Tixocortol: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 19, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Jun 10, 2019 Waktu baca: 3 menit

Mengenai Tixocortol

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Obat semprot

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Kandungan:

Obat glukokortikoid

Tixocortol adalah salah satu jenis obat golongan kortikosteroid. Obat ini memiliki efek anti inflamasi. Kandungan dari tixocortol hampir sama seperti hidrokortison sehingga banyak digunakan pada penyakit alergi dan memiliki sediaan yang beragam jenis mulai sediaan hirup, tenggorokan, serta melalui dubur.

Tixorotol merupakan obat kortikosteroid kelas A yang dapat mengurangi efek inflamasi pada beberapa organ yang bermasalah. Alasan pemberian tixocortol tersebut adalah karena obat ini memiliki efek samping kandung glukokortikoid yang lebih rendah dibanding obat lainnya. 

Seperti diketahui beberapa efek samping yang muncul selama penggunaan glukokortikoid jangka panjang yaitu:

  • Diabetes melitus, peningkatan gula darah secara perlahan yang dapat beresiko menimbulkan kerusakan jaringan pada organ vital lain
  • Osteoporosis, yaitu pengeroposan tulang akibat massa dan densitas tulang yang berkurang
  • Perubahan psikis seperti depresi, paranoid
  • Hilang massa otot (miopati)
  • Sindrom cushing, menunjukkan adanya perubahan bentuk wajah (moon face), striae pada kulit, dan jerawat.
  • Mempengaruhi pubertas, biasa pada penggunaan oleh anak-anak                 

Pemberian obat tixocortol lebih dipilih karena dapat mengurangi beberapa efek samping seperti menjaga kadar gula darah agar tetap seimbang, tidak menimbulkan aktiviasi imunosupresif pada limfosit, serta tidak memberi efek pada nilai leukosit dan sodium urin. 

Obat ini juga dikenal tidak memiliki resiko keracunan yang berarti dan tidak menimbulkan imunosupresif.

Iklan dari HonestDocs
Beli Anti Inflamasi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 42

Kandungan obat tixocortol yang telag masuk ke dalam tubuh memiliki mekanisme yang sama dengan kortikosteroid lainnya. Tetapi hasil transformasi tixocortol dapar diserap langsung melalui metabolisme hati dan sel darah merah

Tixocortol memberikan formasi sulfo dan glucurono- konjugasi yang akan membentuk steroid netral melalui hidrolisasi. Toxicortol yang sudah diproses di dalam tubuh akan keluar bersamaan dengan urin sebagai proses terakhir.

Penggunaan obat Tixocortol

Obat Tixocortol digunakan pada beberapa penyakit diantaranya:

Rhinits alergi

Rhinitis sangat mengganggu aktivitas kita dan mengganggu pernapasan. Terjadinya rhinitis tidak hanya akibat infeksi virus atau bakteri tetapi adanya alergi seperti debu, bulu binatang, atau bebauan khas. 
Rhinitis dapat menyebabkan peradangan selaput lendir yang tidak mengancam jiwa.  Rhinitis alergi terjadi akibat adanya respon hidung yang terpapar alergen dan menyebabkan iritasi pada rongga hidung. Beberapa alergen yang menyebabkan rhinitis alergi pada beberapa orang antara lain:

  • Debu
  • Bulu binatang anjing, kucing, domba
  • Tungau
  • Bahan kimia yang terhirup
  • Pewangi ruangan, kamper
  • Asap rokok

Faringitis

Iklan dari HonestDocs
Beli Anti Inflamasi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 42

Faringitis adalah suatu penyakit peradangan pada daerah kerongkonan (faring). Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak hingga masa remaja. Faringitis sangat mengganggu karena dapat menimbulkan nyeri pada tenggorokan hingga kesulitan berbicara dan menelan. Penyebabnya adalah akibat infeksi bakteri grup A streptococcus yang menyebar melalui udara, benda, dan makanan yang telah terkontaminasi

  • Gejala yang timbul pada penyakit faringitis antara lain:
  • Nyeri tenggorokan
  • Batuk
  • Sulit menelan
  • Rasa pahit di mulut
  • Demam
  • Badan lemah
  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit kepala
  • Kolitis Ulseratif
    Kolitis ulseratif adalah salahs atu jenis kelainan pada saluran pencernaan bawah seperti usus besar dan rektum yang disebabkan oleh luka pada dindings aluran pencernaan. Pada tinja akan tampak darah yang jelas dan tercampur bersama dengan tinja.

Gejala yang ditimbulkan antara lain:

  • Diare lendir dan berdarah
  • Nyeri perut
  • Nyeri saat buang air besar
  • Berat badan menurun
  • Demam

Dosis dan cara pemberian obat Toxicortol

Obat toxicortol tersedia dalam sedian semprot. Sediaan obat toxicortol mulai dari 250 miligram hingga 1000 miligram dalam 100 mililiter cair yang dapat disemproit sebanyak sekali hingga dua kali sehari. 

Sebelum pemberian dihimbau agar lokasi yang diberikan dicuci dan dikeringkan dengan bersih. Selama pengobatan ini dianjurkan untuk tidak diberikan obat lainnya di luar resep dokter karena dapat mengganggu kinerja obat akibat interaksi yang terjadi. 

Efek Samping Toxicortol

Beberapa efek samping yang mungkin timbul adalah: 

  • sensasi menusuk sementara
  • kekeringan mukosa hidung

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini.  Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda

Interaksi obat Toxicortol 

Beberapa jenis obat yang dapat berinteraksi dengan obat toxicortol antara lain:

  • Acarbose
  • Azetazolamide
  • Allupurinol
  • Belimumab
  • Warfarin
  • Zanamavir
  • Trimetroprim
  • Tramadol

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Shaw, Daniel & Maibach, Howard. (2013). Clinical relevance of tixocortol pivalate-positive patch tests and questionable bioequivalence of different hydrocortisone preparations. Contact dermatitis. 68. 369-75. 10.1111/cod.12066. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/236926198_Clinical_relevance_of_tixocortol_pivalate-positive_patch_tests_and_questionable_bioequivalence_of_different_hydrocortisone_preparations)
Contact hypersensitivity to tixocortol pivalate. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9591812)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app