Doctor men
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
Doctor men
Ditinjau oleh
SCIENTIA INUKIRANA
Kehamilan

12 Tanda Tanda Hamil Tahap Awal

Mengetahui tanda-tanda kehamilan yang dapat Anda rasakan pada tahap awal
Update terakhir: OCT 16, 2019 Tinjau pada OCT 16, 2019 Waktu baca: 14 menit
Telah dibaca 1.065.648 orang

12 Tanda Tanda Hamil Tahap Awal

Tanda-tanda kehamilan penting untuk diketahui karena tidak sedikit wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil, terutama pada masa-masa hamil muda. Tanda awal kehamilan memang sulit diketahui karena ciri-ciri yang muncul biasanya tidak terlalu signifikan dan bisa saja memiliki gejala yang mirip dengan gejala haid.

Beberapa wanita juga mungkin dapat merasakan ada yang berbeda, namun menganggapnya sebagai tanda tubuh sedang kurang fit atau tidak sehat. Mengetahui tanda tanda hamil sangatlah penting agar ibu dapat menjaga kesehatan dirinya dan janin baik dari aktivitas, makanan, dan juga pengendalian stress.

Iklan dari HonestDocs
Beli MASKER N95 3M 8210 via HonestDocs

Gunakan masker ini untuk kegiatan sehari-hari pada waktu kepekatan polusi udara meningkat. Selain itu, masker ini dapat digunakan oleh pekerja konstruksi dan juga petugas kesehatan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Walaupun tanda awal kehamilan pada setiap wanita berbeda, namun beberapa tanda hamil di bawah ini mungkin dapat membantu memastikan apakah Anda hamil atau tidak.

Tanda-tanda hamil yang mungkin terjadi pada wanita

1. Tidak menstruasi (Amenorrhea)

Tanda awal kehamilan yang tidak asing lagi, yaitu ketika seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi atau mengalami telat haid secara rutin. Namun pada beberapa wanita yang memilki jadwal menstruasi (haid) tidak lancar, mungkin cukup sulit membedakan antara dirinya memang telat haid atau hamil.

Pada kondisi tertentu memang memungkinkan menstruasi datang terlambat, hal ini dapat disebabkan oleh faktor stress, kondisi psikis, terlalu aktif, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, untuk mengetahui tanda awal kehamilan perlu dilakukan pengecekan melalui test pack (tespek) atau berkonsultasi ke dokter. Test pack (tespek) sendiri adalah salah satu alat pemeriksaan dini yang dapat menunjukkan kemungkinan seseorang hamil.

Baca juga: Membaca Hasil Tespek: Positif, Negatif, atau Samar

2. Perubahan pada payudara

Pada saat hamil, ukuran payudara wanita akan menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon estrogen dan hormon progesteron. Perubahan pada payudara ini juga terkadang akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri ketika dipegang karena rasa sensitif meningkat.

Perubahan struktur payudara ini bermanfaat untuk mempersiapkan ibu hamil untuk memproduksi air susu. Membesarnya payudara juga dapat menimbulkan rasa gatal dan munculnya garis strech mark. Selain itu, puting susu juga akan membesar dengan warna yang semakin gelap, tetapi payudara akan terasa lebih lembut.

Baca juga: Keluarnya Cairan Bening dari Payudara Selama Masa Kehamilan

3. Sering buang air kecil

Selain disebabkan karena janin yang tumbuh dalam rahim mendorong kandung kemih, akibat adanya peningkatan sirkulasi darah dan perubahan hormon saat hamil juga menjadi penyebab ibu hamil lebih sering buang air kecil. 

Hindari minuman berkafein saat hamil karena bersifat diuretik sehingga kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urin dan menimbulkan keinginan untuk lebih sering buang air kecil.

Selain itu, jangan menahan diri untuk buang air kecil dan tetap cukupi asupan cairan dalam tubuh sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. Ibu hamil juga dapat melakukan senam kegel untuk membantu meminimalkan keinginan untuk sering buang air kecil. 

