Kesehatan Fisik

Atasi Gejala Gangguan Jiwa dengan Yoga

Dipublish tanggal: Mei 30, 2019 Update terakhir: Mar 11, 2020 Waktu baca: 3 menit
Atasi Gejala Gangguan Jiwa dengan Yoga

Gangguan jiwa adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Pernyataan itu merupakan stigma yang salah yang hingga kini masih saja dianggap benar di masyarakat. Gangguan jiwa bukan merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. 

Gangguan jiwa dapat diatasi dengan penanganan yang tepat seperti psikoterapi, konseling, dan obat yang diresepkan dokter. Bahkan, beberapa gejala gangguan jiwa dapat diatasi dengan rutin melakukan senam yoga.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Senam yoga akan mengajak Anda untuk belajar menyelaraskan ritme pernapasan dengan gerakan, serta tubuh, jiwa, dan pikiran Anda. Melalui yoga Anda diajak untuk mengendalikan reaksi diri terhadap lingkungan.

Gejala Gangguan Jiwa yang Bisa Diatasi dengan Yoga

Berikut ini adalah daftar gejala-gejala gangguan jiwa yang dapat diatasi dengan rutin latihan yoga :

1. Gangguan makan

Siapa sangka, rupanya yoga dapat membantu meringankan gejala gangguan jiwa yang berkaitan dengan gangguan makan atau eating disorder. Rutin berlatih yoga akan membantu Anda menangkan pikiran dan menjadikannya selaras dengan hati Anda. 

Yoga membuat Anda menjadi mampu memegang kendali atas tubuh Anda secara keseluruhan. Bagi Anda penderita gangguan makan, yoga akan mendorong Anda untuk merawat tubuh Anda dengan baik melalui pola makan yang sehat dan tentu menu makan yang sehat pula.

2. Gangguan kecemasan (Anxiety Disorder)

Penelitian di University of Pennsylvania tahun 2016 menemukan bahwa orang yang melakukan yoga secara rutin mengalami penurunan kegelisahan dan kecemasan. 

Sedangkan mereka yang menggunakan obat-obatan tanpa berlatih yoga, tidak mengalami perubahan atas gejala kecemasan dan depresi yang mereka alami.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Erin Wiley, seorang psikoterapis klinis di Ohio percaya bahwa yoga dapat membantu menenangkan sistem saraf bagi pasien yang mengalami gangguan kecemasan ataupun depresi. Yoga mengajarkan bahwa Anda memiliki kendali penuh atas reaksi stres yang  dialami tubuh Anda. 

Yoga akan membantu Anda untuk menenangkan diri, menenangkan jiwa dan pikiran Anda. Hal ini nantinya juga akan membantu Anda ketika menghadapi masa-masa sulit atau ketika Anda mengalami rasa takut, gelisah, maupun cemas.

3. Depresi

Yoga dapat mengendalikan depresi yang dialami oleh seseorang. Sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda menunjukkan bahwa senam yoga bermanfaat untuk mengurangi gejala depresi kronis

Tidak hanya itu, yoga juga dapat membuat Anda bahagia dengan cara melepaskan energi negatif dan mengalihkan persepsi buruk yang tak terkendali. Gerakan yoga yang menenangkan akan memperbaiki pikiran dan mengubah suasana hati Anda menjadi lebih baik.

4. Psikosis dan Skizofrenia

Bagi orang yang sedang berjuang dalam mengendalikan gejala gangguan jiwa terkait psikosis maupun Skizofrenia, yoga dapat menjadi pilihan bantuan. Journal of Alternative and Complementary Medicine menerbitkan penelitian kecil yang menyebutkan bahwa latihan yoga secara rutin selama 8 minggu dapat memperbaiki gejala gangguan jiwa yang dimiliki serta membuat orang-orang dengan skizofrenia atau psikosis lebih bisa berpikiran positif.

Yoga yang dilakukan meliputi perbaikan postur tubuh, teknik pernapasan, dan meditasi relaksasi. Bagi mereka penderita skizofrenia dan psikosis, yoga akan membawa perbaikan gejala secara signifikan yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

5. Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

PTSD atau gangguan stres pasca trauma adalah kondisi di mana seseorang memiliki trauma berat terkait masa lalunya. Gangguan ini dapat memicu stres berat, depresi, bahkan gejala gangguan jiwa lainnya. 

Gejala-gejala PTSD dapat kambuh ketika seseorang dihadapkan dengan peristiwa yang dapat memicu ingatannya akan trauma masa lalu.

Journal of Traumatic Stress mempublikasikan sebuah studi yang menemukan bahwa yoga dapat memperbaiki kehidupan wanita penderita Post Traumatic Stress Disorder saat mereka mengambil 12 sesi yoga. 

Latihan yoga yang dijalani mencakup gerakan asana dan teknik pernapasan. Para peneliti percaya bahwa yoga dapat membantu para penderita PTSD belajar mengendalikan dan menenangkan diri ketika menghadapi sebuah tekan.

Manfaat yoga, selain dapat membantu mengatasi gejala-gejala gangguan jiwa di atas, ternyata juga dapat menyembuhkan berbagai kecanduan seperti kecanduan narkoba dan alkohol. Setelah mengetahui bahwa yoga memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh Anda, baik itu dari segi jasmani maupun rohani. 

Bagaimana? Apakah Anda masih ragu untuk mencoba latihan Yoga?

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Case report: The use of medical yoga for adolescent mental health. ScienceDirect. (https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0965229918310896)
Yoga on Our Minds: A Systematic Review of Yoga for Neuropsychiatric Disorders. Frontiers. (https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fpsyt.2012.00117/full)
Yoga for anxiety and depression. Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/yoga-for-anxiety-and-depression)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app