7 Gejala Khas Penyakit TBC Paru

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Des 23, 2021 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
7 Gejala Khas Penyakit TBC Paru

Ringkasan

Buka

Tutup

  • TBC atau tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa yang menyerang bagian tubuh tertentu;
  • Gejala TBC paru yang khas adalah batuk hingga lebih dari 2 minggu, batuk berdahak tebal, demam ringan kadang menggigil, hingga keringatan di malam hari;
  • Jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan gejala TBC paru adalah pemeriksaan dahak, rontgen, dan kulit;
  • Cara mencegah penularan TBC paru adalah menghindari dalam ruangan tertutup bersama dengan penderita, atur sirkulasi ruangan, dan gunakan masker;
  • Dapatkan paket pemeriksaan TBC paru atau medical check up lainnya dengan promo menarik dan dokter berpengalaman melalui HDmall;
  • Gunakan fitur chat untuk berbicara dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

TBC atau tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa yang menyerang bagian tubuh tertentu. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru sehingga lebih lanjut disebut dengan penyakit TBC paru atau disingkat TB paru.

Seseorang dapat terkena penyakit TBC saat menghirup tetesan kecil (droplet) di udara yang dihembuskan oleh seseorang yang memiliki penyakit TBC ketika mereka batuk, bersin, tertawa, atau berteriak. Kuman TBC dapat mengapung di udara selama beberapa jam, sehingga bisa terhirup bahkan ketika orang yang sakit sudah tidak ada lagi di ruangan itu.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Walaupun kuman sudah masuk, tidak serta merta kita akan terkena penyakit TBC. Pasalnya, tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang apabila berhasil menangkalnya maka tidak akan terserang TBC. Namun sebaliknya, kalau gagal, bakteri penyebab TBC akan menginfeksi dan timbullah gejala penyakit TBC. Kondisi ini disebut dengan TB paru aktif.

Orang yang sudah terkena TBC pun tidak semuanya menunjukkan gejala TBC paru yang khas, karena bisa saja kuman sedang tidak giat alias tertidur. Kondisi ini disebut TB paru laten. Jenis TB paru ini tidak dapat menular ke orang lain, namun kuman masih tetap bersarang.

Baca juga: Memahami Cara Penularan TBC dan Mencegahnya

Apa saja gejala TBC paru?

Jenis penyakit TBC yang menunjukkan gejala adalah tipe TBC paru aktif. Namun, perlu diketahui bahwa ada kondisi lain yang gejalanya mirip dengan TBC, yakni pneumonia dan kanker paru-paru.

Gejala TBC paru dimulai secara bertahap selama periode mingguan atau bulanan. Pada awalnya, Anda mungkin mengalami satu atau dua gejala ringan yang bahkan membuat tidak sadar bahwa Anda tengah memiliki penyakit TBC.

Berikut 7 gejala khas penyakit TBC paru:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20
  1. Batuk yang berlangsung lama, rata-rata di atas 3 minggu;
  2. Batuk berdahak tebal, keruh, dan kadang-kadang berdarah;
  3. Demam ringan terkadang menggigil;
  4. Keringatan di malam hari;
  5. Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan;
  6. Sesak napas dan nyeri dada;
  7. Kelelahan dan kelemahan;

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Selain melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis, dokter juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan penunjang seperti:

  • Pemeriksaan dahak. Dahak diambil setidaknya 3 kali, saat pertama kali berkunjung (sewaktu), dahak pagi hari, dan dahak pada saat kunjungan berikutnya. Hal ini dikenal dengan istilah S-P-S (sewaktu-pagi-sewaktu). Dahak akan diperiksa dibawah mikroskop untuk melihat ada tidaknya bakteri Mycobacterium tuberculosa atau Baksil Tahan Asam (BTA).
  • Pemeriksaan rontgen. Foto x-ray atau rontgen dada dilakukan untuk melihat kondisi paru-paru. Hal ini juga dapat diketahui TBC sedang aktif atau tidak.
  • Pemeriksaan kulit. Dikenal dengan tes tuberkulin, dilakukan dengan cara menyuntikkan zat ke dalam kulit lalu dilihat hasilnya oleh dokter setelah 3 hari. Biasanya dilakukan untuk mendiagnosis TBC pada anak-anak.

Ketika didiagnosis TBC paru, dokter akan memulai pengobatan dengan meresepkan obat paket selama 6 bulan tanpa boleh putus. Dengan pengobatan yang tepat dan kepatuhan pasien, penyakit TBC paru dapat disembuhkan dengan baik. Namun, apabila hasilnya negatif, maka lakukanlah langkah pencegahan.

Baca juga: Ciri-Ciri Penyakit TBC Kelenjar dan Penanganan

Bagaimana cara mencegah penyakit TBC paru?

Anda dapat menghindari TBC dengan menjaga jarak atau tinggal jauh dari orang-orang yang memiliki penyakit ini. Terkadang hal ini tidak mungkin untuk dilakukan ketika Anda dapat bekerja di sebuah rumah sakit, klinik, fasilitas perawatan, penjara, atau penampungan tunawisma di mana banyak orang yang terkena TBC. Atau mungkin saat ini Anda sedang merawat teman atau anggota keluarga yang mengidap penyakit ini.

Berikut tips mencegah TBC dalam situasi seperti itu:

  • Hindari bercengkrama di kamar tertutup dengan seseorang yang memiliki penyakit TBC;
  • Atur sirkulasi ruangan sehingga udara keluar masuk dengan lancar;
  • Menggunakan masker apabila kontak dekat tak bisa dihindari.

Segera konsultasikan ke dokter jika dicurigai muncul gejala TBC paru. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat pula penanganan dilakukan dan mencegah penyakitnya semakin parah.

13 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tintinalli JE, et al., eds. Tuberculosis. In: Tintinalli's Emergency Medicine: A Comprehensive Study Guide. 8th ed. New York, N.Y.: McGraw Hill Education; 2016. https://accessmedicine.mhmedical.com.
Tuberculosis (TB): Who should be tested. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/tb/topic/testing/whobetested.htm.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app