4. Perubahan nafsu makan

Pada beberapa kasus kehamilan, nafsu makan cenderung meningkat (craving of hunger) atau dalam beberapa kasus malah mengalami penurunan nafsu makan terutama pada awal kehamilan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Domperodine IF 10mg Tab via HonestDocs

Domperidone IF digunakan untuk mengatasi rasa mual dan muntah akibat keterlambatan proses pengosongan lambung. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Domperidone if 10mg tab 1

Tanda awal kehamilan tersebut dapat diakibatkan oleh faktor hormonal yang terjadi selama kehamilan, morning sickness, atau akibat peningkatkan indera penciuman yang semakin tajam dan sensitif. 

Cara untuk mengatasi perubahan nafsu makan adalah dengan makan makanan yang lebih bervariasi tetapi tetap mengandung nutrisi yang baik bagi ibu dan anak, mengonsumsi vitamin prenatal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, serta cukupi kebutuhan tidur yang dipercaya dapat menambah nafsu makan ibu hamil.

5. Lebih peka terhadap bau

Beberapa bau atau aroma tertentu dapat mengganggu ibu hamil, karena biasanya sensitivitas penciuman pada ibu hamil mengalami peningkatan terutama pada trisemester awal kehamilan.  Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen pada ibu hamil.

Meskipun tingkat sensitivitas bau yang dialami ibu hamil berbeda-beda, tetapi indera penciuman umumnya mengalami peningkatan bersamaan dengan gejala morning sickness sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, mual, dan muntah pada masa kehamilan.

Anda dapat mengurangi tanda awal kehamilan tersebut dengan menambah aroma terapi yang aman untuk ibu hamil dan bayi di rumah dan membiarkan jendela rumah terbuka sehingga dapat menghilangkan bau-bauan yang mengganggu dan tentunya menghasilkan sirkulasi udara yang baik.

6. Mual dan muntah

Mual dan muntah bisa menjadi indikasi awal bahwa seorang wanita sedang hamil. Biasanya mual dirasa sangat berat di pagi hari yang dalam istilah medis disebut morning sickness. Baca juga: Cara Alami Mengatasi Mual Saat Hamil Muda

Pemicunya disebabkan oleh peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) yang secara tiba-tiba ada dalam aliran darah dan saluran kemih. Peningkatan hormon HCG ini dapat menyebabkan rasa pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual.

Dalam buku yang berjudul The Working Woman's Pregnancy Book, Dr. Marjorie Greenfield menyebutkan bahwa sekitar 70% wanita mengalami mual dan 50% wanita mengalami muntah saat awal kehamilan. Timbulnya rasa mual dan muntah ini menunjukkan proses kehamilan bertumbuh dengan baik. Untuk membantu mengatasi mual dan muntah saat hamil, Anda dapat mencium wewangian seperti peppermint.

7. Sesak nafas

Beberapa wanita terkadang merasa agak sesak napas atau mengalami masalah pernapasan pada awal kehamilan bahkan terkadang selama kehamilan. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan oksigen ekstra untuk pertumbuhan janin.

Meningkatnya hormon progesteron pada ibu hamil juga menjadi penyebab sesak napas karena hormon progesteron dapat menstimulasi pusat pernapasan pada otak. 

Merasa sesak nafas sebenarnya wajar karena pertumbuhan janin dalam kandungan akan sedikit menekan saluran pernapasan. Tetapi jika sesak napas terasa cukup mengganggu padahal sedang berbaring ataupun tidak melakukan aktivitas berat, atau merasakan serangan sesak nafas secara tiba-tiba, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan sehingga tidak membahayakan kondisi ibu hamil dan juga janin dalam kandungan.

8. Mudah lelah dan rasa kantuk yang berlebihan

Mudah merasa lelah dan cepat mengantuk seringkali menjadi tanda awal kehamilan yang dialami ibu hamil. Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan hormonal dan akibat bertambahnya kinerja beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru karena organ ini tidak hanya bekerja mencukupi kebutuhan ibu saja, tetapi juga bermanfaat untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan janin.

Rasa lelah dan kantuk yang menyerang ibu hamil mungkin saja efek semakin bertambahnya berat badan ibu hamil dan janin seiring bertambahnya usia kehamilan.

