Kehamilan

Kapan Bercak Darah Tanda Hamil Muncul?

Update terakhir: Mar 14, 2019 Waktu baca: 2 menit
Telah dibaca 736.557 orang

Kapan Bercak Darah Tanda Hamil Muncul?

Untuk Anda yang saat ini sedang berusaha hamil, maka Anda mungkin menantikan kapan saatnya bercak darah tanda hamil akan keluar. Sayangnya, tidak ada seorang pun yang bisa memastikan kapan pendarahan implantasi tersebut bakal muncul.

Meski tanggal pastinya sulit ditentukan, namun seringkali bercak darah tanda hamil keluar pada rentang 10-14 hari setelah ovulasi atau masa subur. Semua ini tergantung dari berapa lama waktu yang dibutuhkan embrio untuk berpindah dari saluran tuba falopi hingga menempel ke dinding rahim. Belum lagi fakta bahwa tubuh setiap perempuan itu unik, jadi munculnya bercak darah tanda hamil pun bisa lebih cepat atau lebih lama dari estimasi periode yang disampaikan tadi.

Yang perlu diketahui adalah pendarahan implantasi tidak sama dengan darah haid, khususnya dari segi volume. Biasanya bercak darah tanda hamil jauh lebih sedikit ketimbang darah haid. Darah yang keluar pun bisa berhenti kapan saja dalam kurun waktu maksimal 3 hari. Namun ini tak berarti kalau semua perempuan pasti mengalaminya. Beberapa orang bahkan mengaku tidak mengalami flek tanda hamil sama sekali.

Gejala ini biasanya menimpa 1/3 perempuan saja. Jadi kalau tanda kehamilan ini tak dialami, maka bukan berarti kalau hasilnya pasti negatif. Yang jelas bila memang positif hamil, Anda takkan mengalami gejala haid seperti sakit punggung atau mudah lelah. Bila kedua gejala ini dirasakan, maka mungkin hanya telat haid saja dan bukan hamil.

Apa itu pendarahan implantasi?

Walau sama-sama mengeluarkan darah dari vagina, namun pendarahan implantasi terjadi saat embrio sedang berusaha menempelkan dirinya ke dinding rahim. Ketika itu terjadi, dinding rahim bisa iritasi sehingga mengeluarkan darah. Karena 2/3 perempuan tidak mengalami ini, maka mungkin mereka justru merasakan gejala kehamilan lainnya yaitu nyeri atau kram perut bawah akibat implantasi.

Untuk lebih mengenali tanda dan gejalanya, simak di sini: Ciri-Ciri Flek Tanda Hamil dan Bedanya dengan Darah Haid

Seperti apa kram atau nyeri akibat implantasi?

Saat implantasi terjadi, maka Anda mungkin akan merasakan kram ringan hingga sedang. Sensasi ini muncul saat embrio sedang berusaha menempelkan dirinya ke dinding rahim. Gejala kehamilan ini umum dan biasanya terjadi seminggu atau jauh sebelum haid.

Oleh karena itu, penting untuk mencatat tanggal datang bulan ketika Anda sedang berusaha hamil. Ya supaya tidak terjadi salah persepsi saja karena kram akibat implantasi memang mirip dengan nyeri haid.

Kram ini bisa saja disertai (maupun tidak) bercak darah tanda hamil. Kram ini juga bisa timbul setelah hari datang bulan karena rahim sedang meregangkan otot-ototnya sehingga kondisi ini pasti menimbulkan rasa tidak nyaman.

Jika bercak darah tanda hamil benar-benar muncul

Walau termasuk dalam salah satu gejala awal kehamilan, namun karena sedikit saja yang mengalaminya, maka bercak darah tanda hamil tidak bisa 100% dijadikan indikator kehamilan. Kalau sudah begini, maka kebanyakan orang akhirnya berusaha mengkonfirmasi kehamilannya dengan melakukan tes kehamilan. Padahal tes kehamilan yang dilakukan ketika munculnya bercak darah tanda hamil ini masih terlalu dini.

Pada saat implantasi terjadi, kadar hCG (hormon kehamilan) dalam tubuh bisa jadi belum ada atau masih rendah saja. Plasenta masih perlu dibuat agar hormon hCG bisa diproduksi. Jadi sebaiknya, kalau ingin melakukan tes kehamilan, lakukan setelah Anda telat haid saja. Karena jika lebih dini dari itu, maka besar kemungkinan hasil tesnya tidak akurat sehingga negatif.

Sekitar 20-30% ibu hamil mengalami pendarahan saat hamil, dan ini merupakan hal yang wajar. Namun setelah tespek menunjukkan positif hamil, bila darah yang keluar berwarna sangat gelap dan merah, maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi itu merupakan tanda-tanda keguguran.

Jadi sekarang karena Anda sudah tahu kapan bercak darah tanda hamil muncul, dan mengapa itu bisa terjadi, maka jangan salah persepsi dan menganggapnya sebagai darah haid ya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit