Camilan Sehat untuk Penderita Asam Lambung

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Camilan Sehat untuk Penderita Asam Lambung

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Penderita asam lambung tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan berlemak tinggi, alergenik, serta makanan asam dan pedas. Anda dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi makanan berserat, tinggi protein dan dilengkapi pula dengan lemak sehat;
  • Mengonsumsi makanan yang salah dapat menyebabkan timbulnya sensasi nyeri dan ketidaknyamanan pada area perut yang juga bisa menyebar hingga ke kerongkongan;
  • Ada beragam camilan yang baik dan sehat untuk penderita asam lambung, di antaranya adalah buah-buahan, makanan yang mengandung probiotik, kacang-kacang, salad, dan oatmeal;
  • Pilihan buah yang dapat dijadikan sebagai camilan untuk penderita asam lambung bisa berupa buah apel, alpukat, semangka, pir, pisang, pepaya, dan beragam jenis buah berry yang mengandung sejumlah nutrisi, mineral, antioksidan;
  • Tak hanya buah, seporsi salad yang terdiri dari kombinasi sayur-sayuran seperti wortel, salada, kentang rebus, buncis, mentimun, dan jagung manis juga dapat menjadi camilan lezat nan menyehatkan bagi penderita asam lambung;
  • Hindari beberapa jenis sayuran yang mengandung gas, seperti kubis, kembang kol, dan brokoli karena mungkin dapat menyebabkan perut kembung dan memperparah keluhan asam lambung;
  • Konsumsi juga obat asam lambung dan lakukan perubahan gaya hidup dengan aktif berolahraga, makan secukupnya, minum air putih, penuhi kebutuhan tidur, serta hindari rokok juga dapat membantu memperbaiki kondisi asam lambung;
  • Klik untuk membeli obat lambung dan saluran pencernaan dari rumah Anda melalui HDMall. Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Memilih camilan untuk penderita asam lambung tidaklah merepotkan seperti yang dibayangkan. Syaratnya, hindari makanan berlemak tinggi, alergenik serta makanan asam ataupun pedas. Perbanyak konsumsi makanan berserat, berprotein tinggi dan dilengkapi pula dengan lemak sehat. 

Tak sedikit dari penderita asam lambung yang merasa kebingungan ketika harus bersinggungan dengan makanan. Alih-alih menenangkan perut dan mendapatkan energi, kesalahan dalam memilih makanan justru dapat berimbas pada timbulnya sensasi nyeri dan ketidaknyamanan pada area perut yang dapat menyebar hingga ke kerongkongan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Lambung & Saluran Pencernaan via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 4

Cari tahu pantangan asam lambung di sini: Sakit Maag? Hindari Pantangan Asam Lambung Berikut Ini

Untuk itu, diperlukan kelihaian tersendiri dalam memilah-milah makanan yang tepat. Meski tidak semua makanan dapat dikonsumsi, namun tak sedikit pula pilihan makanan maupun camilan lezat yang dapat disantap setiap harinya. Apa saja itu? Berikut uraiannya.

Inilah beragam camilan menyehatkan untuk penderita asam lambung

Beberapa poin penting yang harus diperhatikan disini, yakni perhatikan beberapa jenis sayuran bergas tinggi, buah-buahan dengan rasa asam dan asupan daging merah yang sebaiknya dibatasi dan diganti dengan daging unggas atau ikan.

1. Buah-buahan

Ada banyak pilihan buah-buahan yang dapat dijadikan sebagai camilan untuk penderita asam lambung. Beberapa di antaranya adalah apel, alpukat, semangka, pir, pisang, pepaya dan buah beri.

Selain memiliki rasa yang nikmat, di dalam buah-buahan juga terkandung sejumlah nutrisi, mineral dan senyawa antioksidan yang kesemuanya dapat membantu meredakan peradangan sekaligus mengurangi risiko komplikasi dari gangguan pencernaan yang mungkin terjadi.

