HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. KARTIKA MAYASARI
Ditinjau oleh
DR. KARTIKA MAYASARI
Seks dan Hubungan

Ketika Berhubungan Intim Terasa Menyakitkan

Dipublish tanggal: Feb 14, 2019 Update terakhir: Apr 20, 2020 Waktu baca: 2 menit
Ketika Berhubungan Intim Terasa Menyakitkan

Anda yang biasanya sangat menikmati hubungan intim dengan pasangan namun tiba-tiba merasa sakit, tentu menjadi bingung. Pasangan Anda pun pasti demikian. Nyeri saat berhubungan intim adalah salah satu keluhan paling umum dirasakan dan mayoritas penyebabnya bersifat sementara dan dapat disembuhkan. Bahkan, menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists di A.S.,  75% wanita pernah merasakan sakit saat berhubungan seks satu saat dalam hidupnya. 

Beberapa penyebab hubungan intim terasa menyakitkan :

Bagian luar vagina luka karena iritasi
Dugaan penyebabnya: Produk perawatan pribadi yang Anda gunakan, entah itu sabun mandi, cairan pembersih vagina atau tisu toilet. Pewarna dan pewangi di dalam produk perawatan pribadi bisa mengiritasi vulva atau labira mayora Anda sehingga saat terjadi penetrasi bukan nikmat yang didapat tapi rasa sakit. Sebaiknya hindari  hubungan intim selama  kurang lebih 2 hari terlebih dulu untuk mencegah iritasi lebih lanjut. Selain itu, kenali produk manakah yang mengandung bahan kimia, pewarna dan pewangi buatan, singkirkan dan ganti dengan produk berbahan alami. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Fungiderm CR 5G via HonestDocs

Berguna untuk mengatasi infeksi jamur kulit dan kuku, yang disebabkan dermatofit, candida dan jamur. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Fungiderm cr 5g 1

Gatal dan panas di bawah sana
Dugaan penyebabnya: Infeksi. Munculnya lendir atau cairan kental yang abnormal dapat menjadi sinyal terjadinya infeksi di vagina atau organ reproduksi Anda. Infeksi inilah yang menyebabkan sakit saat berhubungan intim. Ada bermacam-macam jenis infeksi yang mungkin terjadi. Jika cairan yang keluar berwarna putih kental dan gatal, mungkin infeksi jamur. Kemungkinan lain adalah bakteri vaginosis dengan tipe lendir berwarna keabuan, agak encer dan berbau tidak sedap. Ada juga jenis infeksi penyakit menular seksual seperti gonorea atau kencing nanah atau klamidia yang sering tanpa gejala tapi menimbulkan sakit di area panggul dan memunculkan cairan hijau kekuningan.
Untuk mengatasinya, tentunya Anda membutuhkan konsultasi lebih lanjut kepada dokter agar dapat ditentukan apa penyebab infeksi dan penanganan yang sesuai. 

Vagina kering
Kondisi vagina yang kering merupakan problema yang umum dijumpai dan seringkali menyebabkan gangguan aktivitas seksual. Beberapa pemicunya antara lain depresi dan penggunaan obat antihistamin yang dapat mengeringkan membran mukosa serta penurunan kadar estrogen setelah melahirkan atau menopause.  Bagi wanita yang sudah menopause penggunaan krim vaginal estrogen dapat membantu mengatasi keluhan ketika melakukan hubungan intim tetapi sebaiknya digunakan di bawah pengawasan dokter.

Hal lain yang membuat hubungan intim menyakitkan dapat disimak pada bagian berikutnya.

Sakit di perut samping bawah
Dugaan penyebabnya: Kista ovarium. Rasa sakit seperti ditusuk yang menghebat kemudian hilang adalah salah satu gejala kista ovarium. Pada kasus ini, nyeri dapat timbul akibat gesekan Mr.P pada kista ovarium tsb."Jarang terjadi kista berisi cairan di ovarium. Pada periode menopause, kista dapat mengalami diferensiasi dan berkembang menjadi masalah yang serius. Sedangkan pada populasi usia muda, umumnya kista bersifat jinak dan dipengaruhi oleh siklus menstruasi

Penetrasi mendalam kadang menyakitkan

Posisi rahim tidak normal (ujung rahim ke arah belakang panggul) dapat menimbulkan sakit ketika terjadi penetrasi mendalam. Atasi problema tersebut dengan menghindari penetrasi  yang terlalu dalam atau lakukan hubungan intim dengan posisi wanita di atas agar dapat mengontrol seberapa dalam penetrasi pasangan.

10 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Dyspareunia (Painful Intercourse): Causes, Treatments, and More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/dyspareunia)
Dyspareunia (painful intercourse): Causes and treatment. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/192590.php)
Female Pain During Sexual Intercourse (Dyspareunia): Causes & Treatments. WebMD. (https://www.webmd.com/sexual-conditions/guide/female-pain-during-sex)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app