9. Muncul flek yang diikuti kram perut

Flek tanda kehamilan biasanya berwarna coklat atau merah muda dan jumlahnya tidak banyak. Tetapi jika darah yang keluar cukup banyak, itu menandakan terjadinya pendarahan dan menjadi suatu tanda adanya masalah serius pada tubuh.

Selain munculnya flek, tanda kehamilan juga diikuti dengan terjadinya kram ringan pada perut bagian bawah. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena akan mereda setelah kehamilan melewati trimester kedua.

10. Konstipasi

Meningkatnya hormon progesteron dan perubahan hormon lain yang menyertai tanda-tanda kehamilan akan menyebabkan kerja sistem pencernaan melambat sehingga membuat ibu hamil mengalami konstipasi (gangguan pencernaan akibat terhambatnya sisa pengeluaran makanan) yang dapat membuat perut terasa kembung. Selain itu, kurangnya makanan berserat dan tidak berolahraga saat hamil juga dapat mengakibatkan konstipasi.

11. Perubahan suasana hati (mood swing)

Pada masa kehamilan, hormon HCG memang akan meningkat dan dapat membuat ibu hamil mudah lelah sehingga dapat memicu perubahan mood atau suasana hati secara drastis dan lebih sensitif terutama pada trimester awal kehamilan. Bahkan hal kecil dan sepele sekalipun dapat membuat ibu hamil merasa jengkel dan lebih mudah emosi.

Anda dapat mengatasi perubahan suasana hati tersebut dengan melakukan hal yang disukai, menceritakan kondisi Anda pada orang terdekat supaya mereka lebih mengerti kondisi kehamilan, dan lakukan olahraga seperti meditasi atau yoga supaya tubuh Anda lebih rileks.

12. Meningkatnya suhu basal tubuh

Dalam kondisi hamil, suhu basal tubuh ibu hamil umumnya mengalami peningkatan dan akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Tetapi tidak semua orang mengalaminya.

Suhu basal tubuh adalah suhu terendah yang dihasilkan tubuh selama tidur dan diukur pada pagi hari sesaat baru bangun tidur sebelum melakukan kegiatan apapun.

Suhu basal tubuh dapat diukur menggunakan termometer yang diletakkan di bawah lidah. Jika suhu basal Anda tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut ada kemungkinan Anda hamil. 

Tanda Tanda Kehamilan
Tanda-tanda Awal Kehamilan Hingga 2 Minggu Setelah Pembuahan

Baca juga: 

Apakah tes kehamilan memberikan petunjuk yang akurat selama awal kehamilan?

Kini, teknologi dari alat tes kehamilan sudah sangat maju sehingga sebagian besar alat pemeriksaan akan memberikan hasil yang akurat dari hari pertama telat haid. Beberapa tes yang lebih baru bahkan lebih sensitif dan dapat digunakan sebelum Anda kehilangan menstruasi - paling cepat 7 hari setelah Anda kehilangan periode menstruasi. Pada beberapa alat bahkan sudah menunjukkan garis samar pada hari ke 4-5 sebagai tanda awal kehamilan.

Kapan Anda harus ke dokter perihal kehamilan awal Anda? 

Kondisi wanita sangat bervariasi dalam hal bagaimana mereka mengalami kehamilan dan Anda harus menyadari hal ini ketika mencari tanda-tanda kehamilan awal.

Pelajari tentang tanda dan gejala umum, waspadai tubuh Anda sendiri dan sinyal yang dikirimkan kepada Anda, kemudian lakukan pemeriksaan testpack untuk mengkonfirmasi terkait kondisi kehamilan yang mungkin terjadi tersebut.

Apabila hasilnya positif atau samar maka konsultasikan ke dokter Anda sesegera mungkin guna mendapatkan perawatan antenatal - ini akan memberi Anda dan bayi peluang terbaik untuk kehamilan yang sehat dan positif.

Tanda tanda hamil kembar yang dapat diamati

Ciri-ciri kehamilan janin kembar tidak jauh berbeda dengan tanda-tanda kehamilan janin tunggal, sehingga kehamilan kembar tidak dapat diketahui secara pasti jika hanya dengan melihat secara kasat mata. 

