GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Chia Seed Sebagai Makanan Penangkal Penyakit

Dipublish tanggal: Agu 14, 2019 Update terakhir: Sep 14, 2021 Tinjau pada Feb 28, 2020 Waktu baca: 3 menit
Chia Seed Sebagai Makanan Penangkal Penyakit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Chia seed adalah biji-bijian kecil yang saat ini sudah beredar luas dan diyakini bermanfaat bagi kesehatan tubuh termasuk memperkuat sistem imun;
  • Chia seed mengandung asam lemak omega 3, serat, antioksidan, dan mineral yang juga sering digunakan sebagai obat pencahar alami;
  • Kandungan asam lemak omega 3 pada chia seed dipercaya dapat membantu mencegah penyakit diabetes dan menjaga kadar gula darah;
  • Meski termasuk makanan sehat, tetapi para ahli kesehatan merekomendasikan agar chia seed tidak dikonsumsi lebih dari 48 gram per hari;
  • Selain bisa diminum langsung dengan campuran air putih, kelebihan chia seed lainnya adalah tidak mengandung gluten serta kaya antioksidan;
  • Klik untuk membeli produk suplemen vitamin dari rumah Anda melalui HDmall. Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD.

Chia seed adalah biji-bijian kecil yang berasal dari tanaman Salvia hispanica, yaitu salah satu jenis tanaman mint. Chia seed memiliki beberapa varian warna di antaranya hitam, abu-abu, dan hitam dengan bercak putih.

Chia seed berbentuk oval dengan ukuran 1-2 mm. Chia seed berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan dan digunakan sebagai obat pencahar alami dan bermanfaat untuk memperkuat sistem imun tubuh. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Kata chia sendiri berasal dari bahasa suku Maya yang berarti kekuatan. Pada awalnya, chia dibudidayakan sebagai makanan pokok suku-suku di Mexico dan Guatemala. Sementara saat ini chia sudah bisa didapatkan dengan mudah tidak hanya di Amerika saja, tetapi juga berkembang hingga ke wilayah Australia dan Asia Tenggara.

Di Indonesia, chia seed dijual di supermarket dan toko-toko khusus yang menjual bahan makanan sehat. Produknya pun bermacam-macam, ada yang masih berupa biji-bijian utuh dan ada yang berupa bentuk produk komersial lainnya seperti sereal dan makanan ringan.

Kandungan dan manfaat chia seed

Kandungan zat yang terdapat dalam chia seed sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti asam lemak omega 3, serat, antioksidan, dan mineral. 

Dalam 1 porsi chia seed dengan berat sekitar 30 gram mengandung 1318 kalori dan 9 gram lemak yang sebagiannya adalah lemak tidak jenuh atau lemak sehat, 10 gram serat, dan 6 gram protein. Kelebihan lain dari chia seed adalah tidak mengandung gluten serta kaya antioksidan. 

Asam lemak omega 3 yang terdapat dalam chia seed berfungsi untuk mencegah pemicu berbagai penyakit seperti:

  • Menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol LDL, membantu menurunkan tekanan darah, dan mencegah terjadinya penyakit jantung
  • Mengatasi peradangan atau inflamasi dalam tubuh
  • Bersifat kardioprotektif untuk melindungi jantung dan hepatoprotektif untuk melindungi liver
  • Mencegah penyakit diabetes dan menjaga kadar gula darah
  • Melindungi tubuh dari kondisi radang sendi, penyakit autoimun, dan kanker

Chia seed mengandung serat dan asam lemak omega 3 dalam jumlah yang sangat tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa serat dan asam lemak omega 3 tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. 

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Beberapa media mempublikasikan bahwa mengonsumsi chia seed bermanfaat untuk menunda rasa lapar dan membantu menurunkan berat badan. Namun sayangnya belum ada laporan ilmiah yang mendukung pernyataan bahwa konsumsi chia seed dapat menurunkan berat badan.

Kandungan mineral chia seed juga dapat menjaga kesehatan kulit seperti melindungi kulit dari sinar UV, mengatasi kulit kering, serta peradangan pada kulit. Chia seed juga berfungsi untuk memperbaiki kondisi tulang karena biji chia juga mengandung mangan dan fosfor yang baik untuk tulang dan gigi. 

Tak hanya itu, chia seed juga mengandung triptofan (asam amino yang mempengaruhi hormon serotonin dan melatonin yang dapat membuat tubuh rileks dan membantu mengatasi gangguan tidur.

Baca juga: Jaga Sistem Imun dengan Konsumsi Vitamin dan Mineral

Cara mengonsumsi chia seed

Chia seed bisa langsung dimakan dalam keadaan mentah atau dicampurkan dalam masakan atau minuman. Chia seed memiliki rasa yang hampir sama dengan rasa kacang, sehingga cocok digunakan dalam makanan manis dan gurih. 

Chia seed dapat ditaburkan pada sereal, salad, nasi, smoothies, yoghurt, dan puding. Chia seed akan mengembang dan berubah menjadi jeli jika dicampur dengan air sehingga juga dapat dicampur pada minuman.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Bagi para vegetarian dan alergi telur, chia seed dapat digunakan sebagai pengganti telur dalam adonan kue karena chia seed merupakan salah satu sumber protein dengan kandungan sebesar 19 persen. 

Baca juga: Selain Daging, Ini 5 Makanan Tinggi Protein

Caranya dengan mencampurkan 1 sendok teh chia seed dengan 2 sendok makan air. 1 sendok teh yang dihasilkan dari campuran seed dengan air tersebut sama dengan 1 butir telur. Begitupun bagi orang yang memiliki alergi gluten, chia seed dapat dikonsumsi karena tidak mengandung gluten.

Banyaknya chia seed yang boleh dikonsumsi dipengaruhi oleh faktor usia dan kondisi kesehatan. Hingga saat ini belum ada data ilmiah yang bisa dijadikan pedoman pasti terhadap jumlah chia seed yang boleh dikonsumsi. 

Akan tetapi sebuah penelitian merekomendasikan agar chia seed tidak dikonsumsi lebih dari 48 gram per hari. Kandungan antioksidan yang tinggi membuat chia seed tidak mudah rusak sehingga aman untuk disimpan hingga beberapa bulan di tempat yang kering dan dingin.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Chia Seeds Nutrition Facts and Glycemic Index. Verywell Fit. (https://www.verywellfit.com/chia-seed-nutrition-facts-4165659)
Chia Seeds. Harvard T.H. Chan School of Public Health. (https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/chia-seeds/)
Chia Seeds Nutrition & Facts About Weight Loss Claims. WebMD. (https://www.webmd.com/diet/features/truth-about-chia#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app