Sumbatan Saluran Tuba - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Dipublish tanggal: Apr 27, 2019 Update terakhir: Feb 10, 2020 Waktu baca: 3 menit

Saluran tuba adalah organ reproduksi wanita yang menghubungkan indung telur / ovarium dan rahim. Empat belas hari sebelum seorang wanita mengalami menstruasi, maka indung telur akan melepaskan sel telur ke dalam saluran tuba. 

Jika sel telur tidak dibuahi, maka empat belas hari kemudian sel telur akan dikeluarkan bersamaan dengan menstruasi. Sebaliknya jika sel telur dibuahi oleh sperma, maka sel telur yang telah dibuahi akan bergerak dari saluran tuba ke rahim untuk implantasi (proses penempelan pada dinding rahim).

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Jika saluran tuba tersumbat, jalan bagi sperma untuk sampai ke sel telur, serta jalan kembali ke rahim untuk implantasi sel telur yang dibuahi, otomatis akan terhambat. Alasan penyebab sumbatan saluran tuba adalah pembentukan jaringan parut, infeksi, dan adhesi panggul.

Apa penyebab terjadinya Sumbatan Saluran Tuba?

Saluran tuba biasanya tersumbat oleh jaringan parut atau adhesi panggul. Ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk:

  • Penyakit radang panggul. Penyakit ini dapat menyebabkan jaringan parut atau hidrosalping.
  • Endometriosis. Endometrium adalah jaringan normal pada lapisan dinding rahim. Endometriosis adalah suatu kelainan dimana terjadi pertumbuhan endometrium di luar lapisan rahim. Lapisan endometrium dapat tumbuh di tuba fallopi dan menyebabkan penyumbatan tuba..
  • Infeksi menular seksual. Chlamydia dan gonore dapat menyebabkan jaringan parut dan menyebabkan penyakit radang panggul.
  • Kehamilan ektopik bisa menimbulkan pembentukan jaringan luka pada tuba fallopi.
  • Fibroid. Pertumbuhan jaringan fibroid dapat menyebabkan sumbatan tuba falopi.
  • Menjalani operasi perut sebelumnya. Operasi sebelumnya, terutama pada tuba fallopi sendiri, dapat menyebabkan perlengketan panggul yang menyumbat tuba.

Gejala Tuba Falopi yang tersumbat

Saluran tuba yang tersumbat biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Banyak wanita tidak mengetahui jika mereka mengalami sumbatan saluran tuba hingga mereka menyadari jika mereka kesulitan untuk hamil.

Dalam beberapa kasus, sumbatan tuba dapat menyebabkan nyeri ringan yang terjadi secara terus menerus pada satu sisi perut. Kondisi ini biasanya terjadi pada sumbatan tuba yang disebut hydrosalpinx. Hydrosalpinx terjadi ketika sumbatan tuba disebabkan oleh cairan yang mengisi saluran tuba.

Gejala sumbatan tuba tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Sebagai contoh, endometriosis sering menyebabkan menstruasi dengan volume perdarahan yang banyak, kram perut yang hebat disertai dengan nyeri panggul.

Efek pada kesuburan

Saluran tuba yang tersumbat adalah penyebab infertilitas yang paling sering ditemukan. Sperma dan sel telur bertemu di saluran tuba untuk pembuahan. Saluran tuba yang tersumbat otomatis akan mencegah sel sperma dan sel telur bertemu dan menyebabkan seorang wanita kesulitan untuk hamil.

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Nutrisi esensial bagi kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama 1000 hari pertama kehidupan. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Jika kedua tabung sepenuhnya tersumbat, kehamilan tidak mungkin terjadi. Jika saluran tuba tersumbat sebagian, Anda masih dapat berpotensi hamil, tetapi Anda memiliki risiko kehamilan ektopik yang meningkat. Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim. 

Kehamilan ektopik paling sering terjadi pada saluran tuba, karena sulit bagi sel telur yang telah dibuahi untuk bergerak melalui saluran tuba ke rahim. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin merekomendasikan fertilisasi in vitro (IVF) atau program bayi tabung, tergantung pada permintaan dan kondisi kesehatan Anda.

Apakah Sumbatan Saluran Tuba dapat dicegah?

Anda tidak dapat mencegah berbagai penyebab saluran tuba yang tersumbat, tetapi Anda dapat mengurangi risiko terjadinya sumbatan saluran tuba dengan tidak terinfeksi penyakit menular seksual dengan melakukan hubungan praktik seks yang aman.

Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi Sumbatan pada Saluran Tuba?

Diagnosis

Jika Anda kesulitan untuk hamil, ada baiknya jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan hysterosalpingography (HSG) yang merupakan sejenis pemeriksaan rontgen yang digunakan untuk memeriksa bagian dalam tuba falopi untuk membantu mendeteksi jika terjadi penyumbatan.

Jika HSG tidak dapat membantu dokter untuk menegakan diagnosis pasti, dokter dapat melakukan pemeriksaan laparoskopi untuk evaluasi lebih lanjut.

Pengobatan

  • Jika saluran tuba Anda tersumbat oleh sejumlah kecil jaringan parut atau adhesi, dokter Anda dapat menggunakan operasi laparoskopi untuk mengatasi sumbatan
  • Jika saluran tuba Anda tersumbat oleh jaringan parut atau adhesi dengan ukuran yang besar, pengobatan untuk menghilangkan sumbatan mungkin tidak dapat dilakukan.
  • Pembedahan dapat dilakukan untuk memperbaiki saluran tuba yang mengalami kerusakan karena kehamilan ektopik atau infeksi. Jika penyumbatan disebabkan karena bagian saluran tuba falopi rusak, ahli bedah dapat mengangkat bagian yang rusak dan menghubungkan dua bagian yang sehat.
  • Setelah menjalani operasi, kemungkinan seorang wanita bisa hamil tergantung dari posisi dimana terjadi kerusakan tuba. Jika kerusakan tuba berada dekat dengan indung telur, maka kemungkinan hamil lebih kecil dibandingkan jika kerusakan terjadi di dekat rahim.
  • Jika Anda memiliki resiko mengalami kehamilan ektopik yang tinggi, Anda dapat mencoba program bayi tabung atau in vitro fertilization.

19 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Deborah Weatherspoon, PhD, RN, CRNA, Fallopian tube (https://www.healthline.com/health/womens-health/blocked-fallopian-tubes), 14 May 2019.
Rebecca Heuer Schnatz, DO, Fallopian tube (https://emedicine.medscape.com/article/1949193-overview), 10 December 2014.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app