Baca juga: Cara Membuat Anak Kembar

Walau begitu, ada beberapa tanda yang terlihat dan dapat menjadi acuan bahwa kehamilan Anda berpotensi mengandung janin kembar. Beberapa ciri kehamilan anak kembar, antara lain:

  1. Memiliki riwayat keluarga
  2. Kadar HCG yang tinggi
  3. Mual dan muntah berlebihan
  4. Berat badan naik drastis
  5. Bentuk perut sangat besar
  6. Kram rahim berlebihan
  7. Merasa sangat lelah dan lebih sering buang air kecil
  8. Detak jantung lebih kencang
  9. Merasakan gerakan bayi lebih awal (sebelum mencapai 15-16 minggu)
  10. Kadar Alfa Feto Protein atau AFP yang tinggi

Jenis-jenis pemeriksaan kehamilan

Jika tanda-tanda kehamilan itu sudah terlihat, umumnya wanita akan melakukan tes kehamilan hanya melalui test pack karena mudah dan juga tidak mahal, tetapi untuk lebih mendapatkan kepastiannya, pemeriksaan medis ke dokter kandungan tetap harus dilakukan.

Selanjutnya, dalam proses kehamilan penting untuk mengetahui perkembangan kondisi janin melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin untuk menjaga kesehatannya. Berikut 3 tes kehamilan yang biasa dilakukan:

Cek Kehamilan

1. USG

Pemeriksaan dengan USG atau pemindaian melalui gelombang suara untuk mengetahui kondisi janin dalam kandungan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu USG 3D dan USG 4D yang dapat lebih akurat dan jelas menampilkan gambar hasil pemindaian.

2. Kardiotokografi

Pemeriksaan kandungan dengan kardiotokografi ditujukan untuk memeriksa denyut jantung janin dalam rahim sekaligus mengetahui kontraksi rahim pada ibu hamil.

3. Tes darah

Dalam proses kehamilan, Anda wajib melakukan tes darah dengan tujuan mendeteksi adanya gangguan kesehatan yang mungkin saja menjadi tanda bahaya selama kehamilan seperti kolesterol, diabetes, hepatitis, sifilis, asam urat, ataupun HIV yang dibawa oleh ibu hamil.

Tes darah ini bertujuan untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada janin dan biasanya dilakukan ketika kehamilan menginjak usia 10 minggu.

Apa saja makanan dan vitamin yang harus dikonsumsi ibu hamil?

Salah satu cara menjaga kesehatan ibu hamil selama masa kehamilan adalah dengan memperhatikan kandungan nutrisi pada makanan ibu hamil serta pemberian tambahan suplemen dan vitamin yang dapat membantu menunjang pemenuhan kebutuhan bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan.

Makanan sehat untuk ibu hamil

Mengonsumsi makanan sehat selama kehamilan sangat penting untuk ibu hamil karena tubuh memerlukan nutrisi, vitamin, dan mineral tambahan yang tak hanya diperuntukkan untuk ibu, tapi juga bayi dalam kandungan. 

Baca selengkapnya: Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Faktanya ibu hamil mungkin butuh sekitar 350-500 kalori tambahan setiap hari setelah memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan. Jika bayi kekurangan nutrisi maka hal tersebut akan mempengaruhi perkembangan dan tumbuh kembang bayi. 

Beberapa makanan sehat untuk ibu hamil antara lain:

  • Legum (kacang-kacangan) yang merupakan sumber nabati seperti serat, protein, zat besi, kalium, asam folat B9, magnesium, dan kalsium
  • Produk susu yang utamanya mengandung protein dan kalsium tambahan
  • Ubi jalar adalah menu makanan sehat untuk ibu hamil yang kaya akan beta karoten
  • Salmon kaya akan asam lemak omega 3 esensial yang mengandung DHA dan EPA
  • Telur yang mengandung kolin (zat gizi yang menyerupai vitamin B) 
  • Brokoli mengandung serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, asam folat, serta kalium
  • Daging tanpa lemak sebagai sumber protein berkualitas tinggi
  • Alpukat yang mengandung asam lemak tak jenuh, serta kaya serat, kalium, tembaga, vitamin E, C, K, dan vitamin B (asam folat)

Vitamin untuk ibu hamil

Selain mengonsumsi makanan sehat selama kehamilan, ibu hamil juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap yang baik untuk bayi dalam proses kehamilan. Karena vitamin ibu hamil (vitamin prenatal) hanyalah pelengkap nutrisi, bukan pengganti nutrisi yang berasal dari sumber alami seperti buah, sayur, atau sumber makanan lainnya.

