Bengkak Dada - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 13, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 842.903 orang

Payudara terdiri dari empat struktur jaringan utama yaitu jaringan lemak, saluran susu, kelenjar, dan jaringan ikat. Komponen yang paling besar membentuk payudara adalah jaringan lemak atau jaringan adipos. 

Apabila terjadi peningkatan volume pada jaringan tersebut maka payudara akan terlihat membesar atau membengkak. Payudara yang membengkak biasanya akan menyebabkan rasa sakit atau nyeri. Perubahan lain pada jaringan payudara yang lainnya juga dapat menyebabkan pembengkakan pada payudara.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Apa saja gejala dari pembengkakan payudara?

Pembengkakan payudara bisa menyebabkan perubahan yang mudah dilihat. Misalnya, payudara Anda mungkin akan menjadi lebih besar dari biasanya. Pembuluh darah di payudara mungkin menjadi lebih tampak pada permukaan kulit Anda saat terjadi pembengkakan.

Gejala lain mungkin termasuk:

  • payudara Anda terasa lebih berat
  • rasa tidak nyaman di sekitar payudara Anda dan biasanya menjalar hingga ke ketiak Anda
  • perubahan pada tekstur payudara Anda atau kulit di sekitar payudara Anda

Dalam beberapa kasus, payudara Anda akan terasa lebih hangat atau panas saat disentuh. Benjolan yang mengeras di jaringan payudara Anda biasanya juga disertai dengan pembengkakan pada payudara. Meskipun benjolan di payudara bukanlah selalu menjadi kondisi yang mengkhawatirkan, namun kondisi tersebut bisa menjadi pertanda munculnya kanker payudara.

Apa yang menyebabkan pembengkakan payudara?

Banyak hal yang dapat menyebabkan pembengkakan payudara. Penyebabnya bisa berasal dari kondisi yang tidak berbahaya hingga kondisi yang serius.

Premenstrual syndrome (PMS) adalah salah satu penyebab umum pembengkakan payudara. Sebelum memulai suatu siklus menstruasi, produksi estrogen di dalam tubuh Anda akan meningkat. Seiring dengan perubahan lain dalam tubuh Anda, perubahan hormon ini dapat menyebabkan saluran payudara dan kelenjar susu Anda membesar

Kondisi ini juga dapat menyebabkan retensi air, yang dapat meningkatkan pembengkakan pada payudara. Gejala terkait PMS cenderung akan membaik saat Anda memulai siklus menstruasi.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Pembengkakan payudara juga bisa menjadi gejala munculnya kanker payudara. Ada berbagai jenis kanker payudara. Kanker payudara dapat menyebabkan payudara membengkak akibat penyumbatan dari kelenjar getah bening. Jaringan payudara Anda juga akan tampak berbintik-bintik yang menyerupai kulit jeruk. Tumor di payudara Anda dapat bermanifestasi sebagai benjolan yang keras dan nyeri.

Penyebab-penyebab lain dari pembengkakan payudara adalah:

  • makanan dan minuman yang mengandung banyak kafein atau garam
  • obat-obatan, seperti pil KB, yang mengandung estrogen
  • perubahan yang terjadi saat Anda hamil
  • perubahan saat postpartum yang terjadi setelah melahirkan
  • Mastitis atau infeksi pada kelenjar susu yang dapat terjadi saat menyusui

penyakit payudara fibrokistik, suatu kondisi di mana Anda mengalami benjolan yang bukan kanker di payudara Anda

Kapan sebaiknya Anda mencari pertolongan medis?

Pembengkakan payudara yang berhubungan dengan PMS merupakan suatu kondisi yang sering terjadi, namun terkadang kondisi tersebut biasanya akan terasa tidak nyaman sehingga dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Jika Anda mengalami pembengkakan payudara yang sangat nyeri selama siklus menstruasi Anda, konsultasikanlah kondisi tersebut ke dokter Anda.

