Bagaimana Tumor Jinak Bisa Mengganas Jadi Kanker Usus Besar?

Dipublish tanggal: Agu 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 11, 2020 Waktu baca: 3 menit
Bagaimana Tumor Jinak Bisa Mengganas Jadi Kanker Usus Besar?

Tumor non-kanker (jinak) dari usus besar merupakan pertumbuhan sel abnormal yang tidak menyebar (bermetastasis) ke bagian lain dari tubuh. Tumor jinak biasanya tidak mengancam jiwa. Sebagian besar tumor dari usus berasal dari polip yang melekat pada lapisan usus besar atau rektum. 

Polip biasanya menonjol dari lapisan dan tumbuh menuju pusat berlubang dari usus besar atau rektum.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Tumor jinak usus besar atau rektum biasanya ditemukan selama tindakan kolonoskopi atau sigmoidoskopi. Tumor jinak dikeluarkan sehingga dapat diperiksa di bawah mikroskop untuk membuat diagnosis. 

Lalu, apakah bisa tumor jinak di usus besar berkembang menjadi kanker usus besar? Kalau bisa, bagaimana tumor jinak bisa mengganas menjadi kanker usus besar? Berikut penjelasannya.

Berkembangnya Tumor Jinak menjadi Kanker Usus Besar

Faktor risiko merupakan sesuatu yang dapat meningkatkan risiko kanker. Faktor resiko bisa berupa perilaku, substansi atau kondisi. Sebagian besar kanker merupakan hasil dari banyak faktor risiko.

Kondisi pra kanker pada usus besar atau rektum termasuk adenoma dan sindrom kolorektal herediter. Kedua kondisi tersebut bukanlah kanker, tetapi terkadang bisa menjadi kanker usus besar jika tidak segera diobati. 

Beberapa faktor risiko kanker usus besar juga dapat menyebabkan kondisi prakanker. Beberapa faktor tersebut dapat berupa:

Polip jinak usus besar dan kanker usus besar

Penelitian telah menunjukkan bahwa sebagian besar kanker usus besar berkembang dari polip jinak usus besar. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Oleh karena itu, menghilangkan polip jinak usus besar dapat mencegah terjadinya kanker usus besar. Polip di usus besar dapat bervariasi dalam ukuran dan jumlah. Ada tiga jenis polip usus besar yaitu:

  • Polip hiperplastik tidak berbahaya dan tidak berkembang menjadi kanker.
  • Polip adenomatosa merupakan polip yang paling umum. Meskipun sebagian besar tidak akan pernah berkembang menjadi kanker, polip jenis ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi kanker usus besar.
  • Polip ganas merupakan polip yang dicatat dalam pemeriksaan mikroskopis untuk memiliki sel kanker di dalamnya.

Polip jinak usus besar paling sering disebut polip adenomatosa. Polip berkembang ketika kerusakan kromosom terjadi dalam sel-sel lapisan dalam usus besar. 

Kerusakan menghasilkan sel-sel abnormal, tetapi sel-sel belum mengembangkan kemampuan untuk menyebar yang merupakan ciri khas kanker. 

Sebaliknya, jaringan yang tumbuh tetap terlokalisasi di dalam polip. Ketika kerusakan kromosom meningkat lebih jauh dalam polip, pertumbuhan sel menjadi tidak terkendali, dan sel-sel mulai menyebar dan menjadi kanker. 

Dengan demikian, polip usus besar yang awalnya jinak mendapatkan kerusakan kromosom tambahan untuk berubah menjadi kanker.

Meskipun penyebab spesifik polip usus besar masih tidak diketahui, ada faktor-faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko pengembangan polip usus besar. Faktor-faktor risiko tersebut termasuk:

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Perilaku gaya hidup yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan polip usus besar meliputi:

  • Merokok
  • sering minum alkohol
  • memiliki gaya hidup yang tidak sehat
  • makan makanan tinggi lemak

Anda mungkin dapat menurunkan risiko munculnya polip usus besar jika Anda melakukan perubahan gaya hidup sehat. 

Mengkonsumsi aspirin dosis rendah secara teratur dan menambahkan lebih banyak kalsium ke dalam makanan juga dapat membantu mencegah munculnya polip.

Polip usus besar biasanya tidak menimbulkan gejala apapun dan paling sering ditemukan pada pemeriksaan usus besar rutin, seperti kolonoskopi atau sigmoidoskopi. Pilihan terbaik untuk mengetahui apakah Anda memiliki polip usus besar adalah melakukan pemeriksaan usus secara teratur ketika ada anjuran dari dokter.

Polip sering dapat dihilangkan pada saat yang sama dengan prosedur penyaringan. Meskipun polip biasanya jinak, dokter paling sering menghilangkannya karena beberapa jenis polip nantinya dapat berkembang menjadi kanker usus besar. 

Menghilangkan polip usus besar dapat membantu mencegah berkembangnya kanker usus besar.

Pola makan yang sehat, termasuk makanan yang kaya vitamin D, kalsium, dan serat, juga dapat menurunkan risiko Anda terkena polip usus besar.

25 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Grothey A, et al. Duration of adjuvant chemotherapy for stage III colon cancer. New England Journal of Medicine. 2018;378:1177.
Warner KJ. Allscripts EPSi. Mayo Clinic, Rochester, Minn. Oct. 10, 2019.
Dean PA, et al. Laparoscopic-assisted segmental colectomy: Early Mayo Clinic experience. Mayo Clinic Proceedings. 1994;69:834.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app