Baca juga: Vitamin untuk Ibu Hamil

Manfaat vitamin untuk ibu hamil dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi ibu dan anak, meningkatkan kesehatan, mengurangi gejala mual dan muntah, serta menurunkan risiko cacat lahir. Kandungan vitamin yang dibutuhkan ibu hamil antara lain: 

  • Asam folat atau vitamin B9 minimal 400 mcg setiap hari selama kehamilan untuk mencegah cacat lahir
  • Omega 3 dapat membantu memberi struktur pada membran sel pada otak dan retina mata serta membantu meningkatkan perkembangan otak bayi
  • Kalsium yang dibutuhkan sekitar 1.000 mg setiap hari untuk membantu pembentukkan tulang dan gigi serta mengurangi risiko preeklamsia
  • Zat besi penting dalam membentuk sel pada bayi serta mencegah anemia pada ibu hamil
  • Vitamin A, C, D, E, dan B6, tembaga, dan zinc yang membantu mengurangi rasa mual dan muntah selama kehamilan serta membentuk daya tahan tubuh

Pertanyaan yang sering diajukan tentang tanda-tanda awal kehamilan

Apakah ‘mood swing’ biasanya terjadi selama trimester pertama kehamilan?

Karena perubahan hormon, perubahan suasana hati pun terjadi segera setelah pembuahan. Ini adalah gejala yang sangat khas pada awal kehamilan.

Kapan Anda bisa melakukan tes kehamilan di rumah?

Tes kehamilan bereaksi terhadap human chorionic gonadotropin (HCG) - hormon yang mulai berproduksi ketika embrio melekat pada dinding rahim. Tes kehamilan dengan menggunakan urin (test pack) paling cepat dilakukan 7 hari setelah Anda kehilangan periode menstruasi.

Apakah perubahan pada payudara (nyeri, pembengkakan puting, hipersensitif) merupakan tanda-tanda awal kehamilan?

Banyak wanita melihat payudara mereka membesar dan menjadi lebih sensitif pada tahap awal kehamilan yang juga terkadang memberikan rasa nyeri.

Puting pada payudara bisa bertambah besar dan mulai menonjol dikarenakan sebagai persiapan untuk memberi makan bayi, pasokan darah meningkat dan saluran ASI secara bertahap berkembang di payudara selama kehamilan.

Namun pembengkakan pada payudara belum tentu menjadi tanda kehamilan karena ada beberapa faktor seperti perubahan hormonal dan infeksi yang dapat mengubah bentuk payudara seseorang.

Apakah bercak darah (flek) selama menstruasi yang diprediksi merupakan indikasi tidak terjadinya kehamilan?

Jika Anda hamil, bercak darah (flek) masih bisa terjadi pada masa menstruasi atau bahkan sedikit lebih awal. Kadang-kadang, ini menunjukkan pendarahan implantasi yang terjadi selama perlekatan embrio ke dinding rahim.

Apa yang dapat ditunjukkan kram perut pada awal kehamilan?

Kram perut mirip dengan rasa sakit yang terjadi selama PMS dan pada hari-hari pertama masa menstruasi. Nyeri ini juga dapat dirasakan pada masa ovulasi yang terkait dengan perlekatan embrio ke dinding rahim. Kram perut juga dapat terjadi karena adanya gangguan, baik organ pencernaan, reproduksi, maupun organ berkemih.

Apakah gejala pilek dan imunitas rendah sering terjadi pada awal kehamilan?

Pilek dan imunitas rendah bukan merupakan indikator terjadinya kehamilan.

Apakah berat badan wanita menurun pada trimester pertama kehamilan?

Perubahan berat badan dapat terjadi pada trismester awal kehamilan baik meningkat maupun menurun sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing ibu hamil.

