Teosal: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 26, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Teosal adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan akibat penyempitan saluran bronkus, seperti asma bronkial dan bronkitis kronis.
  • Mengandung kombinasi teofilin dan salbutamol yang dapat melebarkan dan merelaksasi otot-otot saluran bronkus, sehingga mempermudah pernapasan.
  • Teosal hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Tersedia dalam sediaan tablet dan sirup.
  • Dosis Teosal tablet untuk dewasa adalah 3 x sehari 1 tablet, sedangkan untuk anak usia 6-12 tahun cukup 1/2 tablet saja.
  • Pemberian untuk anak usia < 6 tahun dan lansia > 55 tahun harus sesuai rekomendasi dokter.
  • Klik untuk mendapatkan Teosal atau obat asma lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD.

Teosal adalah jenis obat bronkodilator yang mengandung teofilin dan salbutamol. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan akibat penyempitan saluran bronkus, seperti asma bronkial dan bronkitis kronis. Kegunaan obat Teosal lainnya termasuk untuk mengatasi penyakit paru obstrukstif kronik (PPOK).

Teofilin merupakan obat golongan xanthine bronchodilator yang digunakan untuk mengatasi gangguan atau obstruksi pernapasan, seperti asma, emfisema, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Obat ini membantu mempermudah proses pernapasan dan juga meredakan gejala batuk, sesak napas, dan napas parau dengan cara membuka bronkus menjadi lebih lebar, sehingga membuat otot-otot saluran pernapasan lebih rileks.

Sedangkan Salbutamol adalah obat golongan beta adrenergik agonis yang secara langsung dapat membuat otot-otot polos pada bronkus menjadi lebih rileks. Selain itu, salbutamol juga dapat menurunkan  kontraktilitas uterus karena efek tokolitik yang dimilikinya.

Dengan demikian, Teosal dapat digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan, sepertiasma bronkial dan bronkitis kronis dengan cara memperlebar dan merelaksasi otot-otot pada saluran bronkus.

Mengenai Obat Teosal

Golongan

Resep dokter

Kemasan

  • Tablet
  • Sirup

Kandungan

Tiap sendok takar Teosal sirup (5 ml) mengandung:

  • Salbutamol sulphate setara dengan salbutamol base 0,5 mg.
  • Theophylline anhydrate 50 mg.

Tiap satu tablet Teosal mengandung:

  • Salbutamol sulphate setara dengan salbutamol base 1 mg.
  • Theophylline anhydrate 130 mg.

Manfaat Teosal

Berdasarkan kandungan obat tersebut, maka Teosal dapat digunakan untuk mengobati kondisi berikut:

Kontraindikasi

Perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang dapat menggunakan obat ini. Ada beberapa orang dengan kondisi medis tertentu yang tidak boleh menggunakan obat Teosal, yaitu :

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap Teosal atau kandungan obat di dalamnya
  • Penderita tirotoksikasi (krisis tiroid)
  • Penderita tukak lambung
  • Memiliki hipertiroidisme

Dosis Teosal

Dosis yang tepat sesuai petunjuk dokter. Adapun dosis Teosal yang direkomendasikan yaitu:

Dosis Teosal tablet:

  • Dewasa: 3 x sehari 1 tablet
  • Anak usia 6-12 tahun: 3 x sehari 1/2 tablet 

Dosis Teosal sirup:

  • Anak usia 6-12 tahun: 2-4 x sehari, 1-2 sendok takar
  • Anak usia 2-6 tahun: 2-4 x sehari ½-1 sendok takar

Efek Samping Teosal

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, Teosal juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping Teosal yang umum terjadi di antaranya:

Selain efek samping tersebut, pada pasien anak-anak ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi, yaitu:

Interaksi Teosal

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain, sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, obat tidak dapat bekerja dengan maksimal atau bahkan menimbulkan racun yang membahayakan tubuh.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang sedang Anda konsumsi dan beri tahukan pada dokter. 

Perhatian

Teosal tergolong ke dalam obat keras karena ditandai dengan huruf K dalam lingkaran merah. Itulah sebabnya, sebelum dan selama menggunakan obat ini, penting sekali untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  • Pemberian kepada wanita hamil dan ibu menyususi, sebaiknya atas rekomendasi dari dokter.
  • Pemberian pada pasien anak-anak di bawah 6 tahun sebaiknya atas rekomendasi dari dokter dan dengan pengawasan dari orang tua.
  • Pemberian pada pasien dengan usia di atas 55 tahun harus sesuai dosis dan saran dari dokter.
  • Bagi penderita dengan penyakit jantung, sebaiknya berhati-hati untuk menggunakan obat ini.
  • Hati-hati penggunaan obat ini bagi penderita hipertensi berat, gangguan fungsi hati, penyakit paru-paru kronik, dan epilepsi.

Gunakanlah obat teosal ini sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter. Jangan memutuskan untuk menambah dan meminumnya lagi tanpa saran atau petunjuk dari dokter.

Artikel terkait:


17 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Albuterol Inhaler: Uses, Dosage & Side Effects. Drugs.com. (https://www.drugs.com/albuterol.html)
Albuterol Sulfate (Albuterol Sulfate Inhalation Solution): Uses, Dosage, Side Effects, Interactions, Warning. RxList. (https://www.rxlist.com/albuterol-sulfate-drug.htm)
Albuterol Oral Inhalation. MedlinePlus. (https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682145.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app