HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
DR. AHMAD MUHLISIN
Ditinjau oleh
DR. AHMAD MUHLISIN

Silex Syrup : Kegunaan, Dosis, Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Mar 24, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 4 menit

Silex Syrup obat apa?

Silex syrup adalah obat untuk mengobati batu berdahak yang disebabkan oleh flu, bronkitis, faringitis, batuk rejan (batuk 100 hari) atau batuk akibat kebiasaan merokok. Selain itu, obat ini juga dapat membantu melegakan pernafasan.

Dari segi komposisi bahan aktifnya obat ini merupakan kombinasi antara obat kimia dan obat herbal.Komposis i bahan herbal seperti ekstrak thyme, ekstrak pimula, ekstrak tanaman marshmallow, dan beberapa bahan lainnya merupakan pelengkap yang dapat menghilangkan gejala batuk berdahak lainnya.

Ketahui lebih lanjut tentang kegunaan, dosis, efek samping dan keamanan obat batuk berdahak dari Darya Varia ini pada artikel di bawah ini.

Ikhtisar Obat Silex Syrup

Jenis obat Kombinasi ekspektoran dan herbal
Kandungan Ekstrak thyme , ekstrak primula, ekstrak althaea, ekstrak sherpylli, minyak eukaliptus, minyak anise
Kegunaan Mengobati batuk berdahak yang disebabkan oleh:
Kategori Obat Bebas terbatas
Konsumen Dewasa dan Anak
Kehamilan Kategori C
Sediaan Silex Syrup 100 ml

Mekanisme Kerja

Silex syrup obat batuk berdahak dapat dicermati cara kerjanya berdasarkan bahan aktif penyusunnya. Bahan aktif obat ini diantaranya yaitu:

  • Thyme merupakan tanaman dengan khasiat beragam, sering sajikan dalam bentuk teh untuk menurunkan demam. Tanaman ini banyak mengandung vitamin C yang dipercaya dapat meningkatkan sistem imun. Thyme atau thymus ini juga dapat dijadikan pelega saluran nafas pada penderita gangguan pernafasan.
  • Primula merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai ekspektoran untuk mengurangi batuk akibat flu.
  • Althaea merupakan salah satu tanaman herbal dengan kemampuan melindungi lapisan kulit dan saluran pencernaan dari infeksi serta dapat digunakan untuk meringankan batuk dan penyembuhan luka.
  • Droserae atau disebut juga sundew merupakan tanaman herbal yang dapat melegakan saluran nafas dengan mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan dalam bentuk batuk. Herbal ini juga dapat meringankan sesak dan otot kaku.
  • Serpylli merupakan herbal dari jenis thyme yang memiliki kemampuan ekspektorant untuk melegakan pernafasan. Sering digunakan untuk membersihkan mulut yang sedang mengalami inflamasi akibat sakit gigi misalnya.
  • Minyak eukaliptus sudah dikenal sejak lama sebagai bahan obat untuk menghangatkan tubuh serta melegakan batuk, pilek dan bronkitis.
  • Minyak anise  atau biasa disebut juga minyak adas manis merupakan bahan herbal yang ampuh untuk merawat gangguan pencernaan. Manfaat ini digunakan untuk meringankan efek samping dari bahan-bahan lainnya terhadap pencernaan.

Indikasi atau Kegunaan Silex Syrup

Silex syrup diindikasikan untuk mengatasi batuk yang disertai dahak yang biasanya disebabkan karena adanya iritasi pada saluran pernafasan seperti pada kondisi berikut ini:

  • Bronkitis
  • Faringitis
  • Flu
  • Batuk rejan
  • Batuk akibat kebiasaan merokok

Bisa juga digunakan untuk membantu melegakan tenggorokan dan pilek

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita batuk berdahak yang diketahui memiliki hipersensitifitas atau alergi terhadap salah satu bahan aktif obat ini tidak dianjurkan menggunakan Silex.

Dosis Silex Syrup dan Cara Penggunaan

Silex syrup tersedia dalam sediaan botol dengan dan kekuatan dosis per 5 ml nya mengandung:

  • Ekstrak thyme herba siccum: 41,67 mg.
  • Ekstrak primulae radix siccum: 10 mg.
  • Ekstrak althaea folium siccum: 58,33 mg.
  • Ekstrak droserae herba siccum: 25 mg.
  • Ekstrak serpylli herba siccum: 35 mg.
  • Minyak eukaliptus: 0,5 mg.
  • Minyak anise: 1,25 mg.

Ingat! Dosis yang tepat adalah yang  sesuai dengan anjuran dokter Anda didasarkan pada berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Silex syrup untuk mengobati batuk berdahak akibat flu, bronkitis, faringitis, batuk rejan dan batuk akibat merokok

  • Dosis dewasa: 3 - 4 kali sehari 15 ml (3 sendok makan) 
  • Dosis anak-anak umur 2 - 12 tahun: 3-4 kali sehari 1 sendok makan) (5 ml)

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan dan dianjurkan banyak minum air putih setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6-8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Silex pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Silex

Silex umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

Umumnya efek samping ringan akan hilang dengan sendirinya setelah penghentian penggunaan obat. Jika beberapa efek samping ini muncul dan semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Efek Overdosis Silex

Belum ada data yang menunjukkan adanya efek overdosis penggunaan Silex. Namun penggunaan dalam dosis besar dalam jangka waktu yang lama tanpa resep dokter dapat meningkatkan risiko efek samping yang menyebabkan overdosis. Jika mual dan muntah parah, kesulitan bernafas atau nyeri perut dan diare parah. Sebaiknya segera hubungi unit pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap bahan aktif obat ini. Penggantian jenis obat mungkin akan dilakukan.
  • Obat batuk dengan kandungan gueifenesin

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Silex untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum diketahui apakah bahan aktif Silex dapat terekstraksi dalam ASI ibu menyusui. Namun seperti halnya obat-obatan lain yang dapat mengotaminasi ASI dan berpotensi mengganggu kesehatan bayi, sebaiknya penggunaan obat ini di konsultasikan dahulu dengan dokter Anda.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.


4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Common OTC Cold and Cough Medicine Side Effects & Safety. MedicineNet. (https://www.medicinenet.com/cold_medicine_and_cough_syrup/article.htm)
Cough Medicine: Suppressants, Expectorants, and More. WebMD. (https://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/cough-syrup-cough-medicine)
Silex Dosage & Drug Information. MIMS.com. (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/silex)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Buka di app