Penurunan berat badan dapat diamati selama beberapa bulan pertama masa kehamilan terutama yang dikarenakan oleh mual dan muntah di pagi hari. Sementara peningkatan berat badan yang signifikan akan dimulai pada trimester kedua dan angka ini tergantung pada indeks massa tubuh (IMT) pra-kehamilan dan apakah Anda hamil bayi kembar atau tidak.

Bagaimana Anda mengatasi serangan mual dan muntah di pagi hari (morning sickness)?

Banyak wanita mengatasi mual di pagi hari dengan memiliki camilan kecil di tempat tidur. Wanita hamil juga dianjurkan untuk sering makan dalam porsi kecil, minum lebih banyak cairan, dan menambahkan lebih banyak makanan cair (sup, smoothie) ke dalam makanan.

Kurangi makanan pedas, makanan goreng-gorengan yang berminyak, dan makanan asap. Biarkan makanan yang Anda santap menjadi lebih sejuk atau hangat sebelum dikonsumsi sehingga baunya lebih netral. Jika mengalami mual dan muntah hebat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter guna mendapatkan terapi yang tepat.

Apakah kebiasaan kamar mandi Anda berubah pada tahap awal kehamilan?

Segera setelah pembuahan, rahim mulai meningkat dan secara aktif menekan kandung kemih. Perubahan hormon juga dapat mempengaruhi frekuensi buang air kecil (lebih sering buang air kecil saat masa kehamilan). Dorongan dapat hilang untuk sementara waktu dan kemudian kembali dalam beberapa minggu terakhir kehamilan.

Apakah berkeringat merupakan tanda awal kehamilan?

Berkeringat adalah salah satu tanda perimenopause dan menopause yang paling khas. Selain itu, dapat terlihat pada usia berapa pun dan pada tanda-tanda PMS yang disebabkan oleh fluktuasi kadar hormon seks wanita. Maka dari itu, berkeringat tidak termasuk dalam daftar tanda-tanda awal kehamilan yang khas.

Perubahan pola makan apa saja yang dapat dilakukan pada awal kehamilan?

Hindari beberapa jenis makanan, terutama dengan makanan dengan rasa kuat dan pedas yang dapat memberikan rasa mual di pagi hari. Perubahan nafsu makan dan preferensi rasa adalah tanda-tanda kehamilan yang sering terjadi.

Apakah (areola) area puting susu yang menjadi lebih gelap adalah tanda pertama kehamilan?

Area di sekitar puting susu (areola) bisa menjadi lebih gelap pada trimester pertama atau kedua kehamilan atau bahkan tidak menjadi gelap sama sekali.

Benjolan di areola yang terdapat saluran kelenjar Montgomery sering lebih menonjol dan mengeluarkan sekresi untuk melindungi puting dari kekeringan dan memiliki sifat bakterisida.

Apakah keputihan seperti susu normal pada tahap awal kehamilan?

Keputihan seperti susu (leukorrhea) normal dan dapat berlanjut sepanjang kehamilan dan peningkatan jumlahnya dikaitkan dengan perubahan hormon. Proses ini dimulai segera setelah pembuahan. Jika merasakan tanda bau tidak sedap, terbakar, dan gatal-gatal harus diperhatikan dengan baik karena gejala-gejala ini dapat dikaitkan dengan infeksi jamur atau bakteri.

Apakah kembung adalah gejala dari tahap awal kehamilan?

Kehamilan ditandai dengan tingginya kadar hormon progesteron yang mempengaruhi otot polos, termasuk yang ada di saluran pencernaan. Hal inilah yang dapat memberikan rasa kembung, sembelit, diare, dan peningkatan gas dalam perut.

Untuk meminimalkan efek tersebut, disarankan untuk sering makan dengan porsi kecil dan menghindari makanan yang digoreng dengan minyak dan makanan manis, serta kol dan kacang-kacangan karena dapat meningkatkan gejala kembung itu sendiri.

Referensi

Healthline. (2018). Early Pregnancy Symptoms.

WebMD. (2018). Early Pregnancy Symptoms.

Mayo Clinic. (2019). Symptoms of pregnancy: What happens first.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit