Adanya Bercak Kecoklatan Tetapi Bukan Haid, Apa Penyebabnya?

Dipublish tanggal: Jun 24, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit
Adanya Bercak Kecoklatan Tetapi Bukan Haid, Apa Penyebabnya?

Flek coklat dan kemerahan yang terdapat di celana padahal belum saatnya haid terkadang membuat wanita galau. Anda pasti bertanya itu normal atau tidak, bercak tanda hamil, atau tanda penyakit? Jangan cepat panik. Banyak wanita yang mengalami hal ini. Yuk cari tahu apa sebenarnya penyebab flek kecoklatan tersebut.

Warna darah menstruasi mengindikasikan seberapa cepat darah mengalir melalui pembuluh darah di dinding rahim. Warna darah menstruasi yang gelap, baik merah tua maupun coklat adalah tanda darah yang tidak mengalir dengan lancar di dinding rahim. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Postinor 750mcg via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Postinor 750mcg tab 1

Jika darah di dinding rahim mengalir dengan lancar maka darah akan berwarna merah terang seperti darah segar pada umumnya.

Tak Perlu Khawatir Terhadap Flek Kecoklatan

Flek coklat yang muncul dan bukan saatnya menstruasi umumnya merupakan cairan keputihan yang bercampur dengan darah tua sisa haid. Namun, Anda tak perlu khawatir. Flek coklat bisa jadi tanda bahwa Anda akan haid dalam waktu dekat.

Pada wanita yang sudah menikah, terkadang flek kecoklatan muncul setelah berhubungan seks. Bisa jadi disebabkan karena hubungan seks yang kasar ataupun iritasi karena tersangkutnya kondom di dalam vagina.

Bercak juga muncul beberapa hari setelah menjalani tes Pap smear ataupun setelah memasang alat kontrasepsi, baik itu minum pil KB ataupun memasang KB spiral IUD. Jika posisi IUD bergeser maka akan terjadi sedikit pendarahan.

Bercak kecoklatan bisa juga sebagai tanda awal kehamilan, namun tidak semua wanita mengalaminya. Sedangkan pada wanita yang berumur sekitar 40-50 tahun, flek coklat yang muncul adalah tanda masa perimenopause yaitu masa peralihan sebelum menstruasi benar-benar berhenti.

Penyebab Flek Coklat yang Berbahaya

Flek coklat umumnya memang bukan tanda suatu penyakit, namun Anda juga tidak bisa menyepelekannya begitu saja jika disertai gejala-gejala yang mengganggu. Berikut beberapa penyakit yang harus diwaspadai dengan kemunculan flek coklat tersebut.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Penyakit Menular Seksual

Flek coklat dengan bau tak sedap bisa jadi tanda penyakit kelamin seperti klamidia dan gonore yang disebabkan oleh hubungan seksual tanpa kondom. Penyakit kelamin juga dapat ditandai dengan adanya rasa sakit seperti terbakar ketika buang air kecil dan ketika berhubungan seks, vagina terasa gatal, dan Anda juga merasakan nyeri di bagian pinggul.

Penyakit Radang Panggul

Penyakit Radang Panggul (PID) adalah infeksi yang terjadi pada organ kewanitaan seperti rahim, leher rahim, dan indung telur atau tuba fallopi yang disebabkan oleh bakteri menular melalui hubungan seksual tanpa kondom.

Penyakit radang panggul dapat ditandai dengan munculnya flek kecoklatan dengan  bau tak sedap, demam tinggi, sakit saat berhubungan seks serta nyeri hebat pada bagian panggul.

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik terjadi karena ketidakseimbangan hormon androgen dalam tubuh yang membuat siklus haid menjadi tidak teratur. Wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik  biasanya akan sulit hamil.

Sindrom ovarium polikistik ditandai dengan gejala tumbuhnya rambut di bagian wajah dan dada, cenderung berjerawat, dan sering merasakan nyeri pada bagian panggul.

Kanker Serviks

Ternyata flek kecoklatan pada masa tidak haid juga dapat menandakan kanker serviks yang bisa menyebabkan berbagai komplikasi dengan akibat yang fatal dan bisa berujung kematian.

Kanker serviks dapat ditandai dengan rasa sakit yang dialami ketika berhubungan seks, menstruasi yang lebih lama dan parah, nyeri hebat pada panggul, dan kelelahan tanpa sebab.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya agar segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Anda juga dianjurkan untuk mengikuti tes kesehatan untuk memastikan penyebabnya.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Brown discharge before period: Causes and what it could mean. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/321929)
Brown Spotting Before Period: Ovulation, Pregnancy, Other Causes. Healthline. (https://www.healthline.com/health/brown-spotting-before-period)
Spotting vs. Period: 12 Differences Between Symptoms & Signs. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/spotting_vs_period_differences/article.htm)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app