Anda juga harus pergi menemui dokter Anda jika Anda mengalami pembengkakan payudara yang disertai dengan gejala-gejala berikut:

  • Pecah-pecah pada daerah puting
  • perubahan warna puting atau kulit payudara
  • Kulit payudara yang tertarik atau kerutan pada payudara
  • pembengkakan payudara berlebih yang mencegah keluarnya ASI setelah melahirkan
  • benjolan yang mengeras di jaringan payudara yang tidak berubah selama siklus menstruasi
  • luka di payudara yang tidak sembuh
  • Keluarnya cairan dari puting

Jika Anda mengalami gejala lain yang tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter Anda. Jika Anda ragu terhadap pembengkakan tersebut, tanyakan kepada dokter tentang gejala-gejala Anda tersebut.

Bagaimana mendiagnosis penyebab pembengkakan payudara?

Untuk mendiagnosis penyebab pembengkakan payudara, dokter akan menanyakan pertanyaan tentang gejala-gejala yang Anda alami. Sebagai contoh, dokter mungkin akan bertanya kapan gejala tersebut mulai muncul dan apakah gejala tersebut menjadi lebih baik atau lebih buruk pada waktu-waktu tertentu. 

Dokter akan memeriksa jaringan payudara Anda dan merasakan benjolan pada payudara Anda. Dokter juga akan merekomendasikan pemeriksaan pencitraan seperti mammogram atau USG payudara untuk melihat struktur internal payudara Anda.

Bagaimana pengobatan pembengkakan payudara?

Pemberian pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter Anda akan tergantung pada penyebab pembengkakan payudara Anda.

Jika pembengkakan tersebut disebabkan oleh suatu infeksi, dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik. Dokter juga akan mengajarkan bagaimana cara menjaga jaringan payudara Anda tetap bersih dan kering untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut.

Jika pembengkakan disebabkan oleh perubahan hormon yang berhubungan dengan siklus menstruasi, dokter Anda mungkin akan meresepkan penggunaan pil KB. Pil KB dapat mengatasi pembengkakan payudara dan gejala PMS lainnya pada beberapa wanita. Jika Anda sudah menggunakan kontrasepsi hormonal, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menggantinya ke jenis kontrasepsi lain.

Jika Anda didiagnosis menderita kanker payudara, rencana pengobatan yang disarankan oleh dokter Anda akan tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium kanker Anda. Dokter mungkin akan melakukan pengobatan seperti kemoterapi, terapi radiasi, pembedahan, atau kombinasi semuanya.

Untuk meredakan ketidaknyamanan yang berhubungan dengan pembengkakan payudara, ada baiknya Anda untuk melakukan beberapa hal dibawah ini, yaitu:

  • Menggunakan bra yang pas atau pastikan bra yang Anda gunakan tidak kebesaran atau kekecilan
  • Kompres panas atau dingin ke payudara Anda selama 10 menit
  • Gunakan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti ibuprofen

Skrining kanker payudara untuk deteksi dini

Karena pembengkakan payudara kadang-kadang merupakan suatu pertanda munculnya kanker payudara, melakukan pemeriksaan mammogram secara rutin direkomendasikan untuk wanita berusia 45 tahun ke atas. The American Cancer Society merekomendasikan skrining deteksi kanker payudara untuk wanita:

  • Usia 40-44: Mulai untuk melakukan pemeriksaan mammogram tahunan jika wanita tersebut mau untuk melakukannya.
  • Usia 45-54: Lakukan pemeriksaan mammogram setiap tahunnya.
  • Usia 55 dan lebih tua: Mammogram setiap dua tahun sekali, atau setiap tahun jika wanita tersebut mau.

Semua wanita harus terbiasa dengan keadaan normal payudara mereka, dan konsultasikan ke dokter jika terdapat perubahan pada payudara Anda.

Mencegah pembengkakan payudara

Dalam beberapa kasus, makan makanan yang sehat dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri yang terkait dengan pembengkakan payudara. Cobalah konsumsi banyak buah dan sayuran dan hindari makanan olahan dan makanan yang kaya akan lemak jenuh. 

Pertimbangkan untuk mengurangi asupan kafein Anda dengan membatasi konsumsi soda, kopi, dan teh. Mengurangi konsumsi garam dan meningkatkan asupan air juga dapat membantu meredakan pembengkakan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit