Vagina Berubah Ketika Usia Bertambah

Dipublish tanggal: Jun 28, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Sep 27, 2019 Waktu baca: 2 menit
Vagina Berubah Ketika Usia Bertambah

Seiring dengan pertambahan usia, beberapa bagian tubuh Anda akan mengalami perubahan. Tidak hanya kulit dan wajah yang semakin mengendur, tanpa disadari organ kewanitaan Anda juga mengalami perubahan. 

Hal ini memang kondisi yang wajar karena terjadi penurunan kadar hormon. Meski begitu sedari dini Anda bisa melakukan berbagai perawatan supaya kondisi vagina bisa tetap muda dan kencang.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Perubahan Vagina Sesuai dengan pertambahan usia

Semakin dewasa dan tua, vagina akan terus mengalami perubahan. Sebagai wanita menjadi hal yang wajar jika timbul rasa takut saat vagina tidak lagi kencang. 

Hal ini tentu akan sangat berpengaruh pada aktivitas seksual bersama dengan pasangan. Adapun perubahan yang terjadi pada vagina diantaranya adalah:

Usia 20 tahun

Wanita yang berusia 20 tahun sudah mengalami masa pubertas. Pada fase ini bentuk labia mayora akan lebih ramping. Selain itu lemak subkutan pada area genital juga mengalami penurunan. Usia 20 tahun juga ditandai dengan pertumbuhan organ tubuh yang sudah mencapai bentuk ukuran dewasa.

Usia 30 tahun

Pada usia ini kebanyakan wanita sudah menggunakan pil KB. Tanda penuaan pun terjadi dengan perubahan warna labia minora yang lebih gelap. Selain itu masalah lubrikasi vagina juga kerap terjadi yang menyebabkan kondisinya mengering. 

Bagi wanita yang sudah hamil dan melahirkan, varises juga ditemukan pada vagina. Hal ini merupakan kondisi yang wajar karena terjadi pembengkakan pembuluh darah saat hamil. 

Meski ketika melahirkan vagina menjadi melebar, namun bentuknya akan kembali normal sebab pasokan darah sudah berjalan seperti semula.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Usia 40 tahun

Masa ovulasi dan menstruasi wanita yang berusia 40 tahun lebih pendek karena akan memasuki masa menopause. Kadar hormon estrogen juga akan menurun yang berdampak pada perubahan pigmen kulit sekitar vagina dan menipisnya rambut kemaluan.

Usia 50 tahun

Memasuki awal masa menopause, efek penurunan hormon estrogen akan semakin terasa. Kondisi vagina menjadi kering, tipis, dan kurang elastis. Ditemukan juga kerutan pada vagina karena kolagen dan lemak mulai menghilang. 

Ph Vagina berkurang sementara keasamannya bertambah. Keadaan ini yang membuat vagina mudah mengalami infeksi.

Usia 60 tahun

Kondisi kering pada vagina akan semakin parah dan ini menimbulkan rasa sakit serta perih saat berhubungan seksual. Wanita juga akan mengalami masalah inkontinensia urin yaitu kondisi dimana Anda sulit menahan buang air kecil. 

Untuk mengurangi problem kering pada vagina, wanita bisa menggunakan pelembab vagina ketika melakukan aktivitas seks.

Tips menjaga kondisi vagina agar tetap kencang

Ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi vagina tetap kencang meski usia tak muda lagi. Terlebih bagi Anda yang selesai melahirkan, beberapa cara dibawah ini dapat dipraktikkan agar kondisi vagina kembali kencang.

  • Rajin melakukan senam kegel
  • Duduklah diatas bola pilates minimal 15 menit dalam sehari untuk melatih otot pelvis
  • Aktif melakukan hubungan seksual bersama pasangan
  • Jangan menerapkan pola diet yang tak sehat, misalnya seperti diet yoyo
  • Jangan bersepeda terlalu lama dengan jarak yang jauh
  • Pilih pembersih kewanitaan yang berbahan ringan
  • Pilih posisi seks diatas untuk memudahkan kontraksi vagina

Perubahan yang terjadi pada vagina memang hal yang wajar dan pasti dialami oleh semua wanita. Agar kesehatan vagina tetap terjaga sebaiknya bersihkan secara teratur dengan cara yang benar. Serta terapkan pola hidup sehat agar asupan nutrisi tubuh terpenuhi. 

23 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How Your Vagina Changes in Your 20s, 30s, and 40s. Women's Health. (https://www.womenshealthmag.com/health/a19890906/vaginal-changes-with-age/)
Changes in the Vagina and Vulva, Sexual Side Effects of Menopause. North American Menopause Society (NAMS). (https://www.menopause.org/for-women/sexual-health-menopause-online/changes-at-midlife/changes-in-the-vagina-and-vulva)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app