Probiotik: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Mar 6, 2019 Update terakhir: Jan 21, 2020 Waktu baca: 3 menit

Probiotik adalah mikroorganisme yang umumnya berupa bakteri ataupun jamur yang hidup dan berkembang biak dalam sistem pencernaan tubuh manusia. 

Probiotik digunakan di dalam tubuh manusia dikarenakan fungsinya yang baik untuk membantu sistem pencernaan manusia dimana dengan adanya probiotik maka makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat dicerna dengan lebih baik oleh usus selain itu probiotik juga dikenal mampu untuk meningkatkan sistem imunitas yang ada di dalam diri seseorang.  

Kehadiran probiotik dalam sistem pencernaan manusia dengan jumlah yang tepat pun diteliti mampu menjaga dan mengembalikan keseimbangan tubuh terutama pada hal kesehatan perut dan organ organ di dalamnya serta menghalangi berbagai virus, bakteri dan parasit yang berusaha masuk ke dalam tubuh manusia. 

Dengan menjaga jumlah seimbang probiotik dalam tubuh, maka masalah atau gangguan seperti diare, radang usus dan infeksi pada saluran pencernaan dapat dicegah.

Selain sudah terdapat pada tubuh manusia, probiotik dapat juga didapatkan oleh manusia dengan makanan atau minuman yang dikonsumsi ataupun melalui supplemen probiotik yang sekarang banyak dijual di pasaran.

Sejarah mencatat bahwa seseorang bernama Elie Metchnikoff di awal abad ke 20 an pernah melakukan penelitian mengenai mengapa orang di Bulgaria dapat hidup dengan jangka waktu lebih lama meskipun mereka telah tertimpa masalah seperti gizi buruk, cuaca yang ekstrem serta bencana kelaparan namun mereka tetap mampu bertahan hidup dalam waktu yang lama. 

Penelitiannya menghasilkan suatu kesimpulan bahwa orang Bulgaria dapat tetap terus bertahan hidup dikarenakan mereka meminum susu asam yang mengandung bakteri bakteri yang baik di dalam tubuh. 

Susu asam yang dimaksud ialah hasil manipulasi mikroorganisme yang sengaja diasamkan untuk menghasilkan bakteri bakteri baik yang berguna untuk sistem pencernaan manusia. 

Oleh sebab itu sejak sekarang banyak penelitian dan produk produk susu asam yang kaya akan probiotik yang dijual di pasaran umum secara bebas karena sejuta kebaikan yang dibawa probiotik bagi tubuh manusia.  

Jenis dan ragam Probiotik

Di dunia kesehatan, probiotik dibagi menjadi 2 grup bagian berdasarkan pada jumlah bakteri yang paling baik dan mudah untuk diolah menjadi makanan, minuman maupun supplemen yang kaya akan mengandung probiotik yaitu grup lactobacillus dan bifidobacterium.  

Kategori grup pertama yaitu lactobacacillus ialah bakteri yang paling banyak mengandung bakteri baik pensupport produksi probiotik. Umumnya lactobacllus banyak terdapat pada makanan di sekeliling kita seperti yogurt yakult, dan makanan fermentasi lainnya. 

Hal baik dalam lactobacillus lainnya ialah selain memperlancar sistem pencernaan manusia, lactobacillus juga dapat mencegah diare dan membantu mereka yang mengidap intoleransi laktosa.   

Kategori kedua probiotik ialah bifidobacterium dimana umumnya jenis ini dtemukan pada makanan yang berasal dari olahan susu. Bifidobacterium biasanya difungsikan untuk meringankan gejala gejala pada penyakit irritable bowel syndorme atau gangguan sistem pencernaan.

Dosis pengkonsumsian Probiotik

Untuk dosis dan takaran probiotik yang sebaiknya dikonsumsi oleh para konsumen sebaiknya mengikuti pada aturan yang tertera pada kemasan setiap produk makanan, minuman maupun supplemen yang mengandung probiotik karena setiap produk tentunya memiliki tingkat dan kadar probiotik yang berbeda beda sehingga aturan pengkonsumsian yang sebaiknya dikonsumsi oleh konsumen masing masing produk dan merek probiotik tersebut juga berbeda beda.

Jenis makanan yang kaya akan Probiotik

Selain pada produk supplemen, terdapat beberapa makanan maupun minuman yang diteliti kaya akan kandungan probiotik seperti yogurt. Yogurt ialah sumber probiotik yang paling populer dan paling banyak dikonsumsi oleh manusia, umumnya produk yogurt yang banyak dijual di pasaran sudah mengandung probiotik lactobacillus atau acidophilus. 

Kamu bisa menemukan berbagai produk yogurt yang kaya akan probiotik di pasar atau mini market terdekat. Jenis makanan ataupun minuman lainnya ialah tempe, kimchi, kefir (minuman hasil fermentasi susu kambing dengan kefir grain), dan sauerkraut yang adalah hasil fermentasi dari sayur kol ataupun sayuran lainnya yang banyak ada di Eropa. 

Untuk Kimchi sendiri sebenarnya ialah sama seperti sauerkraut namun berasal dari negara Korea dan sekarang ini sangat mudah ditemui di restoran restoran Korea yang sedang menjamur di Indonesia.


17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
WebMD (2017). Risks and Benefits of Probiotics. (https://www.webmd.com/digestive-disorders/probiotics-risks-benefits)
Palsdottir, H. Healthline (2018). 11 Probiotik Foods That Are Super Healthy. (https://www.healthline.com/nutrition/11-super-healthy-probiotic-foods)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app