Tulang Ekor Memar: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Mar 28, 2019 Update terakhir: Agu 5, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bagian bokong tiba-tiba terasa sakit saat duduk atau berubah posisi? Bisa jadi Anda mengalami tulang ekor memar. Tak jarang rasa sakitnya menjalar naik ke pinggang atau area sekitar tulang ekor, sehingga bikin Anda semakin tidak nyaman. Sebetulnya, apa penyebab tulang ekor memar dan mungkinkah diobati? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu tulang ekor memar?

Coccyx atau tulang ekor adalah tulang yang menopang panggul, letaknya di ujung bawah tulang belakang. Sama seperti jenis tulang lainnya, tulang ekor juga bisa mengalami cedera sampai memar.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Tulang ekor memar adalah cedera yang sering terjadi karena benturan atau terjatuh dan mengenai tulang ekor. Cedera pada tulang ekor tidak hanya sekadar menyebabkan memar, tapi juga bisa patah jika kerusakannya lebih parah. Dalam istilah medis, tulang ekor sakit disebut dengan coccydynia.

Baca Selengkapnya: Tulang Ekor Sakit: Penyebab dan Pengobatan

Mengenai tulang ekor memar

Penyebab

Tulang ekor memar paling sering disebabkan karena terjatuh dan mendarat dengan posisi duduk mengenai tulang ekor). Trauma lain seperti persalinan normal (pervaginam) juga dapat memicu tulang ekor memar.

Kebiasaan sehari-hari ternyata juga dapat menyebabkan tulang ekor memar, tapi sayangnya sering tak disadari. Contohnya duduk di permukaan yang keras dalam waktu lama atau bersepeda terlalu lama. Nah, bagi Anda yang sering melakukan hal-hal tersebut, maka Anda berisiko lebih besar mengalami tulang ekor memar di masa mendatang.

Penyebab tulang ekor juga bisa berasal dari kondisi medis, salah satunya osteopenia. Osteopenia adalah pelemahan tulang yang umum terjadi pada orang dewasa usia tua. Tulang yang lemah akan membuat seseorang rentan terjatuh, sehingga memicu cedera tulang.

Gejala

Gejala tulang ekor memar yang paling mudah diamati adalah munculnya rasa sakit saat duduk. Berat tubuh Anda akan menekan tulang ekor secara berlebihan sehingga memicu nyeri.

Tulang ekor memar akan terasa semakin sakit jika Anda mencoba berdiri setelah duduk, setelah buang air besar, dan selama berhubungan seksual. Sebagai solusinya, sesekali membungkuk ke depan bisa membantu mengurangi tekanan pada tulang ekor Anda.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Selain nyeri, tanda dan gejala tulang ekor memar lainnya meliputi:

Pencegahan tulang ekor memar

Berikut ini sejumlah cara yang ampuh mencegah tulang ekor memar, yaitu:

  • Hindari duduk di permukaan yang keras dan sempit dalam waktu lama.
  • Sesekali bungkukkan badan saat duduk, untuk mengurangi tekanan berlebih pada tulang ekor.
  • Gunakan baju dan celana yang longgar agar area sekitar tulang ekor terasa nyaman.
  • Batasi waktu bersepeda dan perbanyak istirahat.
  • Lakukan olahraga ringan seperti berjalan, berenang, atau olahraga air lainnya. Daya apung air dapat mengurangi tekanan pada punggung bagian bawah Anda, sehingga mencegah dari cedera tulang ekor.

Jika Anda terjatuh dengan posisi duduk dan tulang ekor terasa sakit, segera lakukan hal-hal berikut:

  • Bungkus es dengan kain tipis, lalu tempelkan ke punggung bagian bawah selama 10 menit. Ulangi beberapa kali sampai nyerinya berkurang.
  • Setelah 48 jam pertama, ganti kompres dingin dengan bantalan pemanas selama 10 menit. Sensasi hangatnya dapat membantu meredakan sakit untuk sementara waktu.
  • Pijat punggung bawah Anda pelan-pelan jika mengalami tulang ekor memar. Hindari melakukan hal ini untuk kasus tulang ekor patah. Agar lebih aman, mintalah panduan dokter atau terapis tersertifikat yang ahli di bidangnya.
  • Bila tulang ekor memar menyebabkan sembelit, segera perbanyak minum air putih untuk melunakkan feses. Cara ini dapat membantu melancarkan buang air besar dan mengurangi nyeri di tulang ekor.

Pengobatan tulang ekor memar

Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tulang ekor memar, segera konsultasikan ke dokter terdekat. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kemungkinan patah tulang di bagian tulang ekor Anda.

Ada sejumlah cara yang dapat dilakukan dokter untuk mengobati tulang ekor memar, di antaranya:

1. Obat pereda nyeri

Sebagai langkah awal, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri untuk meringankan sakitnya. Contohnya ibuprofen, naproxen, atau aspirin. Tanyakan pada dokter mengenai jenis obat, dosis, dan jangka waktu minum obat sesuai dengan kondisi Anda.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

2. Gunakan bantal berbentuk donat

Bila Anda mengalami kesulitan saat duduk karena tulang ekor sakit, gunakan bantuan bantal donat. Bantal donat ini memiliki bentuk persis seperti donat, yaitu bulat dengan lubang di tengah. Duduk di atas bantal donat dapat membantu mengurangi tekanan pada tulang ekor Anda.

Selain dengan bantal donat, Anda juga bisa menggunakan bantal berbentuk V. Yang terpenting, gunakan bantal yang nyaman supaya nyeri pada tulang ekor Anda berkurang.

3. Terapi

Pada penderita tulang ekor memar, terapi dapat melatih meregangkan ligamen dan memperkuat otot-otot punggung. Semakin rutin dilakukan, tekanan pada tulang ekor Anda akan semakin berkurang dan meringankan nyeri.

4. Suntik steroid

Steroid yang disuntikkan di dekat area cedera dapat membantu mengurangi peradangan, rasa sakit, dan pembengkakan. Selain dengan suntik steroid, dokter mungkin juga menyuntikkan bius lokal supaya pasien merasa lebih nyaman tanpa rasa sakit.

5. Operasi

Dalam kasus yang jarang, bedah coccygetomy mungkin diperlukan untuk mengatasi tulang ekor memar. Coccygectomy adalah operasi pengangkatan coccyx atau tulang ekor guna meringankan gejala.


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app