Basal Ganglia Stroke - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Apr 29, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Basal ganglia adalah neuron di dalam otak yang merupakan kunci untuk gerakan, persepsi, dan penilaian. Neuron adalah sel-sel otak yang bertindak sebagai pembawa pesan dengan mengirimkan sinyal ke seluruh sistem saraf.

Setiap cedera pada ganglia basal dapat memiliki efek serius, berpotensi jangka panjang pada gerakan, persepsi, atau penilaian Anda

Mengenai stroke basal ganglia

Darah membawa oksigen ke otak. Ketika aliran darah ke area otak dibatasi atau dihentikan, otak tidak menerima oksigen yang cukup. Kekurangan oksigen melukai sel-sel otak di daerah itu dapat memicu terjadinya stroke hingga kematian.

Ganglia basal adalah sekelompok nukleus di otak, dan kerusakan serius apa pun di area ini dapat berdampak serius pada pergerakan, persepsi, dan penilaian seseorang.

Otak memiliki banyak bagian yang berfungsi mengendalikan pikiran, tindakan, dan respons kita. Ganglia basal memainkan peran penting yang bertindak sebagai pembawa pesan, mengirimkan sinyal ke seluruh sistem saraf.

Stroke basal ganglia dapat menyebabkan masalah dengan kontrol otot, penglihatan, menelan, indera peraba, dan bahkan menyebabkan perubahan kepribadian.

Apa yang menyebabkan stroke basal ganglia

Banyak stroke yang terjadi pada ganglia basal adalah stroke hemoragik. Stroke hemoragik terjadi ketika arteri di bagian otak pecah. Ini bisa terjadi jika dinding arteri menjadi sangat lemah sehingga robek dan membiarkan darah mengalir keluar.

Pembuluh darah di ganglia basal sangat kecil dan rentan terhadap robekan atau pecah. Inilah sebabnya mengapa stroke ganglia basal sering juga merupakan stroke hemoragik. Stroke iskemik juga dapat mempengaruhi ganglia basal. Jenis stroke ini terjadi ketika gumpalan darah atau arteri yang menyempit mencegah aliran darah yang cukup melalui pembuluh darah. 

Ini kelaparan jaringan oksigen dan nutrisi yang dibawa dalam aliran darah. Stroke iskemik dapat memengaruhi ganglia basal jika arteri serebral tengah, pembuluh darah utama di tengah otak mengalami pembekuan.

Apa saja gejala dari stroke basal ganglia

Gejala yang ditemukan pada stroke basal ganglia antara lain:

  1. Perubahan gerakan
  2. Kelemahan pada otot wajah (kesulitan tersenyum dan menelan)
  3. Tremor
  4. Ataxia (kehilangan kendali penuh atas gerakan tubuh)
  5. Otot kaku
  6. Gangguan kognitif (memori, perhatian, bahasa)
  7. Sakit kepala, mual, muntah
  8. Perubahan kepribadian (kebingungan, frustrasi, marah, tidak tertarik, depresi)
  9. Respons emosional (menangis atau tertawa tanpa alasan yang jelas)

Bagaimana cara mencegah terjadinya stroke basal ganglia

Mencegah strok merupakan kunci utama mencegah kerusakan pembuluh darah dan neuron di basal ganglia di otak. Pola hidup yangs ehat seperti makanan rendah lemak dan berminyak, olahraga secara teratur, istirahat cukup, tidak merokok, minuman beralkohol, dapat membantu mencegah terjadinya stroke basal ganglia.

Pada riwayat penderita stroke, setidaknya selalu menjaga kesehatan melalui pengobatan dan kontrol rutin di rumah sakit untuk mencegah kekambuhan yang dapat memicu rusaknya pembuluh darah dan neuron di basal ganglia.

Bagaimana Cara Mengobati Stroke Basal Ganglia

Tatalaksana stroke menjadi hal utama untuk mengobati terjadinya stroke basal ganglia. Pada stroke akibat iskemik, Anda mungkin menerima obat penghilang gumpalan darah yang disebut aktivator plasminogen jaringan (tPA). 

Terapi ini dapat membantu melarutkan sebagian besar gumpalan darah yang terambat di pembuluh. Pengangkatan gumpalan mekanis dapat dilakukan dalam waktu 24 jam dari awal gejala.

Beberapa cara lain dapat dilakukan sebagai pengobatan serta pencegahan stroke berulang. Tatalaksana tersebut diantaranya:

  1. Obat penahan rasa sakit
  2. Obat rutin terapi tekanan darah tinggi
  3. Menurunkan tekanan intrakranial kepala melalui operasi
  4. Operasi shunt untuk mengalirkan darah ke bagian penting di otak
  5. Fisioterapi
  6. Terapi berbicara
  7. Psikoterapi

Penyembuhan dari stroke sangat membutuhkan proses yang panjang. Pandangan setelah stroke ganglia basal tergantung terutama pada tingkat kerusakan otak. Jika stroke hanya merusak ganglia basal ringan, ada peluang lebih tinggi untuk pemulihan yang baik. Apabila diperberat dengan pendarahan, ini akan membutuhkan lebih lama.

Stroke ganglia basal dapat memiliki efek jangka panjang dan penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko mengembangkan penyakit Parkinson. Namun, terapi  program rehabilitasi dan dan fisioterapi rutin sangat berguna serta memberikan peluang pemulihan yang jauh lebih baik.


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Sachin S. Kapur, M.D., M.S., Basal Ganglia Stroke (https://www.medicalnewstoday.com/articles/313596.php), 30 August 2018.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app