapun ke dalam makanan Anda.

16 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Dyshidrotic Eczema - Symptoms & Treatment. Everyday Health. (Accessed via: https://www.everydayhealth.com/dyshidrotic-eczema/)
Definition of Dyshidrotic eczema. MedicineNet. (Accessed via: https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=9635)
Abreu-Velez, A. M., Pinto, F. J., Jr, & Howard, M. S. (2009). Dyshidrotic eczema: relevance to the immune response in situ. North American journal of medical sciences, 1(3), 117–120. National Center for Biotechnology Information. (Accessed via: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3364640/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app