Baca juga: 8 Buah untuk Sakit Maag yang Aman dan Dianjurkan

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Lambung & Saluran Pencernaan via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 4

2. Makanan probiotik

Makanan probiotik seperti yogurt, kefir dan sejenisnya yang mengandung bakteri menguntungkan seperti Lactobacillus bulgaricus, bermanfaat dalam membantu mengontrol kadar asam lambung sekaligus mengurangi peradangan dengan secara signifikan menghambat ekspresi sitokin dan kemokin.

Beberapa hasil studi juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan probiotik diketahui dapat membantu mengendalikan infeksi bakteri H. Pylori yang dapat memicu terjadinya gastritis maupun tukak lambung.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti almond, kacang merah termasuk pula kacang rebus dapat dijadikan camilan untuk penderita asam lambung sebagai teman bersantai di rumah. Hal ini lantaran dalam kacang-kacangan terkandung serat tinggi yang begitu baik bagi kesehatan sistem pencernaan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health-pun menyatakan bahwa, diet tinggi serat terkait langsung dengan penurunan risiko terhadap penyakit maag atau gastritis hingga 60%.

Di tambah lagi kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak omega-3, terutama pada kacang almond, telah terbukti efektif dalam mengurangi risiko penyakit jantung. Hasil serupa ditemukan pula pada biji-bijian seperti chia seed maupun flaxseed.

4. Salad

Seporsi salad yang terdiri dari kombinasi sayur-sayuran seperti wortel, salada, kentang rebus, buncis, mentimun dan jagung manis dapat menjadi camilan lezat nan menyehatkan bagi para penderita asam lambung.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Lambung & Saluran Pencernaan via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 4

Tambahkan irisan dada ayam atau ikan salmon panggang serta putih telur rebus. Untuk sausnya sendiri dapat disiramkan langsung dengan minyak zaitun, saus yoghurt atau saus kacang almond.

Hindari beberapa jenis sayuran bergas seperti kubis, kembang kol dan brokoli karena dikhawatirkan dapat menyebabkan perut kembung sehingga memperparah keluhan asam lambung yang telah ada.

5. Oatmeal

Oatmeal adalah pilihan makanan non-acidic yang bergizi, kaya serat dan mampu mencegah timbulnya gejala nyeri juga panas di lambung. Satu cangkir oatmeal mengandung 7 hingga 9,8 gram serat makanan dan dilengkapi pula dengan berbagai vitamin serta mineral penting yang dibutuhkan tubuh dalam memproduksi energi.

Untuk memetik manfaat lebih, tambahkan buah segar dalam semangkuk oatmeal yang hendak di santap. Misalnya seperti irisan buah apel, pisang atau buah beri. Namun jangan satukan dengan buah asam semisal jeruk atau kiwi, karena dapat memicu iritasi pada lambung.

Beberapa camilan untuk penderita asam lambung lainnya yang aman dikonsumsi adalah sari kacang hijau, mashed potato, biskuit jahe, puding lidah buaya, biskuit sari gandum, dan roti gandum utuh.

Kuncinya, konsumsilah makanan berserat tinggi, kaya protein dan lemak baik. Sebisa mungkin hindari berbagai jenis makanan pemicu. Beberapa di antaranya adalah makanan berminyak dan berlemak jahat semisal gorengan dan junk-food, makanan dengan rasa asam atau pedas, minuman beralkohol dan kafein.

Lakukan pula perubahan gaya hidup lebih baik dengan aktif berolahraga, makanlah secukupnya jangan berlebihan serta hindari rokok maupun asapnya. Terakhir, minumlah air putih rata-rata 8 gelas sehari dan penuhi kebutuhan tidur 7-8 jam per malam.

20 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Mayo Clinic Staff. (2018). Gastroesophageal reflux disease (GERD). (https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940)
Kubo A, et al. (2009). Effects of dietary fiber, fats, and meat intakes on the risk of Barrett’s esophagus. DOI: (https://dx.doi.org/10.1080%2F01635580902846585)
Kahrilas P, et al. (2017). Emerging dilemmas in the diagnosis and management of gastroesophageal reflux disease. DOI: (http://doi.org/10.12688/f1000research.11918.1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app