Penyakit Amandel - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Mar 7, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 315.058 orang

Semasa kanak-kanak kamu pasti pernah mendengar bahwa ada teman sebaya Anda yang menderita penyakit Amandel, yang menyebabkan mereka tidak bisa minum es atau makan goreng-gorengan, Namun apakah Anda sendiri mengerti apa yang dimaksud dengan penyakit Amandel? Berikut akan dibahas mengenai apa itu Amandel.

Sakit Amandel mengarah pada suatu kondisi medis yang disebut Tonsilitis atau peradangan pada tonsil. Tonsil adalah suatu struktur yang terdapat pada tenggorokan yang posisinya tepat disebelah kiri dan kanan uvula (struktur yang menggantung saat kita membuka mulut lebar-lebar dan dapat dilihat pada pangkal tenggorokan.

Tonsil memiliki fungsi sebagai filter atau penyaring yang menangkap bakteri atau kuman yang bisa masuk ke saluran pernafasan. Namu pada kondisi tertentu, tonsil sendiri bisa terinfeksi oleh virus maupun bakteri dan menyebabkan peradangan pada tonsil itu sendiri yang dikenal dengan istilah Tonsilitis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Walaupun umumnya Tonsilitis menyerang anak-anak karena sistem pertahanan tubuh yang masih lemah, namun pada kondisi-kondisi tertentu Tonsilitis bisa menyerang orang dewasa

Kuman atau virus apa yang paling banyak menyebabkan Amandel?

Umumnya Tonsilitis disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus, namun pada kasus-kasus Tonsilitis lainnya, ada beberapa virus yang juga berperan dalam penyebab Tonsilitis pada anak-anak maupun dewasa. Yaitu :

  • Adenovirus
    yaitu virus yang umumnya menyebabkan panas tinggi pada anak.

  • Influenza virus
    yaitu virus yang menyebabkan flu.

  • Enterovirus
    yaitu virus yang umumnya menyebabkan diare pada anak.

  • Herpes Simplex virus
    yaitu virus yang umumnya ditularkan melalui kontak seksual

Apakah gejala khas yang terjadi pada penderita Amandel?

Seringkali orang tua sulit membedakan antara radang tenggorokan dengan Amandel, karena adanya gejala yang mirip seperti sakit saat menelan, dan  munculnya demam pada anak. Selain nyeri pada pangkal tenggorokan dan nyeri saat menelan, ada beberapa gejala khas yang mungkin dimiliki oleh penderita Amandel, diantaranya :

  • Saat membuka mulut, tonsil terlihat bengkak dan kemerahan
  • Mungkin adanya laposan berwarna putih atau kekuningan pada tonsil
  • Adanya luka pada tonsil atau daerah sekitar
  • Bau nafas tidak segar
  • Hilang nafsu makan karena sulit menelan
  • Sakit telinga, sakit kepala, demam, menggigil 

Pengobatan pada pada Amandel

Pengobatan pada penyakit ini sangat bergantung pada penyebab dan gejala yang ditimbulkan. Tentu saja untuk mengetahui penyebab utamanya, Anda harus ke dokter untuk melakukan tes khusus yang dikenal dengan istilah rapid strep test atau tes strep cepat yang berfungsi untuk mencari bakteri Streptococcus yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit ini.

Jika ditemukan bakteri, maka penanganannya pasti melibatkan antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab Amandel.

Pemberian antibiotik untuk pengobatan Amandel biasanya berlangsung minimal selama 10 hari, namun jika gejala sudah membaik dalam 2-3 hari, di anjurkan untuk Anda menghabiskan sisa dosis yang dokter Anda resepkan agar bakteri penyebab Amandel bisa hilang dengan sempurna.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Jika gejala Amandel sangat jelas, namun hasil tes menunjukan hasil negatif, maka dapat diduga bahwa Amandel disebabkan oleh virus dan bukan oleh bakteri, sehingga penanganannya tidak melibatkan antibiotik.

Infeksi virus pada orang normal (tanpa penyakit sistem imun) akan sembuh sendiri dalam waktu kira-kira 1 minggu. Maka untuk Amandel karena infeksi virus, yang dapat dilakukan adalah berupa terapi suportif yang mana hanya befokus pada perawatan gejala seperti:

  • Mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa nyeri,
  • istirahat total
  • banyak minum air hangat untuk memberi rasa nyaman pada tenggorokan
  • Makan makanan yang lunak
  • Kurangi makanan yang terlalu dingin, terlalu pedas atau berminyak untuk mengurangi gejala pada Amandel.

Kapan harus dilakukan operasi pengangkatan tonsil?

Sebenarnya tonsil adalah organ yang sangat penting dalam sistem pertahanan tubuh. Sebaiknya, diupayakan untuk tidak melakukan operasi untuk memotong tonsil.

Namun jika gejala Amandel sudah sangat parah dan memburuk seiring berjalannya waktu sehingga menyebabkan kesulitan untuk makan dan menyebabkan gizi buruk sehingga mengancam jiwa, mungkin operasi untuk memotong tonsil akan dipertimbangkan.

Semua hal yang berhubungan dengan operasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk lebih jelas mengenai apakah Anda betul-betul membutuhkan operasi pemotongan tonsil, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk hasil yang terbaik.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit